"Yuk ze kita udah telat nih" ajak ana sambil merapikan buku-bukunya
"Aduh na Kayaknya lo duluan deh gue kebelet banget ini"
"Ha'ah kok gitu sih ze"
"Yah gak gitu-gitu na Gue udah kebelet banget ini dari tadi lo duluan aja ntar gue nyusul"
"Beneran nih?"
"Iya hasanah ya Allah udah sana supaya gue juga ke toilet"
"Ya udah gue duluan yah jangan lama-lama Assalamualaiqum"
"Wa'alaiqumussalam" aza dan zei berpisah di depan pintu dengan ana ke taman belakang kampus dan zei yang ke toilet dulu
Hampir se jam sudah mereka di sini menemani aza sparing, Yah aza termasuk salah satu anggota inti pencak di kampus jadi wajar saja jika slalu di panggil untuk mengikuti sparing bahkan lomba
setelah aza selesai dengan sparingnya ia berjalan menepi ke kedua saudaranya di sebelah kanan
"ZAAAA AZA KITA DI SINI" teriak ana sambil melambai lambaikan tanganya
"ih ana jangan teriak-teriak atuh ih suara tuh juga aurat untuk kita perempuan" tegur zei
"hehe maaf ze"
"huft assalamu'alaikum " ucap aza yang baru sampai dan langsung di antara keduanya
"nih minum dulu"
"gimana penampilan gue tadi? "
"Masyaa Allah keren banget za pas tadi lu gunting Beuh keren" puji zahra
"Hahaha makasih tapi belum seberapa itu mah"
"Hebat za di latih lagi dan Intinya jangan_"
"SOMBONG!"
"Nah itu tau ya udah yuk balik bentar lagi dzuhur" ketiganya langsung bergegas ke masjid kampus tak lupa aza mengganti pakaiannya sebelum ke masjid
sesampainya di depan masjid merekapun melepas sepatu dan kaos kaki masing-masing di iringi candaan dari aza ana dan zei yang kadang ikut nimbrung
saat sedang asyik tertawa mereka di kagetkan dengan kedatangan seseorang
"Alhamdulillah ya Allah akhirnya pasa banget ada zei" ketiganya sontak saling pandang
"naon sih tar? " tanya aza
"e gini ya zei bisa gak bantu aku? "
"bantu apa tar in syaa Allah kalau saya bisa bantu saya bantu"
"ini zei ngisi materi sebentar di kajian selesai sholat dzuhur"
"di sini eh maksudnya di masjid ini? "
"iya masjid ini bisa atuh ya zei bantu"
"materinya naon? "
"materi mah bebas zei intinya ada materi"
"oh ya udah bisa abdi bantu"
"Alhamdulillah makasih zei"
"iya sama-sama ya udah aku ke sana dulu ya" kemudian melangkah pergi meninggalkan aza zei dan ana
"ze ini lo beneran bisa? " tanya ana memastikan
"in syaa Allah bisa kan materinya juga bebas"
"tapi mendadak lo ini ze"
"iyaa za percaya aja sama Allah in syaa Allah bisa"
"ya udah yuk wudhu udah adzan"
setelah selesai dengan 4 rakaat sholat dzuhur di sambung dzikir tak lupa tuk berdoa pada sang arsy
kini semuanya telah berkumpul membentuk suatu lingkaran
alhamdulillah kajian ini hanya untuk sesama akhwat jadi zei dan yang lainya lebih leluasa untuk berpendapat ataupun memberi materi
setelah kajian di buka oleh seorang moderator salah satu mahasiswa kampus ini di lanjutkan doa kemudian berlanjut ke isi kajian
zei yang bertepatan di samping moderator pun mulai memberikan kajian
"Assalamu’alaikum Warahmatullahhi Wabarakatuh Saudariku semuanya"
"wa'alaiqumussalam warohmatulohi wabarokatuh" jawab semuanya serempak
"Innal hamdalilah wasolatu wasalamu ala rosulillah syaidina Muhammad ibni abdilah waala alihi wahbihi wamawalah (amma ba’du)
puji syukur kita panjatkan yang telah memberikan kesehatan dan kesempatan sehingga pada kali ini kita semua dapat berkumpul di tempat sederhana ini dalam keadaan yang sehat. Alhamdulillah.
tak lupa juga sholawat serta salam kita curahkan pada junjungan nabi besar kita baginda RASULULLAH SAW beserta para sahabat-sahabatnya
mungkin sebaiknya saya memperkenalkan diri dulu karena kata pepatah tak kenal maka tak sayang jadi sebaiknya kita berkenalan terlebih dahulu
saya zeira adiba humayrah salah satu mahasiswa di kampus ini dengan Jurusan Agama prodi KPI
baik kita kembali ke topik pada pertemuan kita hari ini saya akan membawakan kajian dengan tema
UMUR YANG DI BERKAHI ALLAH
mumnya orang berdoa kepada Allah subhanahu wa ta’ala agar diberi-Nya umur panjang. Sedikit sekali atau bahkan mungkin tidak ada orang yang menginginkan berumur pendek
umumnya orang akan berdoa kepada Allah subhanahu wa ta'ala agar di berikannya umur yang panjang, Sedikit sekali bahkan jarang ada orang yang menginginkan umur yang pendek
umumnya lagi alasan mereka adalah karena ingin memiliki amal baik yang cukup yang cukup semasa hidupnya sebagai bekal hidup abadi di akhirat nanti, hal ini memang memiliki dasar yang kuat sebagaimana ditegaskan dalam hadits Rasulullah shallallahu alaihi wa ssalam sebagai berikut :
يَا رَسُولَ اللَّهِ مَنْ خَيْرُ النَّاسِ قَالَ : مَنْ طَالَ عُمُرُهُ وَحَسُنَ عَمَلُهُ
yang artinya : wahai Rasulullah siapakah sebaik-baiknya manusia? " beliau menjawab " orang yang panjang umurnya dan baik akhlaknya" (HR.TIRIMIDZI)
Hadits itu telah menginspirasi banyak orang untuk senantiasa berdoa kepada Allah subhanahu wa ta’ala agar diberi-Nya umur panjang
Mereka telah meyakini bahwa salah satu tanda orang terbaik adalah apabila seseorang berumur panjang dan hidupnya penuh dengan amal-amal kebaikan. Mereka yang umurnya panjang tetapi amal-amal kebaikannya amat sedikit tidak termasuk orang-orang terbaik, bahkan mereka digolongkan sebagai orang-orang yang merugi.
Pertanyaan yang muncul kemudian adalah bagaimana dengan mereka yang berumur pendek? Apakah mereka dengan sendirinya tidak termasuk orang-orang terbaik?
penjelasan dari Allamah Sayyid Abdullah bin Alawi Al-Haddad dalam kitabnya berjudul Sabîlul Iddikâr wal I’tibâr bimâ Yamurru bil Insân wa Yanqadli Lahu minal A’mâr (Dar Al-Hawi, Cet. II, 1998, hal. 47) sebagai berikut:
وَخَيْرُ الْعُمُرِ: بَرَكَتُهُ، وَالتَّوْفيْقُ فِيْهِ لِلْأَعْمَالِ الصَّالِحَةِ، وَالْخَيْرَاتِ الْخَاصَّةِ وَالْعَامَّةِ
Artinya: “Sebaik-baik umur ialah yang diberkati Allah subhanu wata’la, yang diberi-Nya taufiq untuk mengerjakan amalan saleh dan kebajikan-kebajikan lain baik yang khusus maupun yang umum.”
dari hadits ini dapat dijelaskan bahwa sebaik-baik umur ialah yang diberkati Allah subhanu wata’la, yang diberi-Nya bimbingan untuk melakukan berbagai kesalehan ddan kebajikan
Sayyid Abdullah Al-Haddad juga menyebutkan beberapa contoh saleh yang tidat berumur panjang namun amal kebaikannya sangat banyak dan dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat luas diantaranya adalah
Abu Abdullah Muhammad ibn Idris Asy-Syafi’i, atau yang lebih dikenal dengan nama Imam Syafií. Beliau wafat dalam usia 54 tahun. Meski usia beliau tidak panjang, namun beliau semasa hidupnya mampu menghasilkan banyak kebaikan seperti karya-karya yang sangat penting bagi kaum Muslimin.
Di antara karya-karya besar Imam Syafi’i adalah pertama: Kitab Ar-Risalah yang merupakan kitab tentang Ushul Fiqh. Kedua, Kitab Al-Umm yang merupakan kitab tentang mazhab fiqihnya. Ketiga, Kitab Ikhtilaf al-Hadits yang merupakan kitab tentang hadits. Keempat, Kitab Tafsir Al-Imam Asy-Syafi’i yang merupakan kitab tentang tafsir Al-Quran, dan lain sebagainya.
Dari apa yang dijelaskan dan dicontohkan oleh Sayyid Abdullah Al-Haddad di atas sangatlah jelas bahwa pemahaman literal tentang umur yang baik hanyalah umur panjang yang dipenuhi dengan kebaikan masih memiliki kekurangan. Pemahaman ini memang tidak salah, hanya belum akomodatif terhadap fakta bahwa banyak orang saleh tidak berumur panjang
Oleh karena itu, sekali lagi, sebaik-baik umur adalah umur yang diberkati Allah subhanu wa ta'ala
Batasan umur panjang di kalangan umat Islam, memang tidak ada patokan khusus yang disepakati bersama. Hanya kebanyakan umat Islam menjadikan umur Rasulullah shallahu alaihi wa sallam yang mencapai 63 tahun sebagai standar
Artinya mereka yang mencapai umur di atas 63 tahun diyakini telah mendapatkan bonus umur dari Allah subhanu wata’la. Sedangkan mereka yang tidak mencapai umur 63 tahun, semisal 50-55 tahun, atau kurang dari itu seperti Khalifah Umar bin Abdul Aziz yang wafat dalam usia kurang dari 40 tahun termasuk berumur pendek sebagaimana dijelaskan Sayyid Abdullah Al-Haddad dalam kitab tersebut di atas
Semoga kita semua termasuk orang-orang yang memiliki umur yang diberkati Allah subhanu wata’la. Amin ya robbal Alamin
sekian materi kajian saya kali ini yang benar datang dari Allah yang salah datang dari diri saya sendiri dan pada hakikatnya saya pun juga masih dalam proses belajar sehingga kalau ada kesalahan ataupun kekurangan dalam materi yang saya bawakan ini mohon di ingatkan dan di maklumi
sekian wassalamualaiqum warohmatulohi wabarokatuh"
jangan lupa love and comment ya see you next chapture