Tiga hari sebelum pertemuan, Naya memeriksa agenda dan daftar peserta. Ia memastikan hanya orang yang diperlukan akan hadir: Kelly, jaksa, Maggie, Flak, serta penasihat hukum pihak yang datang. Tidak ada staf komunikasi atau pejabat kebijakan. Pertemuan itu bukan konferensi pers.
Kelly menjelaskan batasnya kepada Flak. Ia tidak boleh menjanjikan apa pun, menyentuh dokumen yang dibawa tanpa izin, atau menanggapi tuduhan di luar pertanyaan yang disetujui. Jika orang itu mengaku Tom, identitas akan diperiksa sebelum percakapan substantif dimulai.
“Kalau ternyata bukan dia?” tanya Flak.
“Kita akhiri dan catat bahwa identitas tidak cocok.”
Maggie meminta Flak berlatih menjawab satu pertanyaan sulit: apakah ia menganggap dirinya mengkhianati tim dengan menandatangani laporan. Flak menjawab ia lalai, tetapi belum tahu apakah tindakannya menyebabkan perubahan versi. Maggie mengatakan ia tidak perlu membela diri atau menjatuhkan diri. Ia cukup menjelaskan tindakannya.
Naya meninjau pesan yang telah diterima. Ia menemukan bahwa pengirim menggunakan frasa “laporan yang kau tandatangani”, bukan “laporan yang kau tulis”. Itu menunjukkan ia memahami perbedaan tersebut, tetapi tidak membuktikan identitas. Flak mengakui ia tidak pernah berpikir tentang perbedaan itu sebelum pesan datang.
Kelly mengatur agar pengacara Tom dapat memeriksa aturan pencatatan. Tidak ada yang akan merekam diam-diam. Semua pihak harus menyetujui dan menandatangani pemberitahuan. Jika tidak setuju, mereka dapat berkomunikasi melalui surat resmi.
Grant ingin berada di ruang yang sama. Kelly menolak karena kehadirannya tidak diperlukan dan dapat membuat pertemuan terasa seperti pengarahan politik. Grant akhirnya menerima, tetapi meminta ringkasan resmi setelahnya.
Flak menghubungi Kay malam sebelum pertemuan. Ia memberi tahu waktu keberangkatan dan perkiraan pulang. Kay bertanya apakah ia ingin bicara setelahnya atau tidur lebih dulu. Flak menjawab ia akan memberi kabar singkat saat pulang, lalu mereka bisa bicara keesokan hari jika ia lelah.
“Aku akan tetap pergi ke presentasi,” kata Kay.
“Aku tahu. Aku ingin kamu tetap pergi.”
“Bagus. Jangan membuatku merasa harus menjaga keadaanmu.”
“Aku tidak akan.”
Mereka berbicara tentang topik riset Kay beberapa menit. Flak tidak mengubah percakapan itu menjadi pemeriksaan. Setelah menutup telepon, ia menyimpan ponsel dan meninjau pertanyaan yang disetujui.
Pagi harinya, pengacara mengonfirmasi kliennya akan hadir. Nama yang diberikan adalah Tom Norris. Kelly menyatakan bahwa pengenalan nama saja belum cukup untuk membuktikan identitas. Mereka akan memeriksa dokumen yang dibawa dan mencocokkan dengan catatan resmi.
Flak menunggu di ruang terpisah bersama Maggie. Ia tidak melihat pintu masuk atau mencari sosok dari jendela. Ketika Kelly memberi tahu bahwa orang itu telah hadir dan identitas sedang diverifikasi, Flak tetap duduk. Ia menahan dorongan untuk langsung berdiri.
Pemeriksaan selesai tanpa masalah. Kelly masuk dan berkata, “Ia mengaku Tom Norris. Dokumen yang dibawa cocok dengan catatan yang tersedia, tetapi kita tetap akan mencatat bahwa identitas diverifikasi melalui sumber tertentu.”
Flak berdiri perlahan. Ia tidak memeluk atau mengancam Tom. Ia berjalan ke ruang wawancara bersama Maggie dan Kelly. Pertemuan pertama setelah bertahun-tahun dimulai di bawah aturan yang jelas.
Pada pagi pertemuan, pengacara Tom mengirim pernyataan tertulis tentang persetujuan pencatatan. Kelly memeriksa lagi bahwa Tom memahami ia dapat menghentikan percakapan dan tidak memperoleh janji dari pemerintah. Tom menandatangani pemberitahuan setelah berbicara dengan pengacaranya. Flak menunggu di ruang lain sampai semua pihak siap.
Naya mengingatkan Maggie agar tidak membawa laporan media ke ruangan. Tidak ada alasan membicarakan tuduhan Bosnia atau perkara Chow sebelum pertanyaan yang disetujui. Maggie meninggalkan teleponnya di luar dan membawa hanya salinan dokumen yang telah disahkan.
Ketika pintu dibuka, Flak melihat Tom tidak lagi memakai lencana dinas. Ia tidak tahu apakah pria itu masih merasa bagian dari tim. Ia duduk di kursi yang ditunjuk dan menunggu Kelly memulai. Ia tidak mengulurkan tangan lebih dulu.
Tom memandang Flak sebentar ketika ia masuk, lalu mengalihkan pandangan ke dokumen. Flak tidak tahu apakah itu karena malu atau sekadar lelah. Ia tidak akan memberi makna pada gerak kecil itu. Kelly membacakan aturan pencatatan, dan semua orang menyatakan setuju.
Maggie membawa salinan pertanyaan, tetapi tidak membuka map sebelum Kelly memintanya. Ia tidak ingin Tom mengira ia datang untuk mengintimidasi. Pengacara Tom memastikan bahwa wawancara tidak membahas hal yang belum disepakati. Kelly memulai dengan pertanyaan tentang dokumen dan membiarkan jeda tetap ada.
Saat Tom duduk, ia meminta air dan Kelly mengizinkan petugas menyediakannya. Tidak ada pertanyaan yang diajukan selama jeda. Pengacara berbicara singkat dengannya, lalu Tom memberi tanda siap melanjutkan. Hal-hal kecil itu membuat percakapan tetap terasa seperti wawancara sukarela, bukan perintah terselubung.
Flak melihat rambut Tom yang mulai memutih dan garis lelah di sekitar matanya. Ia teringat rekan yang pernah tertawa bersama mereka, tetapi ia tidak mengatakan itu. Ia tidak tahu apakah mengingat masa lalu akan membuka percakapan atau hanya mengaburkan pertanyaan.
Sebelum pertanyaan dimulai, Kelly meminta setiap peserta menyebutkan nama dan perannya untuk rekaman. Tom menyebut nama yang ia gunakan dalam layanan dan mengatakan ia datang atas permintaan sendiri bersama pengacara. Pengacara mengonfirmasi. Maggie dan Flak menyebut peran mereka tanpa menambahkan sejarah pribadi. Ruang itu menjadi formal kembali, dan Kelly membuka wawancara.
Tom memastikan ia memahami bahwa wawancara bukan perjanjian tentang dakwaan. Kelly membacakan kembali bahwa ia dapat berhenti atau berkonsultasi dengan pengacaranya. Tom mengiyakan. Maggie menunggu sampai semua pihak menyatakan siap sebelum pertanyaan pertama dimulai.
Pengacara Tom meminta satu kalimat dibacakan ulang. Kelly mengulang tanpa menambahkan penjelasan. Tom menyatakan ia memahami dan ingin melanjutkan.
Maggie mencatat waktu mulai dan akhir wawancara. Ia memastikan jeda juga tercantum dalam transkrip agar pembaca memahami konteks jawaban.
Kelly memastikan Tom tidak diminta menyerahkan perangkat atau dokumen lain di luar persetujuan.
Naya memastikan dokumen telah masuk ke log yang benar.
Maggie mencatat persetujuan itu pada agenda.
Ia menyimpan jadwal itu.
Kelly menyimpan catatan.