Pandangan Lizian mengarah pada ingatannya yang ternyata masih mengigat bahwa mereka membawa kamera tersembunyi milik Veera. Membuat lelaki itu langsung mengeluarkannya dan mulai menyalakan infra merah menandakan kamera tersebut berfungsi merekam sesuatu.
“Kita akan merekamnya menggunakan ini,” bisik Lizian dengan menaruh benda tersebut secara berhati-hati.
“Sebentar, infra merah ini akan kelihatan kalau kita tidak menutupnya,” balas Hafa menggeleng tidak percaya, lalu pandangannya terjatuh pada sebuah selotip hitam yang terjatuh tanpa sengaja membuat gadis itu langsung mengambilnya dan memembalutkan pada kamera kecil yang hampir menyerupai korek api kayu.
Setelah itu, Hafa kembali meletakkannya dengan agak sedikit mendekat agar terlihat jelas. Tentu saja keduanya masih berada dalam pers