Ryan datang membawa map yang tidak seluruh isinya tersusun. Syifa sudah duduk di ruang yang disiapkan Lestari bersama Hadi. Pada pertemuan sebelumnya mereka menyepakati perlunya orang yang dapat memeriksa pembukuan lebih teliti. Kini pemeriksa itu membuka daftar kerja dan menanyakan berkas yang memang sudah tersedia.
Biaya serta ruang pemeriksaan telah dijelaskan sebelum Syifa menyetujui. Orang tersebut tidak datang untuk memberikan kemenangan kepada salah satu pihak, melainkan mencocokkan catatan dengan bukti yang dapat diperlihatkan. Lestari tetap membedakan pekerjaan itu dari pendampingannya terhadap gugatan.
Ryan meletakkan map di meja.
'Ini yang selama ini dipakai,' katanya.
Hadi memisahkan satu halaman yang terselip dari catatan pesanan. Ia meminta izin menjelaskan sebelum orang lain mengira angka pada halaman tersebut merupakan pemasukan yang belum dicatat. Barangnya baru dipesan, dan uang muka pelanggan berada pada catatan berbeda.
Syifa memperhatikan ketika tiga kelompok dibuat. Catatan usaha dan pesanan berada pada satu bagian. Pengeluaran yang disebut Ryan sebagai kebutuhan pribadi ditempatkan terpisah. Bukti pemindahan uang dari rekening pribadinya ke rekening Syifa berada pada bagian lain lagi.
Tidak semua kertas langsung dapat dikelompokkan. Ada bukti yang keterangannya terlalu singkat dan harus ditanyakan kepada orang yang membuatnya. Pemeriksa mencatat pertanyaan, bukannya memberi tanda bahwa seluruh jumlah tersebut pasti disalahgunakan.
Ryan tampak sedikit lebih tenang sampai bukti belanja yang tidak berkaitan dengan barang toko dibuka.
'Itu waktu ada keperluan keluarga,' katanya.
'Yang perlu kami pastikan, dibayar dari uang yang mana,' jawab pemeriksa.
Ryan menunjukkan sebuah catatan. Angka pada catatan itu sesuai dengan bukti pembayaran, tetapi tidak disertai keterangan mengapa uang usaha dipakai. Ia mengatakan dahulu hendak menggantinya setelah menerima pemasukan lain.
Syifa menatap halaman tersebut. Ia hampir langsung bertanya keperluan keluarga siapa. Lestari memintanya membiarkan keterangan dicatat lebih dahulu agar pembicaraan tidak berakhir dengan bukti yang kembali dibawa pulang tanpa pemeriksaan.
Mereka menelusuri beberapa transaksi. Ada pengambilan yang mempunyai dasar pembayaran kerja Ryan dan dapat dicocokkan. Ada penggantian biaya operasional dengan bukti yang sesuai. Ada pula uang yang telah digunakan untuk kepentingan pribadi tanpa dasar pengeluaran usaha yang dapat ditunjukkan saat itu.
Bagian terakhir belum dijumlahkan sebagai keputusan final. Bukti lain masih perlu dicari, dan Ryan diberi kesempatan menerangkan keterangan yang hilang. Ia tidak dapat menghapus pertanyaan hanya dengan menyebut sudah lama mengelola toko.
Hadi menjelaskan batas yang diketahuinya. Ia mencatat penerimaan dan membantu urusan barang, tetapi tidak selalu berada ketika Ryan mengambil keputusan pribadi. Ia tidak mengatakan melihat uang diberikan kepada Sherly jika yang dimilikinya hanya catatan pengambilan.
Syifa merasa dadanya sesak ketika menyadari berapa banyak ruang kosong yang dahulu ditutup oleh kepercayaannya. Namun ruang kosong itu juga tidak boleh diisi dengan setiap dugaan yang kini membuatnya marah.
Pada tumpukan pribadi, saldo rekening Ryan sebelum pemindahan oleh Syifa dicocokkan. Dua puluh empat juta rupiah tercantum sebelum setengahnya beralih. Ryan melihat keterangan tersebut, lalu menatap istrinya.
'Kamu mengambil dua belas juta.'
Syifa mengangguk. Ia sudah menyampaikan hal itu kepada Lestari, tetapi mendengarnya disebut di depan Ryan tetap membuat tangannya terasa dingin.
'Sebagian kupakai untuk perjalanan kita.'
'Berapa?'
'Lima juta untuk vila dan keperluan perjalanan. Sisanya tujuh juta masih ada.'
Ryan bersandar. Ia mengatakan perempuan itu sibuk menanyakan uang usaha, sementara dirinya sendiri memindahkan uang yang bukan berada dalam rekeningnya. Syifa tidak menyangkal tindakannya dengan mengulang pengkhianatan Ryan.
'Aku akan menyelesaikan yang itu dengan jelas,' katanya.
Lestari meminta pembahasan tidak menggabungkan dua tumpukan yang berasal dari dasar berbeda. Pengeluaran toko masih harus dicocokkan. Pemindahan oleh Syifa juga harus diselesaikan tersendiri. Satu kesalahan tidak otomatis membuat pertanyaan mengenai bagian lain menghilang.
Pemeriksa meminta bukti asal pemasukan pribadi Ryan untuk bagian yang relevan. Saldo dua puluh empat juta tidak boleh tiba-tiba disebut seluruhnya uang toko hanya karena Syifa marah. Sebaliknya, pengambilan dari kas usaha tidak dapat dianggap sah hanya karena pernah dikelola oleh suaminya.
Ryan membaca daftar yang diminta. Ia menemukan satu keterangan pembayaran kerja yang masih disimpan pada berkas di toko. Hadi mencatat tempat mencarinya, lalu meminta salinannya dicocokkan sebelum pertemuan berikut.
Menjelang siang, mereka berhenti untuk memberi waktu pemeriksa merangkum yang sudah ditemukan. Syifa keluar sebentar mengambil air. Ryan menyusul dan berdiri pada sisi yang berbeda dekat pintu.
'Kamu mau semua orang tahu aku begini?'
'Orang yang membantu memeriksa perlu tahu keterangannya. Aku tidak memanggil tetangga.'
'Rasanya tetap sama.'
'Bagiku tidak sama.'
Ryan menatap lantai. Syifa tidak menjelaskan lagi kunjungan kerabat atau cerita dipaksa menikah yang sudah dibetulkan. Ia ingin pertemuan tersebut selesai dengan pekerjaan yang dapat diteruskan.
Setelah kembali, Lestari menanyakan apakah keduanya memahami bahwa belum ada pemindahan bangunan atau usaha. Ryan mengatakan ia telah memenuhi banyak syarat. Perempuan itu meminta ia memisahkan hal tersebut dari pertanyaan mengenai apa yang sebenarnya dijanjikan.
Syifa menyetujui waktu untuk pembahasan khusus perjanjian. Ryan belum menyukai pilihan itu, tetapi bersedia datang dengan pertanyaannya sendiri. Ia juga menerima daftar bukti tambahan untuk urusan keuangan, bukan menandatanganinya sebagai jumlah utang yang sudah final.
Hadi mengumpulkan catatan kerja yang masih diperlukan di toko. Salinan yang ditinggalkan dicatat supaya berkas asli tidak berpindah tanpa diketahui tempatnya. Syifa memastikan bukti transfer pribadinya tidak masuk ke map pesanan pelanggan.
Ketika meninggalkan ruangan, ia membawa daftar yang lebih panjang daripada saat datang. Namun kali ini ia mengetahui mana yang harus dijawab Ryan, mana yang harus ia selesaikan sendiri, dan mana yang masih memerlukan pemeriksaan orang lain.
Di halaman, Ryan membuka kendaraan tanpa mengajaknya membicarakan siapa yang paling dirugikan. Syifa menyimpan map sebelum duduk. Mereka akan kembali ke toko untuk mengambil berkas yang belum lengkap. Tidak ada satu angka besar yang dapat dipakai mengakhiri semuanya hari itu, tetapi beberapa kalimat yang selama ini menyembunyikan persoalan akhirnya harus diberi bukti.