Pada pagi ketiga setelah penyerahan diri Idris, pengacaranya meminta pembaruan tentang dasar penahanan. Kelly meninjau dokumen bersama penasihat hukum FBI. Mereka memastikan semua proses mengikuti aturan, termasuk batas waktu dan akses Idris kepada pengacara. Tidak ada permintaan CIA untuk menahannya lebih lama demi kepentingan analisis.
Maggie menghadiri rapat singkat dengan Grant. Direktur itu ingin mempertahankan Idris dalam pengawasan karena ia pernah berkomunikasi dengan Tom. Maggie menjelaskan bahwa keputusan penahanan berada di tangan FBI dan otoritas hukum, bukan CIA. “Informasi kita belum membuktikan ia mengetahui serangan,” katanya.
Grant menatap laporan yang sudah diberi tanda. “Kalau dia dibebaskan dan kemudian menghilang, kita akan disalahkan.”
“Kalau kita menahan seseorang tanpa dasar yang cukup, kita juga harus mempertanggungjawabkannya.”
Grant tidak menjawab segera. Ia tahu Maggie benar, tetapi tekanan dari pemerintah dan media menuntut hasil yang cepat. Akhirnya ia meminta agar semua informasi relevan diteruskan kepada Kelly melalui saluran resmi, tanpa meminta perlakuan khusus terhadap Idris.
Dalam pertemuan berikutnya, Kelly mengatakan bahwa FBI sedang mengajukan langkah hukum untuk menahan Idris atas dugaan pembagian informasi rahasia, bukan pembunuhan Senator. Pengacaranya memperoleh salinan dokumen yang menjadi dasar. Idris tetap dapat menantang bukti tersebut. “Kami belum tahu apakah pengadilan akan menerima permohonan ini,” kata Kelly. “Itu bagian dari proses.”
Naya menuliskan status itu dengan tepat. Ia tidak menambahkan bahwa Idris bisa saja bekerja untuk Tom sejak lama. Tak ada bukti yang menyokong klaim itu. Flak berdiri di samping papan dan menghapus tulisan “kontak lama” yang sebelumnya ia pasang di dekat nama Idris.
“Kenapa dihapus?” tanya William.
“Karena kita baru tahu bahwa mereka pernah bertemu, bukan seberapa sering atau sejak kapan. Aku akan menggantinya dengan fakta yang bisa kita dukung.”
Kelly menyetujui. Ia kemudian menjelaskan bahwa staf yang keluar dari gedung telah memberikan satu pernyataan singkat melalui perwakilan. Ia tidak melihat senjata dan tidak mendengar Idris menyebut rencana serangan. Pengalamannya di dalam gedung terasa menakutkan, tetapi ia tidak dapat menilai motif Idris.
“Jangan minta dia mengulang keterangannya untuk membantu kita menutup celah,” kata Naya. “Kita punya keterbatasan, dan keterbatasan itu harus tetap terlihat.”
Kelly menyimpan pernyataan tersebut di berkas. Ia meminta tim komunikasi menyebutnya sebagai kesaksian awal yang masih perlu dicocokkan, bukan pembuktian bahwa tak ada ancaman lain. Semua setuju.
Kelly memastikan pengacara Idris mengetahui bahwa ia dapat mengajukan keberatan atas penggunaan tiap dokumen. Ia juga memberi kesempatan kepada tim hukum untuk memeriksa daftar barang yang disimpan, tanpa mengubahnya menjadi wawancara terselubung. Naya melihat prosedur itu sebagai pengingat bahwa tujuan penyelidikan bukan sekadar memperoleh jawaban, tetapi memastikan jawaban yang diperoleh dapat dipercaya. Maggie meminta tim menunda semua permintaan analisis tambahan sampai dasar hukumnya jelas.
Sore harinya, pengadilan memutuskan Idris dapat ditahan sementara dengan syarat yang ditetapkan hakim. Ia tidak dibebaskan, tetapi juga tidak ditahan tanpa batas. Kelly menyampaikan keputusan itu kepada CIA. Maggie memastikan tidak ada petugasnya yang menghubungi Idris tanpa persetujuan FBI dan pengacaranya.
Flak bertemu Naya di lorong. “Apa yang kau rasakan?”
“Lega karena prosesnya jelas. Khawatir karena kita masih belum tahu apa yang dia berikan kepada Tom.”
“Itu jawaban yang masuk akal.”
“Bagaimana denganmu?”
Flak tidak langsung menjawab. “Aku ingin Tom ditemukan. Aku ingin tahu mengapa dia melakukan semua ini. Tapi aku juga tahu keinginan itu bisa membuatku melihat apa yang tidak ada.”
Naya tidak menghiburnya dengan mengatakan bahwa ia akan baik-baik saja. Ia hanya berkata, “Kalau kau melihat sesuatu yang mengubah penilaianmu, beri tahu kami.”
“Aku akan melakukannya.”
Malam itu, Maggie mengirim laporan singkat kepada Grant dan Kelly. Di dalamnya ada tiga bagian: informasi yang dikonfirmasi; keterangan yang belum diverifikasi; dan pertanyaan yang masih terbuka. Ia meminta semua penerima menggunakan susunan yang sama jika meneruskan hasil. Dengan begitu, bagian yang belum diketahui tidak akan berubah menjadi kesimpulan saat melewati beberapa meja.
Naya membaca draf itu dan menyetujui susunannya. Ia menambahkan catatan bahwa status Naomi tidak boleh dicantumkan selain “belum tersedia untuk wawancara”, kecuali keluarga memberi izin. Grant menyetujui revisi tersebut.
Flak kembali memandang foto Tom, lalu mengalihkan tatapan. Selama bertahun-tahun ia membayangkan hari ketika orang itu muncul lagi. Dalam bayangannya, semua pertanyaan akan berakhir begitu mereka bertemu. Kini ia mengerti bahwa bahkan pengakuan Tom nanti tidak akan menjawab semua hal yang ditinggalkan perang dan kesalahan mereka sendiri.
Ia menghubungi Kay, mengatakan bahwa ia akan menghabiskan satu hari lagi di Washington. Kay menjawab bahwa jadwal konsultasinya tetap berjalan dan ia akan menghubunginya setelah selesai. Tidak ada tuntutan untuk memilih antara mereka. Mereka hanya menjaga janji kecil yang telah disepakati.
Sementara itu, Kelly memulai pemeriksaan terhadap jejak komunikasi Tom yang berasal dari sumber berbeda. Ia meminta agar tidak ada operasi dilakukan berdasarkan satu catatan yang belum terverifikasi. Maggie menguatkan permintaan itu. Penyelidikan bergerak lebih lambat daripada tuntutan publik, tetapi untuk pertama kalinya sejak serangan, tiap orang di ruangan itu tahu apa yang mereka ketahui dan apa yang belum mereka ketahui.
Di akhir rapat, Kelly membacakan isi pernyataan publik sebelum mengirimkannya. Kalimat itu tidak menyebut bahwa Idris bekerja sama, karena ia belum berjanji memberi keterangan lebih lanjut. Kalimat itu juga tidak menyangkal bahwa ia mengirim pesan. Isinya hanya menyebut bahwa penyelidikan berjalan dan penilaian atas tanggung jawab pidana akan dilakukan lewat proses hukum. Grant ingin menambah satu frasa tentang ancaman yang masih berlangsung, tetapi Maggie meminta sumbernya. Karena belum ada, frasa itu dihapus.
Flak menyimpan salinan pernyataan publik dan menandai setiap kata yang masih bersifat sementara. Ia tahu laporan itu akan dibaca orang yang ingin menemukan pengakuan atau pembebasan, padahal isinya hanya status penyelidikan. Menjelang malam, ia berbicara dengan Kay sesuai janji. Ia tidak membahas Idris atau Tom; ia hanya berkata hari itu berat dan ia masih berusaha menjaga pikirannya tetap jernih. Kay mendengarkan lalu bercerita tentang revisi disertasinya. Obrolan singkat tersebut membuatnya kembali mengingat hidup di luar ruang rapat.