Sudah lama sekali Rafif menginginkan hari lepas sekaligus menikmati hari bebasnya tanpa ada pengawal satu pun yang mengikuti. Kini lelaki tampan dengan setelan kaus hitam polos dipadukan dengan celana bahan panjang berwarna senada itu pun menjalankan mobil dengan kecepatan rata-rata.
Selama di perjalanan, beberapa kali Rafif terhenti akibat lampu lalu lintas yang menandakan berhenti. Ia tidak pernah seringan ini melakukan perjalanan membuat Rafif terpikirkan sang kakak yang mungkin sedang berada di kantor. Sebab, wanita itu benar-benar pekerja keras sampai melupakan caranya berlibur.
Tidak sampai menunggu deringan terakhir, terdengar suara seorang wanita menyapa seisi mobil. Karena Rafif sengaja melakukan loundspeaker agar tidak terlalu mengganggu perjalanannya mengendarai mobil.
“Halo,