“Aku mendapat ‘itu’ dengan sengaja,” jawab Zyrach meringis pelan.
Sedangkan pengawal bertubuh besar yang tidak mengerti makna dari ‘itu’ hanya mengernyit bingung, lalu memandangi tubuh Zyrach dengan menelisik sembari menggeleng bingung. Membuat Zyrach mengembuskan napasnya kasar.
“Astaga, datang bulan!” seru Zyrach kesal.
Sontak pengawal itu pun terkejut melihat gadis yang ada di hadapannya menjadi sangat pemarah, lalu mengangguk cepat. Kemudian, menggaruk kepalanya kikuk sembari mendudukkan diri kembali di kursi kerjanya.
Sejenak Zyrach mengembuskan napasnya pendek. Ia benar-benar cocok melakoni akting sebagai ibu tiri. Nyatanya pengawal yang begitu ditakuti oleh banyak orang mendadak bungkam dengan Zyrach. Membuat gadis iu diam-diam tersenyum geli.
Tanpa mengatakan apa pun lagi, Zyr