Aksara memuat novel & drama bertema dewasa (romansa, kekerasan). Dengan lanjut, kamu menyatakan berusia 17 tahun atau lebih.

oleh Renjana Mahisa
Bayu Antariksa, 28 tahun, apoteker lulusan farmasi dengan latar Quality Control di pabrik obat, dikontrak sebuah perusahaan farmasi-herbal menengah, PT Wreksa Hayati, untuk satu pekerjaan teknis: mengubah jamu racikan turun-temurun menjadi produk berstandar—dosis terstandarisasi, kandungan terukur, dokumen mutu lengkap—supaya bisa menempuh uji praklinik/klinik dan mendapat izin edar resmi. Bagi Bayu, jamu adalah air rebusan tanpa data: ia tidak benci tradisi, ia hanya tidak mempercayai apa pun yang tak bisa diuji. Tugasnya membawanya ke Kampung Tamansari, sentra peracik jamu kecil yang dipimpin Mbah Kunto—peracik tua yang meracik "dengan tangan, mata, dan cuaca", bukan timbangan—beserta jaringan penjual jamu gendong yang menjadi nadi ekonomi dan kesehatan warga sekitar. Konflik menyala bukan karena seseorang jahat, melainkan karena dua bahasa yang sama-sama benar bertabrakan: Bayu butuh keseragaman (satu botol = satu botol) agar aman dan legal; para peracik meracik berdasarkan kondisi tiap orang, tiap musim, tiap badan—justru ketidakseragaman itu yang mereka anggap obatnya. Ketika seorang pelanggan jatuh sakit setelah minum ramuan yang "selalu aman", Bayu sadar taruhannya nyata: tanpa standar dan bukti, tradisi bisa mencelakai; tapi dengan standar yang salah, tradisi bisa mati sia-sia. Ia terjepit antara perusahaan yang ingin produk cepat laku, regulator yang menuntut bukti, peracik yang menjaga makna, dan kebenaran ilmiah yang ternyata tidak sesederhana yang ia kira.
Karena kamu suka Medical · Drama, mungkin kamu suka ini juga:
Aksara
CEO & Bos · Drama