Syifa datang kepada Lestari membawa dua hal yang berbeda. Pada bagian pertama ada pesan yang diterima toko dari Reno dan tambahan keterangan foto yang disampaikan Athar. Pada bagian lain terdapat catatan pemindahan uang dari rekening Ryan beserta rincian yang sudah dibicarakan dalam pemeriksaan.
Lestari membaca pesan kepada toko lebih dahulu. Pengirim menyebut pinjaman Sherly, tetapi tidak menyertakan rincian yang cukup untuk menjadikan usaha Syifa pihak yang wajib membayar. Nama Ryan di dalam pesan juga tidak mengubah siapa yang memiliki toko.
'Jadi saya tidak perlu mencari tahu semua utangnya?' tanya Syifa.
'Untuk menentukan kewajiban usaha Ibu, kita periksa apa yang benar-benar berkaitan. Kalau ada ancaman atau tuntutan kepada Sherly, itu urusan yang perlu ditangani dengan keterangannya sendiri.'
Syifa mengangguk. Ia tidak ingin Lestari sekaligus menjadi tempat setiap orang mengatur masalah yang kepentingannya bisa bertentangan. Foto dan pesan disimpan sebagai keterangan yang telah diterima, bukan dicampurkan ke bukti bahwa uang toko digunakan untuk sesuatu yang belum terbukti.
Setelah itu ia membuka catatan rekening.
Dua belas juta dipindahkan dari saldo pribadi Ryan sebelum perjalanan. Lima juta kemudian digunakan untuk vila dan keperluan perjalanan, sementara tujuh juta tetap berada dalam simpanannya. Angka tersebut telah diperlihatkan kepada Ryan. Yang kini perlu diputuskan bukan lagi apakah ia berani mengakuinya, melainkan bagaimana ia sungguh menyelesaikan.
Syifa mengatakan ingin mengembalikan seluruh dua belas juta. Ia tidak akan mengurangi lima juta dengan alasan Ryan juga menikmati perjalanan. Kesepakatan mengenai biaya itu tidak pernah dibuat dengan cara yang dapat dianggap sama dengan tindakannya memindahkan uang.
Lestari menanyakan asal kekurangan yang akan ditambahkan. Syifa memperlihatkan simpanan pribadinya dan catatan yang dapat digunakan untuk mencocokkan. Lima juta tambahan tidak diambil dari pembayaran pelanggan atau dana belanja persediaan.
'Kalau saya mengembalikan ini, pemeriksaan toko tetap diteruskan?' tanyanya.
'Iya. Jangan menulisnya sebagai pembayaran kewajiban Ryan kepada toko. Itu hal yang berbeda.'
Syifa mencatat kalimat tersebut. Ia memahami bahwa pengembalian tidak akan membuat tindakannya seolah tidak pernah terjadi. Ia hanya tidak ingin terus memegang uang itu sambil meminta setiap orang lain menjawab pertanyaannya dengan bukti.
Mereka menyiapkan keterangan yang dapat dibaca Ryan. Jumlah awal, bagian yang dipakai, dan sumber pengembalian disebut dengan jelas. Tidak ada kalimat yang menyatakan Ryan telah melepaskan seluruh pertanyaan mengenai pengeluaran toko setelah menerima dana pribadi tersebut.
Siang hari, Syifa menghubungi suaminya dan meminta bertemu sebentar sesudah pekerjaan yang sedang diurus selesai. Ia tidak menelepon sambil memerintahkan pegawai menahan seseorang di depan meja.
Ryan datang ke ruang belakang dengan wajah berjaga-jaga. Ia tampak mengira ada bukti baru mengenai Sherly yang hendak dibicarakan.
'Aku mau mengembalikan dua belas juta yang kupindahkan,' kata Syifa.
'Seluruhnya?'
'Iya. Tujuh juta yang masih ada dan lima juta dari uangku sendiri.'
Ryan membaca keterangannya. Ia menanyakan apakah Syifa melakukan itu karena kini mengetahui ada bagian dana usaha yang masih perlu dijelaskannya. Perempuan itu mengatakan persoalan tersebut membuatnya menyadari ia tidak dapat menuntut semua tindakan orang lain diperiksa sementara bagiannya dibiarkan tanpa penyelesaian.
'Bukan berarti yang di toko selesai?' tanyanya.
'Bukan. Ini tidak dipakai untuk mengurangi hitungan itu.'
Ryan meletakkan kertas. Ia mengatakan semula mengira Syifa akan menyebut setengah saldo sebagai sesuatu yang boleh diambil karena dirinya telah berselingkuh. Perempuan itu tidak mencari alasan tambahan untuk membuat dugaan tersebut benar.
'Aku mengambil keputusan saat marah,' katanya. 'Aku tidak ingin terus mempertahankannya hanya supaya tidak terlihat salah.'
Mereka memastikan rekening pribadi yang akan menerima dan keterangan yang menyertai. Syifa lalu melakukan pemindahan dua belas juta dari dana yang telah disiapkan. Setelah proses selesai, ia menunggu Ryan memeriksa penerimaan pada rekeningnya sendiri.
Lelaki itu melihat layar, kemudian mencocokkan jumlah. Dana telah masuk. Ia menyatakan penerimaan tersebut dan menyimpan bukti yang diberikan, sementara Syifa mencatat tanggal pengembalian pada keterangannya.
Hadi sempat masuk menanyakan apakah bukti itu harus dimasukkan ke penerimaan usaha hari tersebut. Syifa menjelaskan bahwa dana dikembalikan kepada rekening pribadi Ryan. Pegawai senior itu mengangguk, lalu membawa buku kas toko kembali tanpa menambahkan jumlah yang tidak menjadi penerimaannya.
Tidak ada angka yang ditulis sebagai cicilan pertama restitusi toko. Belum ada hasil final pemeriksaan untuk kewajiban yang sedang dicocokkan, dan pengembalian oleh Syifa tidak dipakai mendahului keputusan tersebut.
Ryan duduk lebih lama setelah urusan selesai.
'Kamu sekarang bisa bilang tidak punya salah lagi?'
Syifa menggeleng. 'Aku tidak bilang begitu.'
'Terus apa yang kamu harapkan dariku?'
'Untuk yang ini, mengakui sudah menerima. Untuk yang lain, kita lanjutkan pemeriksaannya.'
Ryan menatap bukti yang baru disimpan. Ia tidak mengucapkan terima kasih dengan wajah lega seperti yang mungkin dahulu diharapkan Syifa. Perempuan itu membiarkan ketidaknyamanan tersebut berada pada tempatnya. Uang kembali bukan pertunjukan untuk memperoleh pujian.
Sebelum Ryan pergi, ia menanyakan pesan Reno yang diterima toko. Syifa menunjukkan urutan yang sudah dibaca Hadi, tanpa menambahkan semua dugaan dari foto. Ryan mengakui nama tersebut belum pernah dijelaskan Sherly kepadanya.
'Aku perlu menanyakan sendiri,' katanya.
'Kamu bisa menghubunginya. Tapi kalau perlu bertemu, jangan menganggap batas yang kita sepakati berubah begitu saja.'
Ryan mengangguk. Ia akan menanyakan melalui telepon lebih dahulu dan membicarakan kebutuhan pertemuan jika keterangannya tidak dapat diselesaikan begitu. Syifa tidak menjanjikan akan mengurus pinjaman Sherly atau membayar agar nama tokonya tidak disebut.
Sesudah suaminya pergi, ia memasukkan bukti pengembalian ke bagian pribadi. Map mengenai usaha tetap terpisah di meja Hadi. Ia kemudian menelepon Lestari untuk memberi kabar bahwa dana telah diterima sesuai jumlah yang dibicarakan.
Di rumah malam itu, ia membuka catatan pengeluaran pribadinya. Lima juta telah benar-benar keluar dari simpanannya sendiri. Ia menulisnya tanpa memindahkan angka tersebut ke biaya toko, lalu menutup buku. Tindakan yang dahulu dianggap bagian dari kemenangan kini harus dibayar dengan dana yang memang berhak diputuskannya.