Cinta menyusun catatan di meja: biaya, jarak ke tempat kerja, barang yang perlu diperbaiki, serta perasaannya ketika berada di kedua tempat. Apartemen lama masih miliknya, tetapi kembali berarti tinggal di alamat yang Daniel sudah tahu dan menghadapi ruangan yang menyimpan ingatan tentang penyerbuan. Unit sementara lebih kecil dan lebih mahal jika diperpanjang, tetapi ia dapat membayar sewanya dengan penghasilannya sendiri untuk beberapa waktu.
Ia menghubungi pengelola unit sementara dan bertanya apakah masa tinggal dapat diperpanjang satu bulan. Ia meminta biaya total dan tenggat keputusan tertulis. Pengelola membalas bahwa perpanjangan bisa dilakukan dengan jumlah yang disebutkan. Cinta menghitung ulang anggaran, termasuk dana darurat. Ia tidak ingin meminta Patrick membayar atau menggunakan bantuan Daniel untuk menentukan pilihannya.
Ia menelepon pengacara untuk memahami biaya yang mungkin muncul dari apartemen lama dan apakah ada tenggat untuk kembali. Pengacara menjelaskan hal administratif tanpa menyarankan tempat tinggal. Cinta bertanya apakah ia harus membuat keputusan permanen minggu itu. Jawabannya tidak. Ia bisa menimbang dengan tenang dan memastikan kontrak unit sementara masih berlaku.
Anna datang pada malam hari. Mereka makan bersama dan melihat daftar. Cinta berkata ia cenderung memperpanjang tempat sementara karena belum merasa nyaman kembali ke alamat lama. Anna bertanya apakah itu keputusan yang ia inginkan atau hanya keputusan yang lebih mudah. Cinta menjawab ia memilihnya karena masih ingin ruang untuk menilai kondisi dan tidak ingin terburu-buru memaksa diri.
Anna mengingatkan bahwa tinggal sementara tetap punya biaya dan Cinta perlu memastikan ia sanggup. Cinta menunjukkan perhitungannya. Ia sudah memasukkan biaya itu dan masih memiliki simpanan. Jika kemudian perlu pindah, ia bisa meninjau ulang. Pilihan tersebut bukan janji untuk tinggal selamanya.
***
Keesokan paginya, Cinta menelepon pengelola apartemen lamanya dan meminta penjelasan soal perbaikan yang tersisa. Ia ingin tahu jadwal realistis dan siapa yang akan menghubunginya. Pengelola memberi kabar bahwa beberapa barang telah diperbaiki, sementara yang lain menunggu penanganan. Cinta meminta pembaruan tertulis dan menyatakan ia belum memutuskan untuk kembali.
Ia juga mengirim pesan kepada pengacara bahwa ia akan memperpanjang tempat sementara untuk satu bulan dan membiarkan apartemen lama tetap kosong sampai ia menilai kembali. Pengacara mengonfirmasi bahwa pilihan itu dicatat. Cinta tidak meminta opini dari Charles atau Patrick. Ia ingin keputusan rumah tetap berlandaskan kebutuhan dan kemampuannya sendiri.
Ia membaca draf perpanjangan kontrak unit sementara. Jumlahnya sesuai informasi yang ia terima. Ia mengecek tanggal dan tanggung jawabnya, lalu membayar dengan dana miliknya. Setelah menerima tanda terima, ia menyimpan dokumen dan merasa lega. Ia tidak menerima tempat tinggal sebagai hadiah dari seseorang yang mengharapkan kedekatan.
Sore itu, ia membuka kotak dokumen dari apartemen lama dan mengembalikan kertas kerja ke map. Ia meletakkannya di rak unit sementara. Ia menyadari rumah bisa menjadi ruang yang ia pilih untuk saat ini meski belum memutuskan masa depan. Ia tidak harus tinggal di alamat lama demi membuktikan keberanian atau meninggalkan semuanya untuk membuktikan bahwa ia sudah pulih.
Malamnya, ia berjalan sebentar di sekitar unit sementara. Ia mengenal toko, jalan, dan waktu yang nyaman untuk pulang. Ia merasa tempat itu memberinya ruang menulis. Ia belum menghapus apartemen lamanya dari hidupnya; ia hanya memilih untuk tidak tinggal di sana sekarang.
Ia menelepon pengelola unit sementara untuk meminta biaya perpanjangan. Pengelola menjelaskan bahwa ia dapat tinggal satu bulan lagi dengan pembayaran yang telah disepakati. Cinta meminta jumlah itu dikirim tertulis. Ia lalu memeriksa rekening dan mencocokkan sewa, biaya kerja, makanan, dan dana darurat. Ia tidak memasukkan uang dari Daniel atau tawaran Patrick.
Cinta mengirim pesan kepada pengacara untuk menanyakan apakah ada tenggat ia harus kembali ke apartemen lama. Pengacara menjelaskan bahwa keputusan tempat tinggal pribadi ada pada Cinta dan tidak ada keharusan untuk kembali segera. Ia dapat meninjau ulang ketika perbaikan selesai. Cinta menyimpan jawaban itu.
Ia menulis perbandingan dua pilihan. Kembali berarti ia berada di ruang yang dikenal dan tidak membayar sewa ganda, tetapi alamat itu telah ditemukan Daniel dan ingatan malam tersebut masih kuat. Bertahan sementara berarti biaya lebih tinggi dan ruang lebih kecil, tetapi ia bisa bekerja dan tidur tanpa memaksa dirinya menghadapi semua ruangan. Ia menilai berdasarkan kondisi sekarang, bukan apa yang seharusnya ia lakukan.
***
Anna datang setelah diundang. Cinta menunjukkan perhitungan dan menjelaskan bahwa ia condong memperpanjang satu bulan. Anna bertanya apakah ia ingin mendengar pendapatnya. Cinta menjawab boleh, tapi bukan untuk mengambil keputusan. Anna berkata ia akan memilih biaya yang sanggup dibayar dan tempat yang membuatnya dapat beristirahat, dan bahwa Cinta tampaknya telah memeriksa keduanya.
Cinta menghitung biaya tambahan sekali lagi. Jumlahnya dapat ditanggung tanpa mengandalkan orang lain. Ia akan mengurangi beberapa pembelian dan menunda mengganti meja, tetapi penghasilannya tetap cukup. Ia merasa pilihan itu bukan pelarian; ia hanya memberi dirinya waktu sambil menunggu perbaikan dan menilai kembali rasa aman.
Ia mengirim permintaan perpanjangan kepada pengelola unit sementara dan meminta konfirmasi tertulis. Setelah menerima, ia memeriksa tanggal serta biaya. Ia membayar dari rekeningnya sendiri dan menyimpan tanda terima. Ia tidak meminta Patrick menjadi penjamin, membayar, atau memberi kunci.
Malamnya, Cinta merasa lega karena keputusan dibuat dengan data dan keinginannya. Ia tidak harus menyebut tempat sementara sebagai rumah selamanya. Ia hanya memilih tinggal di sana satu bulan lagi dan meninjau ulang nanti.
Cinta meninjau biaya sewa sementara bersama pengeluaran bulanannya. Ia juga menghitung bahwa kembali ke apartemen lama akan menghemat uang, tetapi biaya bukan satu-satunya pertimbangan. Ia ingin bisa tidur dan bekerja. Ia memutuskan bahwa membayar satu bulan lagi dari tabungannya adalah pilihan yang masuk akal, selama ia tetap menyisakan dana darurat.
Ia tidak meminjam dari Patrick atau meminta Daniel membayar tempat tinggalnya. Ia ingin setiap biaya yang terkait keputusan tinggal tetap transparan baginya. Jika perlu mengajukan penggantian atas barang rusak, itu urusan terpisah dan tidak menentukan rumah yang ia tempati.