Pensiunan analis yang menyusun daftar kontak setuju diwawancarai melalui panggilan video resmi. Ia tinggal di luar negara bagian dan meminta pendamping hukum. Maggie menyetujui. Kelly tidak ikut karena wawancara berhubungan dengan dokumen internal CIA, tetapi ia menerima hasil yang dapat dibagikan setelahnya.
Naya membuka dengan menjelaskan tujuan pemeriksaan: mengetahui asal daftar dan bagaimana nama-nama dicatat. Analis itu mengatakan ia menerima ringkasan dari beberapa sumber, lalu menyalin nama yang muncul lebih dari sekali. Ia tidak ingat melihat Tom secara langsung. “T. Norris mungkin berarti orang yang sama, tetapi saya tidak bisa memastikan,” katanya.
Flak menunggu di luar. Maggie menanyakan apakah analis itu membuat catatan sumber untuk tiap nama. Ia menjawab bahwa beberapa halaman lampiran mungkin masih tersimpan, tetapi ia tidak yakin. Pemeriksa meminta ia tidak mencari dokumen di rumah tanpa instruksi. Mereka akan mengirim permintaan tertulis jika memang diperlukan.
Wawancara berlangsung hampir dua jam. Analis itu mengingat bahwa nama Pasha muncul dalam catatan berbeda, sementara Al-Misri disebut dalam laporan dari sumber lapangan. Tidak ada yang menunjukkan ketiganya hadir dalam pertemuan yang sama. Ia mengakui ringkasannya mungkin telah menggabungkan beberapa sumber untuk memudahkan pembacaan.
Naya bertanya apakah ia sengaja membuat nama-nama itu tampak terhubung. Analis itu tersinggung, lalu menjawab ia tidak berniat menyesatkan siapa pun. Ia hanya mengikuti praktik yang berlaku saat itu. Maggie tidak membantahnya, tetapi meminta ia menjelaskan bahwa ringkasan tersebut tidak menyatakan semua orang berada dalam satu pertemuan.
Setelah wawancara, Naya menyiapkan memo yang mencatat keterbatasan ringkasan. Flak masuk setelah diizinkan dan membaca bagian yang menyebut Tom. Ia tidak merasa mendapat jawaban, tetapi kini tahu bahwa daftar itu bukan catatan kehadiran langsung.
“Jadi kita kembali punya kemungkinan, bukan kepastian,” katanya.
“Kita punya informasi lebih baik daripada sebelumnya,” jawab Naya. “Tahu batas dokumen juga merupakan kemajuan.”
William membuat ulang diagram sumber. Pasha, Al-Misri, dan Tom memiliki catatan yang berbeda dan tidak lagi terhubung oleh satu garis yang sama. Ia mencantumkan siapa yang menulis setiap catatan dan seberapa langsung sumbernya. Grant melihat diagram itu dan mengatakan tampilannya kurang meyakinkan.
“Bukti tidak harus terlihat meyakinkan,” kata Maggie. “Ia harus menggambarkan apa yang kita tahu.”
Grant tidak meminta perubahan. Ia meminta salinan disertakan dalam briefing berikutnya agar para pengambil keputusan memahami batas yang ada.
Di FBI, Kelly menerima hasil pemeriksaan perangkat Idris. Ada pesan yang menunjukkan ia memberi jadwal lama kepada Tom dan mengoreksinya setelah itu. Namun isi pesan tidak menyebut Senator atau rencana kekerasan. Data tersebut mendukung pengakuan Idris tentang pembagian informasi, tetapi tidak membuktikan bahwa ia mengetahui serangan.
Kelly mengirim pembaruan kepada Maggie dan Naya. “Kami akan menindaklanjuti pelanggaran pembagian informasi. Hubungan dengan pembunuhan masih belum terbukti.”
Naya meneruskan kalimat itu tanpa mengubahnya. Flak membacanya, lalu berkata bahwa ia tidak tahu apakah ia merasa lega. “Aku tidak ingin Idris dijadikan kambing hitam. Tapi aku juga tidak ingin Tom lolos.”
“Keduanya bisa benar,” kata Naya. “Kita tidak perlu memilih satu kebenaran untuk menghapus yang lain.”
Malam itu, Maggie menerima kabar dari petugas keluarga bahwa salah satu keluarga personel lama telah menyetujui pertemuan. Mereka ingin mendengar apa yang diketahui Flak, tetapi juga ingin Maggie menjelaskan kenapa laporan berbeda. Maggie mengatur pertemuan untuk keesokan minggu melalui petugas penghubung.
Flak menerima kabar itu dengan gugup. Ia meminta waktu untuk menyiapkan keterangan, bukan pidato. Naya menyarankan ia menulis apa yang ia ingat dan apa yang tidak ia tahu secara terpisah. Ia melakukannya di buku catatan, lalu mengirimkan salinannya kepada pemeriksa.
Sesudah wawancara, Maggie meninjau catatan bersama pemeriksa. Ia meminta agar kesan pribadi tentang analis yang diwawancarai dipisahkan dari jawabannya. Analis itu tampak defensif saat ditanya tentang penggabungan map, tetapi sikap tersebut bukan bukti bahwa ia sengaja menyusun catatan yang menyesatkan. Pemeriksa menambahkan bahwa ia telah bekerja berdasarkan kebiasaan yang berlaku saat itu, dan praktik tersebut kini sedang ditinjau.
Naya menyusun daftar dokumen yang perlu ditemukan: lampiran sumber, catatan penerimaan, dan versi ringkasan sebelum map digabungkan. Ia tidak meminta semua berkas lama tanpa batas. Setiap permintaan diberi alasan yang terkait dengan satu pertanyaan. Maggie menyetujui dan mengirimkannya kepada arsip pusat.
William mengusulkan agar diagram hubungan tidak lagi memakai garis yang menghubungkan nama tanpa keterangan. Ia mengganti setiap garis dengan label sumber, tanggal, serta tingkat kepastian. Grant meninjau ulang dan bertanya apakah format itu akan membingungkan pembaca. Naya menjelaskan bahwa satu diagram sederhana justru menyesatkan karena seolah semua hubungan sama kuat. Grant menerima format baru untuk briefing berikutnya.
Kelly dan Maggie membahas penyerahan dokumen lama kepada pemeriksa eksternal. Kelly meminta agar salinan yang dibagikan diberi daftar sumber dan catatan keterbatasan. Maggie menyiapkan daftar itu, sementara William memeriksa bahwa tak ada halaman yang hilang dari versi yang akan dikirim. Mereka menandatangani serah terima dan menyimpan tanda terima di dua lembaga. Tidak ada dokumen yang dikirim melalui surel pribadi.
Pemeriksa mengonfirmasi dokumen diterima lengkap. Maggie menyimpan bukti penerimaan dan mengirim kabar kepada Grant tanpa menambahkan tafsir.
Maggie duduk sendiri setelah seluruh berkas diserahkan. Ia membaca daftar keluarga yang akan diberi pembaruan dan memastikan tidak ada yang terlewat. Ia teringat bahwa dahulu ia menganggap laporan final sebagai penutup urusan. Kini ia melihat setiap nama sebagai orang yang masih menunggu penjelasan. Ia menghubungi petugas penghubung dan memastikan tidak ada keluarga yang harus menunggu hingga pemeriksaan selesai untuk sekadar tahu bahwa prosesnya berjalan.
Petugas keluarga menerima jadwal pembaruan dan menyetujui cara penyampaian. Maggie meminta agar mereka dapat menghubungi dirinya jika ada pertanyaan, bukan menunggu laporan berkala saja.
Ia menambahkan waktu pembaruan pada kalender bersama agar tidak terlupakan.
Maggie memastikan keluarga menerima kontak yang tepat.
Petugas keluarga mengonfirmasi bahwa jadwal pembaruan sudah diterima.
Ia mengunci berkas dan mematikan lampu.