Sebuah restoran bergaya laut tampak menyambut pemandangan Rafif yang baru saja menghentikan mobilnya sesuai dengan rute perjalanan dari sang paman. Lelaki itu beranjak turun sembari merapikan rambutnya ke belakang.
Sejenak kedatangan Rafif membuat dua pelayanan yang berjaga di depan pintu langsung terkesima. Kali ini kedatangan Rafif masih mengenakan pakaian formalnya menambah kesan tampan sekaligus berkharisma kuat.
“Sudah melakukan reservasi, Tuan?” tanya pelayan tersebut dengan gugup.
“Atas nama Keluarga Osm,” jawab Rafif singkat.
“Baik, silakan ikuti saya, Tuan!” titah pelayan yang lebih mungil dengan mengkode tangannya sopan, lalu melangkah elegan tanpa mengetuk ujung sepatu sama sekali. Seakan setiap langkah kakinya ditahan oleh sesuatu.
Sedangkan pelayan yang masih berada di de