Pengelola membuka apartemen pada waktu yang disepakati. Cinta masuk lebih dulu, Anna berjalan di belakangnya. Ruangan sudah dibersihkan dari pecahan dan barang yang rusak berat, tetapi beberapa bekas masih tampak. Sebuah kaki meja bengkok, cat dekat dinding tergores, dan rak yang pernah jatuh belum diganti. Cinta tidak menyentuh apa pun sebelum memotret kondisi yang ingin ia catat.
Ia bertanya kepada pengelola mana kerusakan yang sudah didokumentasikan dan mana yang masih perlu ia sampaikan. Pengelola menunjukkan daftar yang telah dibuat. Cinta membandingkan daftar itu dengan fotonya sendiri dan menandai satu bagian yang belum tercatat. Ia meminta agar ditambahkan. Pengelola setuju memeriksanya kembali, tanpa berjanji soal waktu perbaikan.
Anna berdiri di dekat pintu dan menunggu. Cinta memintanya membantu memegang daftar, bukan mengambil gambar atau membuka lemari. Mereka memeriksa ruangan bersama. Di kamar, Cinta berhenti di depan tempat tidurnya dan teringat malam ketika ia berlari keluar. Ia memejamkan mata sejenak, lalu memilih melanjutkan. Ia tidak harus membuktikan bahwa dirinya tidak takut.
Ia membuka lemari untuk melihat apakah ada barang tertinggal. Beberapa pakaian sudah diambil, tetapi satu kotak berisi dokumen kerja masih ada di sudut. Ia memutuskan membawa kotak itu hari ini. Anna bertanya apakah ia ingin membawanya sendiri atau meminta bantuan pengelola. Cinta memilih meminta troli, lalu membawa kotak dengan Anna. Mereka tidak perlu menunggu Patrick.
Pengelola menunjukkan kunci baru dan menjelaskan bahwa salinan lama sudah tidak berfungsi. Ia juga menerangkan aturan akses ke unit serta jam layanan jika ada masalah dengan pintu. Cinta mencatat informasi itu dan meminta salinan tertulis. Ia tidak menganggap penggantian kunci menjamin Daniel tidak akan datang lagi; ia hanya memastikan akses lama sudah dihentikan dan ia tahu jalur meminta bantuan.
***
Di ruang tengah, Cinta berdiri di tempat meja pernah berada. Ia membayangkan kembali tinggal di sana, tetapi pikirannya langsung kembali pada alamat yang telah diketahui Daniel. Kunci baru mengurangi risiko masuk tanpa izin memakai kunci lama, tetapi tidak menghapus kemungkinan ia melihat atau mengingat tempat itu. Ia tidak ingin memaksa dirinya merasa aman hanya karena ada perubahan praktis.
Anna bertanya apa yang ia rasakan. Cinta menjawab ia bisa membayangkan kembali, tetapi tubuhnya masih tegang. Ia juga tahu tempat itu dekat dengan pekerjaannya dan telah ia tata selama bertahun-tahun. Anna berkata ia tidak harus memberi jawaban sekarang. Cinta berterima kasih. Mereka keluar setelah memeriksa daftar terakhir.
Sebelum meninggalkan gedung, Cinta memastikan kotak dokumen berada di kendaraan. Ia mengirim pesan kepada pengacara bahwa inspeksi selesai dan meminta salinan catatan pengelola. Tidak ada pertemuan dengan Daniel, dan tidak ada percakapan yang perlu ia ulangi. Perjalanan pulang terasa lebih ringan daripada perjalanan datang, meski pikirannya masih penuh.
Di unit sementara, Cinta meletakkan kotak di meja dan membuka jendela. Ia duduk bersama Anna sambil membicarakan apa yang mereka lihat. Anna tidak mengatakan Cinta harus kembali atau harus pindah. Cinta menulis pro dan kontra yang nyata, bukan untuk memenangkan satu pilihan, melainkan agar ia dapat menilai apa yang dibutuhkan.
Di ruang tengah, Cinta memperhatikan bekas di dinding dan posisi meja. Ada noda yang sudah dibersihkan, tetapi catnya masih berbeda warna. Pengelola mencatat bagian yang belum selesai. Cinta bertanya apakah perbaikan memerlukan dirinya tinggal di unit. Jawabannya tidak; ia dapat menunggu kabar dan menentukan tempat tinggal terpisah.
Ia menguji kunci baru sendiri. Kunci masuk dan berputar lancar. Pengelola memastikan kunci lama sudah tidak membuka pintu. Cinta menyimpan satu kunci di tas dan bertanya bagaimana ia dapat meminta penggantian jika kunci hilang. Ia mencatat prosedur yang dijelaskan. Ia tidak menyimpan salinan pada Patrick atau meminta ia menjaganya.
Cinta berjalan ke kamar. Ruang itu terasa lebih kecil daripada yang ia ingat. Ia melihat tempat barang-barangnya dulu dan merasakan dada mengencang. Anna bertanya apakah ia ingin jeda. Cinta mengangguk dan keluar ke koridor. Ia minum air dan menunggu sampai tubuhnya lebih tenang.
Ia tidak menganggap jeda itu sebagai tanda ia gagal kembali. Ia juga tidak memaksa dirinya melanjutkan inspeksi. Setelah beberapa menit, ia memilih masuk lagi untuk memeriksa kotak dokumen, lalu menyelesaikan daftar. Ia memotret kondisi yang belum tercatat dan mengirimkannya kepada pengelola melalui jalur resmi.
***
Sebelum pulang, Cinta berdiri dekat pintu. Ia mencoba membayangkan tidur di kamar itu malam ini. Bayangan tersebut terasa terlalu cepat. Ia ingin kembali suatu hari mungkin, tetapi belum. Anna tidak bertanya apa jawabannya; ia menunggu sampai Cinta sendiri berkata bahwa inspeksi cukup.
Mereka membawa satu kotak dokumen dan mengunci pintu. Cinta menguji kunci sekali lagi, menyerahkan catatan kerusakan kepada pengelola, lalu pergi. Di kendaraan, ia mengirim pesan kepada pengacara bahwa akses telah diganti dan inspeksi selesai. Ia menyebut belum membuat keputusan tinggal.
Perjalanan pulang terasa penuh pikiran. Ia tidak merasakan lega sepenuhnya, juga tidak panik. Ia telah melihat unit itu dengan mata sendiri dan mendapat informasi praktis. Sekarang ia bisa membandingkan keadaan nyata, bukan hanya ingatan malam penyerbuan.
Cinta bertanya kepada pengelola berapa lama perbaikan tersisa dan apakah ia perlu berada di unit saat pekerjaan dilakukan. Jawabannya, beberapa hal masih menunggu jadwal dan ia tidak harus hadir selama akses disepakati. Cinta meminta pemberitahuan terlebih dahulu sebelum siapa pun masuk. Ia tidak menyebut hal itu sebagai sistem keamanan, hanya aturan akses yang ia inginkan sebagai penghuni.
Ia memeriksa pintu, jendela, dan daftar kerusakan tanpa mengutak-atik alat atau mencoba memperbaiki sendiri. Ia mencatat satu barang yang masih belum diterima dan meminta pengelola mengonfirmasi. Anna menunggu saat Cinta menulis, lalu membantunya membawa kotak setelah diminta.
Di dalam kendaraan, Cinta berkata ia masih tidak nyaman tinggal kembali sekarang. Anna menjawab bahwa ia tidak perlu menyimpulkan lebih jauh hari itu. Mereka membawa dokumen ke unit sementara dan meletakkannya di rak.