Tepat jam 07:00 Zeira sampai di kampusnya dengan kendaraan pribadi miliknya
Karena hari ini ada mata kuliah pagi yang mengharuskan ia berangkat pagi dan sudah ia pastikan kedua sahabatnya pasti belum datang mengingat ana yang ngaretnya bikin Istighfar
Dengan santai ia berjalan memasuki kampus menuju kelasnya dengan tas selempang kesukaannya dan beberapa buku di tangannya serta gamis dan jilbab yang senada menambah aura kecantikan untuknya
"ADIBA!! TUNGGU! " teriak dua orang yang sangat amat Zeira kenal suaranya memanggilnya dengan nama yang ia benci
Tanpa menghiraukan panggilan dari mereka ai terus berjalan menuju kelasnya
"Hasanahhhhhhh" rengek aza yang berada di samping ana
"Apaan sih lo "
"Lo ngapain manggil adiba"
"Astagfirullah" Sambil menepuk jidat aza " Awh gak usah nepuk jidat gue juga kali "
"Lah lo juga manggil adiba bukan gue doang ege" balas ana
"Aduh udah ayok " Sambil menarik tangan ana
"Alhamdulillah akhirnya jamnya pak tono selesai" ucap aza sambil menutup buku bukunya
"Gila ya tu pak botak masuknya awal banget untung aja tadi kita ga telat za"
"Zei lo duluan aja ya ke masjidnya gue sama aza mau ke kantin dulu soalnya belum makan dari pagi"
"Owh ya udah gue duluan ya Kalau gitu Assalamu'alaikum" Pamitnya kemudian berjalan keluar ruangan ke masjid yang sudah di sediakan kampus
Setelah selesai sholat duha 2 rakaat ia beralih mengambil al-qur'an yang tersusun rapi di lemari dalam masjid lalu membacanya menunggu ana dan aza
Hampir mau setengah jam menunggu akhirnya yang di tunggu datang dan langsung mengambil wudhu dan sholat
Mungkin banyak yang akan bilang gak sholat duha juga gak PP kali intinya kita udah laksanakan sholat fardhu
Tapi zei pernah dengar ceramah salah satu ustadz bahwa Sholat 5 waktu hukumnya fardhu yang artinya suatu kewajiban tanpa di ganggu gugat tapi Barang siapa yang juga mengerjakan sunnahnya Salah satunya Duha dan Tahajjud in syaa Allah Allah akan lebih mempermudahkan semua apa urusanya ( Aku lupa Ustad siapa yang ceramah dan aku lupa kata detailnya gimana tapi ini yang aku simpulkan)
"Guys tadi gue denger bu Dewi gak bisa masuk soalnya lagi ada urusan" Ujar ana sambil memakai kembali sepatunya
"Owh ya? Bagus dong kalau gitu kita pulangnya awal"
"Hmm gimana kalau kalian temenin gue ke gramedia" tawar aza
"Ayuk gue juga mau lihat-lihat novel banyak yang baru soalnya"
"Lah bukanya lo baru beli novel ze? "
"Ck udah gue baca semua ana"
"Ck ck kebiasan banget ya lo baca novel aja nomor 1"
"Haha ya udah yuk"
Setelah selesai dari masjid ketiganya menuju kantin kampus sekedar membeli minum lalu merekapun keluar Menuju parkiran tuk pergi ke tujuan awal mereka ke toko buku
Sesampainya di sana ketiganya langsung berpisah dengan zei ke rak buku novel sedangkan ana menemani aza mencari buku materinya
"Udah dapat belum sih za? Ini udah mau Setengah jam mana gue ngantuk lagi" rengek ana
" Astaghfirullahalazim lo dari tadi ngomel-ngomel mulu gak cape apa tuh mulut mending lo bantu gue cariin bukunya biar cepet ketemu"
"Hadehh gak mau ah lo aja sendiri cari gue mager"
"Ya udah diem kalau gitu"
"Ck ini kapan kelarnya sih ya Allah! Gue laper, gue ngantuk, gue mager, mau cepet-cepet ketemu sama mas kasur huwaaaa" Ujarnya ngedumel tanpa henti membuat aza geram denganya
"Gue lakban juga mulut lo lama-lama na,bantu cari kek biar cep_" ucapnya memberi jeda sambil melihat lurus ke ana
Sedetik kemudian ia Menggeser tubuh ana hingga tersungkur tak ia perdulikan lalu dengan semangat mengambil buku di antara susunan buku lainya
"Nah ini dia buku yang gue cari na ya Allah akhirnya dapat juga" Ucapnya bahagia yang masih belum menyadari keberadaan ana
"Na lo kok ilang sih"
"Pala lo ilang gue di sini" jawab ana yang masih tersungkur di bawah lantai memegang sikunya yang sakit akibat membentur lantai
"Lah lo ngapai lesehan di situ ya Allah na bangun ih bikin malu aja deh lo" Sambil membantu ana berdiri
"Lesehan apaan !Menurut lo gue ngapain bisa di bawa Kalau bukan gara-gara lo PeA"
"Kok gara-gara gue "
"Ya iyalah gara-gara lo!Lo gak inget karena lo terlalu exited jadinya gue yang jadi korban"
"Hehe maaf ya na sumpah deh gue gak sengaja tadi"
"Iya iya ya udah ah yuk bayar"
Disisi lain zeira masih sibuk mencari novel yang ia maksud
"Nah ini dia novel yang gue cari Ya Allah ternyata di sini gue keliling dari tadi juga,Ada duduk dulu karya syahid Muhammad , Maaf tuhan Aku hampir Menyerah karya Alvialgazali,What so wrong about your selfie healing karya Ardhi Mohammad Ya Allah Ada garis waktu karya Fiersa basari juga,beli semua deh" Ujarnya heboh sendiri
Setelah zeira selesai membayar bukunya Ia pun berjalan ke aza dan ana yang sudah menunggunya di tempat yang sudah di sediakan
"Udah kan zei novelnya? " Tanya ana memastikan
"Iya na udah nih"
"Dapat berapa ze novelnya? "
"Hmmm ada_" Ujarnya memberi jeda sambil tanganya menghitung " Ada 4 novel"
"Ck hmm udah bukan suatu hal baru ya kan na? "
"Tuh tempe ya udah yuk pulang"
Ketiganya pun keluar dari toko buku menuju parkiran, Sesampainya di parkiran bukanya langsung ke mobil Zeira malah berbelok ke indomaret di sebrang jalan
"Eh tunggu bentar yah Gue mau beli cemilan dulu di indomaret sana" sedangkan Aza dan ana hanya mengangguk mengiyakan
Setelah 10 menit akhirnya zeira kembali dengan Tentengan pelastik di tangan kanan dan kirinya membuat aza dan ana hanya geleng-geleng kepala toh nanti mereka berdua juga makan