Setelah pelajaran berakhir dia memutuskan untuk bertanya tentang toko penjual pil peningkat kultivasi. Di sepanjang perjalanan di jalan santai sambil bernyanyi. Tak memedulikan sekitarnya.
borasbicheuro muldeun haneul
sseulsseulhan barame deouk siryeooneun bam
nae mame saegyeojin iksukhan gieokdeuri
dasi neoro gadeukhan i bam
gomaun gieokman namaseo
hamkke seolleideon useum jisdeon neowa na dasi
byeori doeeo sarajilkka bwa
i maeum binjarie ganjikhalge
nun gameumyeon nega seonmyeonghaeseo
bichnadeon nega deo geuriwojyeoseo
gin bameul jisaeon neoui jarie
nan jamsi swieoga gyeote meomulge
jichin mame nunmullo pieonan
naui noraega haneure daheumyeon
cheoncheonhi yeongwonhan kkumcheoreom dagawa jwo
byeori doeeoseo nae gyeote
neoui mami naege daheul ttae
gakkeum nal bichudeon haneurui byeolbichdeureun machi
ttaseuhi nae mameul gamssadeon
neoui daedap gataseo gomawo
nun gameumyeon nega seonmyeonghaeseo
bichnadeon nega deo geuriwojyeoseo
gin bameul jisaeon neoui jarie
nan jamsi swieoga gyeote meomulge
jichin mame nunmullo pieonan
naui noraega haneure daheumyeon
cheoncheonhi yeongwonhan kkumcheoreom dagawa jwo
byeori doeeoseo nae gyeote
Song Lianyu lalu melanjutkan dengan bernyanyi lagu kucing di sepanjang jalan. Tak menyadari jika beberapa warga yang ada mengikutinya karena mendengar suaranya bernyanyi. Apalagi tingkah lucunya saat menirukan gerakan kucing membuat orang-orang tertawa geli. Karena mereka tak pernah melihat bernyanyi sambil melakukan gerakan seperti yang dilakukan gadis kecil itu.
Learn To Meow
**********ǒ men yī qǐ xué māo jiào
Kita belajar ngeong
**********ī qǐ miāo miāo miāo miāo miāo
Coba miao miao miao miao miao
************ nǐ miàn qián sā gè jiāo
Bermanja di depanmu
*********Āi yōu miāo miāo miāo miāo miāo
Ayo miao miao miao miao miao
**********ǒ de xīn zàng pēng pēng tiào
Berdebarlah jantungku
*********** liàn shàng nǐ de huài xiào
Lihat senyum manjamu
*************ǐ bù shuō ài wǒ wǒ jiù miāo miāo miāo
Kau diam saja aku miao miao miao
************ěi tiān dōu xū yào nǐ de yōng bào
Tiap hari kubutuh pelukmu
**************ēn xī zài yī qǐ de měi fēn měi miǎo
Hargai saat kita bersama
*********ǐ duì wǒ duō zhòng yào
Kau sangatlah penting
***********ǒ xiǎng nǐ bǐ wǒ gèng zhī dào
Pastinya kau sudah dengar
***********ǐ jiù shì wǒ de nǚ zhǔ jué
Kau a..dalah pahlawanku
Kemudian beberapa saat kemudian nyanyiannya terhenti, diiringi dengan tepuk tangan dari beberapa warga yang mendengarkan lagunya itu.
Eh, kenapa ada tepuk tangan yang meriah? batin Song Lianyu menoleh ke belakang dengan ekpresi heran.
Beberapa orang warga memberinya tael-tael uang ada yang memberinya satu tael perunggu, dua tael perunggu, satu tael perak, dan adapula yang memberinya satu tael emas. Yang memberinya satu tael emas adalah seorang tuan muda bangsawan yang kebetulan lewat bersama temannya. Pria yang berdiri di samping tuan muda itu tak kalah saingan, dia memberikan dua tael emas ke tangan Song Lianyu. Kini Song Lianyu yang kebingungan kenapa orang-orang memberinya uang? batinnya bingung.
"Gadis Kecil, suaramu indah sekali," puji seorang tuan muda berpakaian bagus. Yang Song Lianyu yakin pasti pakaian itu sangatlah mahal.
"Iya, dia benar sekali. Aku belum pernah mendengar suara seindah itu sebelumnya," jawab pemuda di sebelah pemuda yang tadi.
Oh, jadi mereka memberiku uang karena nyanyianku, ya? batin Song Lianyu.
"Siapa namamu gadis kecil?" tanya pria yang salah satu daun telinganya ditempel antingan . Wajahnya tampan dan juga putih. Tentunya kulitnya yang sangat mulus.
"Oh, namaku Lianyu," ujar Lianyu.
"Aku permisi dulu ya, semuanya. Terima kasih atas uangnya," lanjut Song Lianyu sembari membungkuk. Gadis menyimpan semua uang ke dalam kantong uangnya.
Wah, mimpi apa aku semalam, aku ketiban rezeki yang banyak, batin Song Lianyu. Wajahnya tampak senang sekali.