Kelly meminta keterangan dari para staf yang memiliki akses terhadap jadwal Senator Chow. Ia melakukannya dalam sesi terpisah, dengan persetujuan dan pencatatan yang diwajibkan. Naya tidak hadir di ruang wawancara. Ia hanya menerima ringkasan yang boleh dibagikan, agar tidak mencemari ingatan saksi dengan interpretasi CIA.
Seorang staf mengatakan bahwa jadwal rapat berubah karena Senator Chow menunda pertemuan. Staf lain mengingat ada pesan singkat yang menyebut ruang lama, tetapi tidak tahu siapa yang menerima salinannya. Tidak ada seorang pun yang dapat memastikan bahwa Tom Norris menghubungi mereka. Keterangan-keterangan itu saling melengkapi di beberapa bagian dan bertentangan di bagian lain.
“Ini bukan berarti seseorang berbohong,” kata Kelly ketika mereka bertemu di ruang koordinasi. “Orang bisa mengingat waktu berbeda setelah hari yang buruk. Kita cocokkan dengan catatan, bukan memaksa ingatan mereka sesuai dugaan.”
Naya menyetujui. Ia menambahkan bahwa staf yang dibebaskan dari gedung belum menyatakan siap diwawancarai. Kelly telah meminta pengacaranya mengatur waktu jika perempuan itu sendiri menghendaki. Tak ada tekanan dari tim.
Di ruang analisis, William memperlihatkan tabel pembanding. Dua salinan pesan memiliki isi serupa tetapi jam berbeda. Salah satunya berasal dari cadangan otomatis, yang lain dari arsip kantor. Tim teknologi memastikan salah satu jam perangkat tertinggal. Mereka belum bisa memastikan kapan setiap salinan dibuat.
“Kesimpulan sementara: pesan tentang jadwal lama mungkin dikirim, tetapi waktunya tidak pasti,” kata William. “Kita tidak bisa menyatakan Idris memberi informasi setelah perubahan.”
“Juga tidak bisa menyatakan dia memberi sebelum perubahan,” kata Naya.
“Betul.”
Flak menatap tabel. “Apakah ada pesan yang menunjukkan dia tahu ada serangan?”
William menggeleng. “Tidak ada dalam bahan yang kami periksa.”
Jawaban itu tidak membebaskan Idris dari kemungkinan pelanggaran lain. Namun setidaknya mereka tidak memiliki bukti untuk menyebutnya bagian dari serangan. Kelly meminta pernyataan bersama agar tidak ada pihak yang menggambarkan hasil sementara sebagai pengakuan pembunuhan.
Grant menolak mengeluarkan pernyataan panjang. Ia khawatir informasi akan mengganggu langkah berikutnya. Maggie menyarankan satu kalimat yang hanya menjelaskan status: penyelidikan terus berjalan, dan belum ada penetapan keterlibatan Idris dalam pembunuhan Senator Chow. Grant menyetujui setelah Kelly memastikan kalimat itu tidak membahayakan proses FBI.
Naya diminta mengirim draf ke bagian komunikasi. Ia menolak menambahkan kata “jaringan” karena tidak ada fakta yang membenarkannya. Seorang pejabat bertanya apakah penghapusan itu membuat lembaga terlihat tidak siap. Naya menjawab bahwa kepastian palsu tidak akan membuat mereka tampak lebih siap.
Flak mendengarnya dari dekat pintu. “Kau sedang belajar membuat orang marah dengan cara yang benar.”
“Aku lebih suka membuat mereka memeriksa ulang.”
“Kadang itu sama.”
Pada sesi pemeriksaan berikutnya, seorang staf mengingat bahwa pesan jadwal disebarkan dalam grup kerja, tetapi ia tidak yakin apakah Idris termasuk penerimanya. Kelly tidak membacakan nama-nama anggota grup; ia hanya menanyakan apakah saksi bersedia memeriksa arsip yang ia miliki. Staf itu setuju setelah berbicara dengan atasannya. Ketika hasilnya tiba, arsip tersebut menunjukkan bahwa perubahan jadwal dikirim terpisah kepada beberapa orang. Belum ada bukti bahwa Tom menerima pembaruan itu.
Mereka bekerja sampai malam. Maggie menerima laporan bahwa kontak Tom dengan seorang perantara luar negeri sedang ditelusuri, namun hubungan tersebut belum terkonfirmasi. Ia tidak membagikan nama kepada seluruh tim. Hanya Kelly, Naya, dan Flak yang diberi tahu melalui saluran terbatas.
Flak tidak mengenal perantara itu. Ia juga tidak mengetahui apakah Tom masih memakai jaringan lama yang pernah ia temui. Ia menyampaikan batas tersebut dengan jujur. Maggie bertanya apakah ia bersedia membantu mengenali pola komunikasi, bukan menganalisis cara operasi. Flak setuju selama bahan yang diberikan telah dibersihkan dari informasi yang tidak relevan.
Sebelum pulang, Kelly menghubungi mereka. Ia baru menerima konfirmasi bahwa Idris mengenali Tom dari pertemuan beberapa tahun lalu, tetapi tidak bisa memberikan alamat atau identitas lain. “Dia mengatakan Tom meminta informasi umum tentang gedung dan jadwal. Kami belum dapat memverifikasi kapan permintaan itu dibuat.”
Naya menambahkan catatan pada laporan: kesaksian Idris, bukan fakta yang telah diverifikasi. “Kita perlu terus memisahkan sumber.”
Maggie setuju. Ia mengirim instruksi tertulis agar kutipan dari Idris tidak disebar sebagai fakta yang berdiri sendiri. Semua orang menerima salinannya.
Di rumah, Flak menelepon Kay pada waktu yang mereka sepakati. Ia menceritakan bahwa hari itu panjang, tetapi tidak membocorkan isi penyelidikan. Kay bertanya apakah ia sudah makan. Flak mengaku belum. Ia mendengar Kay menghela napas dan berjanji mencari sesuatu sebelum tidur.
“Jangan jadikan janji itu laporan resmi,” kata Kay.
“Aku akan membuktikannya.”
Ia memang membuat makan malam sederhana setelah panggilan berakhir. Tindakan kecil itu tidak menyelesaikan perkara atau mengubah masa lalu, tetapi mengingatkannya bahwa hidupnya tidak hanya berisi orang-orang yang ia curigai telah mengkhianatinya. Esok hari ia akan kembali bekerja, tetapi malam itu ia membiarkan pikirannya berhenti pada sesuatu yang masih dapat ia jaga.
Kelly mengingatkan tim agar tidak menghubungi saksi lewat akun pribadi. Semua permintaan harus melewati alamat resmi dan mencantumkan alasan pemeriksaan. Ia ingin para staf tahu mereka boleh meminta pendamping dan tidak diwajibkan menyetujui wawancara informal. Beberapa orang mungkin akan menolak. Itu tidak boleh dianggap tanda bersalah. Naya mendukung aturan itu, lalu meminta agar setiap laporan mencantumkan saksi yang belum sempat diwawancarai agar kekosongan tidak disalahpahami sebagai penolakan.
Sebelum pulang, Kelly menelepon atasan kantor kongres untuk memastikan para staf mendapat dukungan hukum dan psikologis bila mereka menginginkannya. Ia tidak meminta nama orang yang menerima bantuan. Naya melihat Kelly menutup telepon dengan wajah lelah. “Pekerjaan kita sering mengubah jadwal orang lain tanpa bertanya,” katanya. “Setidaknya untuk hal ini, mereka harus punya pilihan.” Naya mencatat kebijakan itu sebagai bagian dari rencana perlindungan saksi.
Kelly menambahkan pengingat itu pada agenda pagi berikutnya. Tidak seorang pun boleh menafsirkan jeda saksi sebagai bukti bahwa mereka menyembunyikan sesuatu.
Maggie menambahkan satu baris pada kronologi: keterangan saksi masih menunggu verifikasi. Baris itu mencegah kekosongan data berubah menjadi kepastian.