Kelly menerima kabar dari penyedia layanan bahwa akun yang mengirim pesan tidak memiliki data pelanggan yang dapat dipulihkan. Namun, isi pesan menyebut detail laporan yang pernah dibaca oleh beberapa mantan anggota tim. Identitas pengirim tetap belum terbukti. Ia menyampaikan hasil itu kepada Maggie dan mengusulkan agar Tom diminta menghubungi pengacaranya, bukan bertemu langsung.
Maggie setuju. Flak berkata ia ingin mendengar Tom, tetapi ia tidak akan menyatakan pengirim pasti Tom. Mereka menyiapkan jawaban resmi: siapa pun yang memiliki informasi dapat menghubungi perwakilan hukum; tidak ada janji kekebalan dan tidak ada pertemuan tanpa persetujuan semua pihak.
Pesan balasan datang beberapa jam kemudian. Pengirim meminta Flak hadir jika mereka berbicara. Ia tidak menyebut nama lain, hanya menulis, “Aku tidak akan menjelaskan kepada orang yang tak pernah berada di sana.”
Flak membaca salinan yang dikirim Kelly. Ia merasa kalimat itu cocok dengan cara Tom berbicara, tetapi ia tidak menganggapnya bukti. “Aku bisa ikut jika prosesnya benar,” katanya. “Aku tidak akan pergi sendiri.”
Kelly mengajukan rencana kepada jaksa. Mereka dapat menerima pertemuan melalui pengacara, di tempat resmi, dengan penasihat hukum hadir dan pencatatan disetujui. Tidak ada janji mengenai penahanan atau dakwaan. Tom harus menunjukkan identitas sebelum percakapan dimulai.
Grant bertanya apakah ini jebakan. Kelly menjawab mereka tidak memiliki dasar untuk menyebutnya begitu. Mereka akan memastikan pengaturan aman melalui prosedur biasa dan membatalkan jika ada informasi ancaman. Flak tidak akan membawa senjata atau melakukan kontak terpisah. Rapat itu sepenuhnya berada dalam kendali hukum.
Naya meminta satu syarat tambahan: pertemuan tidak boleh dipakai untuk menekan Flak agar mengakui atau menyangkal laporan lama. Ia hadir sebagai saksi, bukan sebagai pihak yang dapat menawarkan kesepakatan. Jaksa setuju.
Maggie menemui Flak sebelum ia menjawab. “Kau bisa menolak.”
“Aku tahu.”
“Kau bisa pergi setelah pertanyaan selesai.”
“Aku tahu.”
“Kalau dia memancingmu, kau tidak perlu menjawab.”
Flak mengangguk. Ia menulis pertanyaan yang telah disetujui: apakah Tom pernah melihat versi pusat; apakah ia tahu siapa yang meminta perubahan; dan apa maksudnya ketika ia menulis Flak menandatangani laporan. Tidak ada pertanyaan tentang keluarga atau identitas yang tidak relevan.
Kay menerima kabar bahwa Flak mungkin menghadiri wawancara resmi. Ia bertanya kapan dan apakah ada risiko langsung. Flak menjawab identitas pengirim belum dipastikan, dan ia hanya akan hadir bersama FBI, jaksa, serta Maggie. Kay mengatakan ia tidak ingin mengatur keputusannya, tetapi ingin tahu saat ia berangkat dan pulang.
“Aku akan memberi kabar,” katanya.
Kay tetap menjalani presentasi minggu itu. Ia tidak meminta Flak menunda atau menemani. Mereka sepakat ia akan menelepon setelah wawancara jika jadwal memungkinkan.
Menjelang malam, pengacara pengirim menyampaikan bahwa kliennya bersedia datang dengan syarat identitas diverifikasi dan ia boleh berhenti kapan pun. Kelly menyetujui sesuai arahan jaksa. Pertemuan dijadwalkan tiga hari kemudian di kantor resmi. Belum ada bukti siapa yang akan datang.
Flak menutup berkas dan menarik napas. Pertemuan itu tidak akan memberinya jawaban otomatis. Ia hanya akan mendengar keterangan, lalu memeriksanya. Untuk pertama kalinya, ia merasa siap menghadapi Tom tanpa harus membayangkan akhir yang telah ditentukan.
Pemeriksa hukum meninjau nama yang diberikan pengacara. Dokumen itu cocok dengan catatan lama Tom, tetapi pengacara mengingatkan bahwa verifikasi nama tidak berarti semua identitas latar belakang telah dipastikan. Kelly mencatat sumber pemeriksaan dan meminta Tom mengonfirmasi tanggal lahir secara lisan. Tom menjawab sesuai dokumen. Tidak ada pertanyaan tentang keluarga atau identitas lain yang tidak relevan.
Maggie meminta Flak menuliskan apa yang ia ingat tentang pertemuan terakhir mereka sebelum operasi. Flak mengingat percakapan singkat di koridor, tetapi tidak ingat apakah Tom menyebut laporan. Ia menyatakan bahwa ingatannya mungkin terpengaruh oleh pesan anonim. Pemeriksa memasukkan catatan itu sebagai keterangan setelah menerima pesan, bukan memori spontan.
Naya meminta agar semua informasi tentang pesan anonim tetap terpisah dari verifikasi identitas. Pesan tidak mengandung bukti teknis yang menyebut Tom. Kelly menyetujuinya dan mengunci berkas di sistem berbeda.
Kelly memberi pengacara Tom salinan pemberitahuan tentang hak dan batas wawancara. Pengacara meminta agar satu kalimat ditambahkan: kehadiran Tom tidak dapat dianggap sebagai pengakuan atas tindak pidana. Kelly menyetujui karena itu memang posisi hukum. Flak membaca ulang pemberitahuan dan menyadari pertemuan ini bukan ruang untuk mengurai semua masa lalu; hanya pertanyaan yang disepakati yang akan dibahas.
Sebelum mereka berangkat, Maggie bertanya apakah Flak ingin ia menunggu di luar atau duduk di dalam. Flak memilih Maggie hadir sebagai saksi proses. Ia ingin ada orang yang mengenal kedua versi laporan dan tidak punya kepentingan mengubah jawabannya. Maggie menyetujui, lalu menyampaikan hal itu kepada Kelly.
Kelly meminta Naya memeriksa alamat pengacara dan memastikan tidak ada orang lain yang mengaku mewakili Tom. Pemeriksaan rutin mengonfirmasi kuasa hukum itu terdaftar dan telah menandatangani surat. Mereka tidak menghubungi orang di luar jalur tersebut. Grant bertanya apakah mereka dapat memakai pertemuan untuk menahan Tom jika ia mengaku. Kelly menjawab tindakan hukum akan ditentukan oleh bukti dan nasihat jaksa, bukan skenario yang disusun sebelumnya.
Flak mendengar jawaban itu dan merasa sedikit lebih tenang. Ia tidak ingin pertemuan berubah menjadi jebakan yang membuat Tom berhenti bicara. Jika Tom melakukan pelanggaran, proses hukum tetap dapat berjalan sesudahnya.
Maggie meminta Flak menjaga jadwalnya tetap biasa selama pemeriksaan. Ia tidak perlu mengubah rutinitas kecuali Kelly menyampaikan risiko baru. Flak menyetujui. Ia tidak akan menyebut lokasi rumah atau jadwal Kay kepada Tom jika mereka berbicara lagi.
Kelly mengirim Flak ringkasan tentang haknya sebagai saksi. Flak membaca dan menyimpan salinan, lalu menyampaikan bahwa ia memahami batas tersebut. Tidak ada informasi pribadi Kay yang tercantum.
Maggie menyimpan salinan hak saksi dan meminta Kelly mengonfirmasi penerimaan.
Kelly meminta konfirmasi tertulis dari pengacara sebelum jadwal pertemuan disahkan.
Naya mengonfirmasi penerimaan agenda.