Rafif mengembuskan napasnya panjang menatap langit cerah dengan hamparan hutan luas mengelilingi pabrik yang usianya cukup tua. Mungkin bisa dikatakan ia menyukai atap dengan pemandangan kota, tetapi sayanganya kali ini Rafif tidak bisa melihat secara langsung. Karena sudah tiga hari dirinya berada di pabrik tanpa melakukan perjalanan ke pusat perekonomian, selain mansion.
Bahkan ketika mendapat reward oleh Vesenia sebagai ganti rugi akibat kontribusi dirinya cukup banyak dalam memajukan pabrik sampai beberapa karyawan mengikuti lemburan yang sering kali terjadi untuk mempercepat produksi.
Di samping Rafif terdapat seorang lelaki berwajah dingin yang terlihat memandangi hamparan luas tanpa merasa beban sama sekali. Akan tetapi, siapa sangka kalau ternyata mereka memiliki banyak beban yan