Akhir-akhir ini Rayyan sangat sibuk, di dua puluh hari ramadhan ini Rayyan sering mengadakan buka bersama di rumah amih maupun ikut bukber dengan komunitas motornya. Bahkan di bengkel miliknya bersama Raka.
Nadine memperhatikan putra manisnya yang betambah berat badannya. Pipinya terlihat chubby dari awal-awal puasa. Rayyan nampak membaca alqur'an dengan memejamkan mata. Hafalan yang akan di setorkan ke babanya Ali.
"Khusyu' sekali dik?" Nadine duduk di samping putranya yang sudah rapi dengan koko dan celana hitam. Peci putih di pakainya, sejuk adem lihat putranya berpakaian agamais seperti ini.
"Iya, ma. Baba Ali ga mau adik salah lagi. Kalau salah harus di ulang dari awal." Rayyan nampak kesal.
"Kan sering waktu sekolah setor hafalan kok bisa salah." Rayyan menatap mamanya dengan pa