Ada batas-batas yang tidak terlihat sampai kita hampir melewatinya.
Batas-batas itu bukan pagar, pintu terkunci, atau larangan besar di depan mata. Ia hanya perasaan kecil di d**a ketika kita tahu sebuah pesan seharusnya tidak diketik, sebuah pertanyaan seharusnya tidak diajukan, sebuah kerinduan seharusnya tidak diberi makan terlalu sering.
Batas seperti itu paling berbahaya karena ia tidak berbunyi saat dilanggar.
Tidak ada alarm.
Tidak ada suara pecahan kaca.
Tidak ada orang yang langsung terluka di depan mata.
Yang ada hanya satu kalimat tambahan.
Satu malam yang lebih panjang.
Satu rahasia kecil yang terasa masih bisa dibenarkan.
Lalu perlahan, seseorang menemukan dirinya berdiri di tempat yang beberapa hari sebelumnya masih ia anggap terlalu jauh untuk dicapai.
Aku mulai me