Pangeran Hong Hui melirik sinis Ying Hua yang tertawa lebar menertawakannya. Ketapel yang di pegangnya ia buang sembarangan. Kemudian dirinya berjalan menjauh meninggalkan Ying Hua yang terpingkal.
"Hei, mau kemana pangeran?" Tanya Ying Hua di sela tawanya. Ia menyeka air mata di sudut mata. Kemudian berdiri dari duduknya dan memungut benda yang di buang oleh muridnya itu. Mengambil batu berukuran kecil, ia pun mulai membidik. Masih dengan tawanya yang berusaha ia redakan.
Hong Hui mengaduh saat pantatnya terasa sakit dan sedikit panas akibat sesuatu. Ia berbalik, kemudian menjerit jengkel pada Ying Hua yang malah membuat gurunya itu tergelak lebih lebar lagi.
"Ibuu!!"
Ying Hua mencoba mereda gelakan tawanya. Ia berdeham beberapa kali, kemudian berjalan ke arah Hong Hui yang memasang w