Hari berganti hari sejak kejadian zei yang sendirian ke gramedia tepatnya seminggu yang lalu
tanpa kita sadari kita menjalani hari demi hari dengan kesibukan masing-masing
sama halnya dengan zei ana dan aza yang sibuk menjalani hari-harinya dengan ke kampus dan tugas, dan juga ibu yang slalu sibuk dengan butiknya yang Alhamdulillah kian ramai
zei pun kadang meluangkan waktunya barang sedikit sekedar mengontrol toko kue ibunya bersama kedua sahabatnya
sama halnya dengan aza dan ana yang akhir-akhir ini sibuk membantu keluarganya yang akan ada acara,
acara keluarga siapa? jawabanya adalah keduanya karena aza dan ana masih bersaudara karena dari nenek
"oiya guys bay the way sebentar temanin gue yah" pintanya ke kedua sahabatnya yang sekarang sedang melahap makananya
karena sekarang mereka tengah berada di kantin kampus
"kemana? beli novel lagi? " tanya aza
"bukanya lo udah beli waktu pulang sendiri terus juga dua hari yang lalu lo beli lagi di s****e" timpal ana
"ish bukan beli novel"
"lah terus kemana? "
"ck makanya dengerin dulu gu ngomong sotoy sih"
"temenin gue ya sebentar ikut acara " sambung zei
"acara apaan ? "
"acara kampus gak tau pasti juga sih apa tapi bu dea minta gue buat jadi perwakilan dia" Jelasnya
"owh Yang di AULA kan ya pantesan tadi pas gue lewat gue liat kek di dekorasi gitu"
"emang lo kemana tadi na? "
"tadi gue di suruh pak ali ke ruang dekan ngasih berkas"
"owh kirain lo ada cinlok sama anak kelas atas"
"dih gue mah jomblo fisabilillah ye enak aja" jawab ana membuat ana dan aza tertawa
"haha oia terus jam berapa mulainya? "
"20 menitan lagi di mulai"
"ya udah kalau gitu langsung ke atas aja yuk udah selesai makan juga kan? " dan di balas anggukan dari ana dan zei
sesampainya di AULA ketiganya langsung masuk dan melihat ternyata sudah banyak Orang,
ketiganya langsung berlalu memilih kursi paling belakang untuk ketiganya duduk
"ze lo gak di kasi bawa materi kan? " Tanya aza memastikan
"hmm gak sih soalnya bu dea cuman bilang gue jadi perwakilan dia yang ikut gabung" balasnya sambil memakan cemilan di tanganya
"owh syukurlah kalau gitu" ucapnya lega
tepat jam 10 acara pun di mulai di bimbing pembawa acara yang di awali dari doa kemudian sambutan dari dekan dan sambutan-sambutan lain baik dari para tamu undangan maupun dari pihak kampus
sampai pada sekarang waktunya pembawaan materi dari beberapa dosen dan pidato dari beberapa mahasiswa
semuanya berjalan mulus tanpa ada kendala dari setiap pembawaan materi
hingga akhirnya saat pembawa acara menyebut nama bu dea
"Iya tepuk tangan untuk Hendra dari fakultas teknik ya,Oia tadi saya di kasi tau sama bu dea Kalau beliau berhalangan hadir jadinya mengutus seseorang tuk menggantikan" ucap sang pembawa acara, sedangkan zei di tempatnya sudah mulai tidak enak perasaanya
"gak enak nih perasaan gue" tuturnya
"kayaknya sih ze" timpal ana berbisik
"iya untuk perwakilan bu dea silahkan maju" zei yang mendengar itu membulatkan matanya sempurna namun ia tetap berdiri perlahan sambil merapalkan doa demi doa
setelah naik ke atas panggung ia kemudian di beri mic untuknya berbicara
"Bissmilahirohmanirohim, Assalamu'alaikum warohmatulohi wabarokatuh" ucapnya lantang tanpa rasa ragu ataupun gugup
"wa'alaiqumussalam warohmatulohi wabarokatuh" jawab semuanya serempak
"Alhamdulilahi rabbil ‘alamin, was sholatu wassalamu ‘ala, asyrofil ambiyaa iwal mursalin, wa a’laa alihi wa sahbihi ajmain amma ba’du"
"Pertama-tama marilah kita panjatkan puja dan puji kehadiran Allah SWT yang mana telah mempertemukan kita dalam acara ini dengan keadaan sehat wal afiat.
"Sholawat serta salam tak lupa mari kita junjung tinggi kepada Baginda Nabi Muhammad SAW bersama ahlul baitnya"
"ee sebelumnya ijinkan saya memperkenalkan diri,
nama saya zeira Adiba Humayrah dari fakultas agama. Sebelumnya Saya atas nama bu dea meminta maaf kepada semua yang telah hadir pada hari ini karena bu dea yang berhalangan hadir dan berdirinya saya di sini sebagai pengganti bu dea" ucapnya memberi jeda untuk bernafas
"karena ini mendadak dan saya pribadi hanya di beritahu bu dea hanya untuk menggantikan beliau Tapi sekarang ini sudah menjadi tanggungjawab saya untuk itu saya akan membawakan sebuah materi tapi tidak akan memakan banyak waktu yaitu dengan tema PEREMPUAN"
"Bapak, Ibu hadirin semua yang dirahmati Allah, pada dasarnya, agama Islam merupakan salah satu Agama yang sangat memuliakan wanita. Islam sangat mengagungkan keduduka seorang wanita.
Dalam Islam, kedudukan mereka sama dengan kaum laki-laki dalam hukum syariat dan juga dalam kewajiban bertauhid dan menjalankan perintah Allah SWT. Sebagaimana dalam Firman Allah SWT berikut ini,
وَمَنْ يَعْمَلْ مِنَ الصَّالِحَاتِ مِنْ ذَكَرٍ أَوْ أُنْثَىٰ وَهُوَ مُؤْمِنٌ فَأُولَٰئِكَ يَدْخُلُونَ الْجَنَّةَ وَلَا يُظْلَمُونَ نَقِيرًا
“Barangsiapa yang mengerjakan amal-amal saleh, baik laki-laki maupun perempuan sedang dia orang yang beriman, maka mereka itu akan masuk ke dalam surga dan mereka tidak dianiaya walau sedikitpun” (QS an-Nisaa’:124)."
"Syaikh Shaleh al-Fauzan berkata, “Wanita muslimah memiliki kedudukan (yang agung) dalam Islam, sehingga disandarkan kepadanya banyak tugas (yang mulia dalam Islam). Oleh karena itu, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam selalu menyampaikan nasehat-nasehat yang khusus bagi kaum wanita,
ingatlah wahai kita para perempuan Bahwa Nabi Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam mengatakan:
أُرِيْتُ النَّارَ فَإِذَا أَكْثَرُ أَهْلِهَا النِّسَاءُ
Telah diperlihatkan kepadaku neraka dan aku lihat kebanyakan penghuninya adalah wanita"
"Padahal pada zaman nabi dahulu Wanita sangatlah di jaga Oleh Rasulullah saw sangat di muliakan Bahkan di dalam Al-qur'an ada surah yang terkhusus membahas tentang Perempuan bayangkan betapa Mulianya kita sebagai perempuan Tapi lihat sekrang kita sendiri yang menjatuhkan harga diri kita,
untuk itu wahai saudara/saudariku marilah kita sama-sama saling mengingatkan tentang betapa istimewanya kita dalam Islam, dan semoga
untuk yang masih belum menutup aurat paksakan diri untuk segera mungkin menutup aurat kita karena itu salah satu cara kita menjaga harga diri kita sebagai perempuan "
"Mungkin cuman ini materi dari saya Mohon maaf banyak memakan waktu dan terimakasih banyak atas waktu dan kesempatanya,yang benar datang dari Allah yang salah datang diri saya sendri Sekian dan terimasih wassalamualaiqum warohmatullahi wabarokatuh" salamnya tanda menutup materi singkatnya Dan mengembalikan mic ke emsi
"Masya Allah Materi yang sangat bermanfaat untuk kita Yah,Terimaksih dan Tepuk tangan untuk Zeira" ucap emsi di iringi suara tepuk tangan yang meriah
"Zei keren bangettt tauuu" ujar aza saat seorang sudah kembali ke tempat duduknya
"Hust Za Kalau mau muji itu jangan lupa masya Allah kalau gak jatuhnya malah ngejek tau" balas ana
"Eh iya iya Masya Allah keren banget ze"
"Iya padahal Itu dadakan gitu kalau d gue mah udah belepotan tuh ngomongnya tapi salut gue sama lo"
"Apalagi gue na bangga bet gue punya sahabat kek zei"
"Ze doang nih" sambung zahra dengan muka cemberut
"Hahahaha Lu juga lah intinya Bertiga"
"Hahaha Alhamdulillah semuanya sudah di atur sama Allah dan Itu semuanya bisa jadi seperti tadi juga karena Allah " jawabny dengan senyuman
"masya Allah bungsu gue udah makin dewasa aja nih"
"haha iya lah masa lo berdua doang" Ketiganya pun tertawa lalu kembali fokus mengikuti acara selanjutnya