"huwaa ini gimana lagi" rengek ana memegang kepalanya
"kenapa sih za dari tadi ngerengek mulu perasan"
"ya Ini gimana lagi gue gak tau otak gue ngeblank"
"mending lo makan dulu nih dari pada lo pusing ntar" balas zei yang baru datang bersama nampan berisi makanan pesanan ketiganya
dan langsung di lahap oleh ana " umm twau ajwa zwe kwalau gwue cawapek bwutuh enwergi" ucap ana sambil makan
"pala lo energi ngunyah dulu baru ngomong keselek tau rasa lo" sindir aza sambil berdiri menuju toilet
"yee sirik ae lu dodol gulung"
"eh oia ze gue mau nanya ama lo"
"nanya apaan na? "
"lo kemarin ketemu sepupu gue ya? "
"sepupu lo? "
"iyaa si genta"
"genta_? " tanya zei bingung "owh dia sepupu lo? "
" iya katanya dia kemarin ketemu lo tapi gue sih gak percaya "
"owh iya emang dia kemarin nyamperin gue ya gue gak tau tiba-tiba aja udah nongol samping gue"
"terus lo respon? "
"Ck lo kaya gak tau gue aja deh na pake nanya"
BRAK
"TUH KAN BENER DASAR b***k BANGOR" sambil menggebrak meja
"eh Astaghfirullah sstt gak usah gebrak meja juga kali na"
"maaf emosi aing"
"emang kenapa sih na? "
"jadi kemarin teh dia bilang ketemu sama lo terus gue jawab gak mungkin kan lo ngerespon dia eh dianya malah ngejawab gak malahan lo baik banget" zei hanya terkekh mendengar cerita ana
"b***k kurang kerjaan"
"pada bahas apaan sih serius amat mukanya"
"bahas sepupu lo"
"sepupu abdi saha? "
"genta"
"genta? genta saha sepupu gue gak ada yang namanya genta"
"parah lu sama sepupu sendiri amnesia " cerca zei namun ana hanya diam menyimak
"ya bukan amnesia emang gue kaga tahu, genta siapa sih na"
"genta sepupu gue"
"gentala maksudnya? " di jawab anggukan dari ana
"yee itu mah sepupunya ana atuh bukan gue"
sontak zei mengerutkan keningnya" sepupunya berarti sepupu lo juga lah kan lo berdua masih satu keluarga gimana sih" balas zei dan langsung di jawab tawa dari ana dan aza
"haha jelasin na"
"jadi zei kita emang masih satu keluarga tapi kalau aza sama genta itu keluarga tapi jauh ngerti gak sih tapi kalau gue sama genta emang sepupu deket karena mamanya genta itu adiknya om gue gitu"
"owh bilang kek kan gue gak tahu"
"haha ya itu udah di kasi tahu di jelasin malah tapi gue tahu genta pernah ketemu sih"
"emang kenapa sih pada bahas genta? "
"ck udah skip gak ada apa-apa"
"beneran nih? "
"iya beneran udah deh mending lo beres-beres udah mau masuk kelas dari tadi mondar-mandir ke toilet mulu demen banget lu"
"ya namanya juga panggilan alam wuuu" ana hanya geleng-geleng kepala melihat tingkah kedua adiknya
"astaghfirullah" ucap zei tiba-tiba
"kenapa ze? "
"buku gue mana ya?"
"buku apaan? "
"buku referensi gue kok gak ada"
"lah emang lo simpan di mana? "
"perasaan tadi udah gue ambil deh dari jok motor"
"baru perasaan lo kali buktinya gak ada di sini"
"ah masa sih perasaan tadi pas masuk kampus gue pegang buku deh"
"ITU NOVEL ZEIRA" balas keduanya bersamaan
"emang iya? owh iya tadi gue baca novel kan ya" menepuk jidatnya
"haha makanya jangan terlalu fokus baca novel jadi lupa kan sama buku sendiri"
"ck tau ah gue ambil dulu" dan berjalan keluar kantin ke perkiraan kampus
zei yang hendak berbalik dan melangkah ke kantin terpaksa berhenti karena seorang cewe dengan rambut tergerai indah berdiri tepat di hadapanya menghalangi jalanya
Zei yang merasa tidak mengenalnya memilih melangkah ke kiri berniat melangkah pergi namun kembali di halangnya
"pas banget ketemu di sini, jadi gue gak perlu susah-susah nyari lo"
bukannya menanggapi ucapanya zei malah celingak celinguk
"maaf ngomong sama saya? " tannya zei santai
"ya iyalah ngomong sama lo"
"owh tapi maaf kayaknya salah orang soalnya saya gak kenal sama kamu"
"lo emang gak kenal sama gue sabalikna gue juga gak kenal sama lo tapi_" capnya menjeda kalimat berikutnya
" cuman mau kasi peringatan buat lo jangan deket-deket lagi sama genta"ze mengerutkan keningnya
"lo pikir gue gak tahu" kerutan di kening ze semakin dalam
"kalau loyang kemarin sama genta di kedai kopi"
zei terkekeh sebelum menjawab " maaf tapi kayaknya kamu salah paham dan kemarin itu Genta yang nyamperin saya"
"oh iya satu lagi soal peringatan kamu tadi tenang aja " ujarnya di sertai senyum. kemudian berlalu pergi
"Duhh si zei lama pisan ih ke parkiran aja ambil buku ngapain aja sih" ujar ana yang sudah mondar-mandir di depan pintu kantin
"ya sabar atuh na ke parkiran juga butuh waktu kali ya kecuali zei punya sepatu super bisa tuh cepet"
"lagian lu ngebet banget sih ke kelas"
"ya iya atuh orang gue mau ketemu sama mas calon"
"Dih emang ada yang mau sama lo"
"ada atuh ya Allah ngeremehin lo mah"
"saha? "
"Si Rafly lah siapa lagi" reflek aza langsung menoyor lengannya dengan tawanya
"hahah itu mah lo yang mau na bukan dia"
"eh guys sorry ya lama " ucap zei yang baru saja datang
"iya lama sampe lumutan gue di sini"
"ada kan di jok motor? "
"hehe iya ada" dengan cengiran
"hm baru tadi bilangnya aduh perasaan gue udah bawa deh tadi" ucap aza meniru ucapan zei tadi
"haha Biasalah ya udah yuk ke kelas"
setelah hampir seharian menghabiskan waktu di kampus menyelesaikan berbagai jenis tugas dan menerima materi akhirnya kini zei sudah berhadapan dengan mas kasur kesayangannya
ia baru saja sampai di rumah tepat jam 17:01 memasuki rumah yang kosong karena sudah di pastikan ibu belum pulang karena sedang Handel pesanan kue yang mendadak
rasanya cukup melelahkan dan cukup mengiras tenaga dan pikiran mereka tapi beginilah resiko seorang mahasiswa
zei beralih meletakan tasnya serta semua barang-barang yang ia bawa ke kampus tadi di atas meja belajarnya tak lupa mencarge ponselnya lalu membersihkan tubuhnya bersiap diri untuk sholat magrib
karena sebaiknya kita di anjurkan untuk jangan menunda sholat walaupun sudah beraktivitas seharian karena yang kita kerjakan seharian ialah hanya untuk di dunia semata sedangkan sholat adalah selain kewajiban kita sebagai umat muslim juga suatu amal untuk kita di akhirat nanti
seperti yang sudah tertera di dalam Al-quran : “Sesungguhnya shalat itu adalah fardhu yang ditentukan waktunya atas orang-orang yang beriman.” (QS An Nisa 103).
Sebaik-baiknya melaksanakan sholat adalah di awal waktuSebab ada banyak keutamaan bagi seorang Muslim yang bisa melaksanakan sholat di awal waktu.
Sebagaimana dinukilkan dari kitab at-Targhib wat at-Tarhib karya Al-Mundziri, terdapat sebuah hadits yang diriwayatkan Imam Ad Daruquthni sebagai berikut. Rasulullah SAW bersabda:
قَالَ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ : أَوَّلُ الْوَقْتِ رِضْوَانُ اللَّهِ وَوَسَطُ الْوَقْتِ رَحْمَةُ اللَّهِ وَاَخِرُالْوَقْتِ عَفْوُاللَّهِ عَزَّوَجَلَّ.
Rasulullah ﷺ bersabda, “(Sholat) awal waktu itu diridhoi Allah, dan (sholat) tengah-tengah waktu itu dirahmati Allah SWT, dan (sholat) di akhir waktu itu diampuni Allah SWT."
Dalam redaksi hadits lainnya yang diriwayatkan Imam Ahmad dijelaskan sebagai berikut:
وَقَالَ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ : أَفْضَلُ الْاَعْمَالِ الصَّلَاةُ لِوَقْتِهَا وَبِرُّالْوَالِدَيْنِ وَالْجِهَادُ Rasulullah ﷺ
Seutama-utamanya amal adalah sholat pada waktunya, dan berbakti pada orang tua, dan juga berjihad.”
Selesai sholat isya zei beralih mengambil Leptop dan ponsel di atas kasurnya dan berjalan ke meja belajarnya melipat kaki dengan tubuh masih di baluti mukenah
"Hmm novel apa lagi yah yang belum gue baca?" Katanya Sambil tanganya mengotak atik Leptopnya tidak lama Ponselnya berdering
Drrrtt drrttt
"Tumben nih Vc grub?"
"Assalamualaiqum" salam aza dan ana dari sebrang sana
"Wa'alaiqumussalam napa lu bedua tumben pake Vc ada apaan?"
"Gak tau tuh si aza"
"Iya tadi gue lupa kasi taunya jadi yah gini deh" jedanya
"Jadi besok gue ada sparing di taman deket kampus kita"
"Lah terus tonjok-tonjokan lu atas rumput?"
"Hahaha ya gak lh ze kan di situ ada lapangan nah di situ nantinya di pake"
"Owh yang jelas kek kalau ngomong za,Udah ah itu doang kan gue mau lanjut tidur nih berat banget nih mata" balas ana
"Hahahahah ya udah sana tidur gue ama zei mah jatah begadang iya kan ze"
"Hahahaha lagu wajib itu mah"
"Ya udah ah Assalamualaiqum" lalu memutuskan panggilan yang dan tersisa aza dan zei yang sudah menertawai nya
"haha kebiasan banget tuh anak"
"haha sengaja gue vc biar gangguin dia tidur"
"haha ada-ada aja lo za"
"haha udah ya za gue mau lanjut rekap dulu jangan terlalu larut lu tidur"
"haha dih ngomongin diri sendiri kali "
"hahah iya ya ya udah Assalamu'alaikum"
"Wa'alaiqumussalam" vc pun berakhir