Ying Hua kembali berdeham untuk menetralisir kegugupan yang ia rasa. Ia mencoba bersikap setenang mungkin. Menekan rasa malu yang ia rasakan. Dan mencoba melupakan kejadian beberapa hari yang lalu yang terus berputar di kepalanya.
Ia saat ini berdiri di depan pintu ganda yang mulia Zhuo Zu. Sebenarnya dirinya tidak ingin kemari, namun karena tanggung jawab yang ia emban membuatnya mau tak mau harus ada disini.
Ying Hua mengetuk pintu berukir rumit itu pelan tiga kali. Dan tak lama, terdengar sahutan dari dalam. Ia mengambil napas dalam dan menghembuskannya perlahan. Setelah itu, barulah dirinya membuka pintu itu dan melangkah masuk.
"Yang Mulia.." Ying Hua menekuk lutut dalamnya memberi salam.
Zhuo Zu menoleh menatap Ying Hua, ia terdiam sejenak. Kemudian kembali mengikat simpul pakaia