Kini langkah kaki Kaysan tampak mengarah pada lobi pabrik yang dijaga oleh beberapa pengawal. Lelaki yang mengenakan setelan jas mahal itu tampak mengabaikan beberapa sapaan, sebab Kaysan tengah terfokus pada tujuannya untuk melihat keberadaan Rafif.
Jelas saja lelaki itu merasa penasaran dengan apa yang telah dibicarakan oleh Tuan Robert, terlebih beredar bahwa Rafif membawa teman-temannya datang ke sini. Membuat Kaysan semakin penasaran dengan ‘teman-teman’ yang disebutkan oleh Tuan Robert tadi.
Sampai tiba-tiba langkah Kaysan pun terhenti menatap seorang lelaki yang melangkah mendekat dengan sorang pengawal di sampingnya. Namun, saat jarak keduanya semakin mendekat, tatapan Rafif pun terangkat dan langsung bertemu dengan milik Kaysan.
Keduanya saling bertatapan dengan Rafif mengernyi