Aksara memuat novel & drama bertema dewasa (romansa, kekerasan). Dengan lanjut, kamu menyatakan berusia 17 tahun atau lebih.

oleh Banu Respati
Surudi, 49 tahun, sopir tronton senior yang badannya mulai berkhianat (mata rabun malam, kantuk maut, lutut ngilu), masih menyetir karena truk Hino tua kreditnya tinggal lima angsuran. Ketika sebuah PO (perusahaan otobus/ekspedisi) menawarkan ongkos dobel untuk rute paling ditakuti — mengangkut alat berat dan sembako lintas Sumatra dengan tenggat yang dirancang sengaja ketat — Surudi tahu ini jebakan ekonomi, tapi ia tak punya pilihan. Mesin cerita bukanlah rahasia di balik muatan, melainkan SURVIVAL LOGISTIK murni: bagaimana menjaga truk tetap hidup dan setoran tetap masuk di jalan yang setiap elemennya ingin menghabisinya. Bahaya datang dari jalan itu sendiri — tanjakan Sitinjau Lauik yang merenggut rem, jembatan timbang dan pungli yang menggerogoti ongkos, kabut Bukit Barisan, kantuk yang membunuh lebih banyak sopir daripada begal, antrean feri Bakauheni-Merak yang menelan tenggat, dan longsor yang menutup satu-satunya jalur. Lapis kedua adalah PEREBUTAN KENDALI JALAN: jalur gemuk itu "dikuasai" oleh kartel sopir/calo bernama kelompok Codet yang menentukan siapa boleh lewat, kapan, dan dengan "upeti" berapa; menolak berarti dijegal — ban dikempesi, muatan diserempet, jalur diblokade. Surudi, yang dulu dihormati di radio CB sebagai "guru jalan", harus memilih: tunduk pada raja jalanan dan bangkrut pelan-pelan, atau merebut kembali jalurnya dengan satu hal yang masih ia miliki — pengetahuan jalan yang tak dimiliki sopir manapun. Ditemani Topan, kenek muda sok tahu yang bermimpi jadi sopir tapi belum kenal takut, Surudi mengubah perjalanan biasa menjadi perang bertahan: melawan mesin yang aus, tubuh yang lelah, tenggat yang kejam, dan manusia yang mau menutup jalannya.
Karena kamu suka Adventure · Misteri & Thriller, mungkin kamu suka ini juga:
Misteri & Thriller