Pengacara mengirim kabar bahwa pemeriksaan kerusakan di apartemen lama sudah selesai. Pengelola juga mengganti kunci setelah Cinta meminta agar akses lama tidak lagi dipakai. Tidak ada sistem baru atau penjagaan khusus; hanya kunci yang diganti dan aturan kunjungan yang ditegaskan. Pengelola menyampaikan bahwa ia dapat mengatur waktu untuk melihat kondisi unit sebelum menentukan langkah berikutnya.
Cinta membaca pesan itu di meja kerja. Ia tidak merasa harus segera kembali hanya karena kunci telah diganti. Daniel sudah mengetahui alamatnya, dan perubahan kunci tidak mengubah fakta tersebut. Namun ia ingin melihat sendiri keadaan apartemen, memastikan barang-barang yang tersisa, dan mempertimbangkan apakah tinggal di sana masih mungkin baginya.
Ia menghubungi pengacara dan menanyakan apakah Daniel akan hadir. Jawabannya: tidak ada pertemuan dengan Daniel yang dijadwalkan, dan inspeksi hanya melibatkan pihak yang mengurus unit. Cinta meminta semua rincian tertulis, termasuk waktu dan siapa yang akan membuka pintu. Ia tidak ingin ada orang muncul tanpa pemberitahuan.
Anna datang malam itu setelah Cinta mengundangnya. Cinta menjelaskan bahwa ia ingin melihat apartemen lama sekali lagi dan bertanya apakah Anna bersedia menemaninya. Anna bertanya apakah Cinta ingin ia memberi pendapat atau hanya berada di sana. Cinta menjawab ia ingin ditemani dan dibantu membuat daftar, tetapi keputusan tentang tempat tinggal tetap akan ia ambil sendiri. Anna menyetujui.
Mereka menyiapkan daftar hal yang perlu diperiksa: kerusakan yang belum diperbaiki, barang yang masih tertinggal, kondisi pintu dan jendela, serta biaya yang akan timbul jika Cinta kembali. Anna tidak menambahkan daftar keamanan teknis yang tak bisa mereka pastikan. Jika ada pertanyaan tentang akses atau perbaikan, mereka akan bertanya kepada pengelola.
***
Keesokan siangnya, Cinta membaca pesan konfirmasi sekali lagi. Ia meminta waktu kedatangan yang cukup agar ia tidak menunggu lama. Ia memilih membawa Anna dan tidak memberi tahu Patrick karena tidak membutuhkan pendamping lain. Pengacara mengonfirmasi jadwal dan menegaskan tidak ada kontak langsung dengan Daniel.
Cinta memasukkan kunci baru yang diberikan pengelola ke dalam tas, bersama daftar dan ponsel. Ia tidak membawa semua dokumen perkara. Ia hanya ingin melihat unit dan mencatat hal praktis. Sebelum keluar, ia bertanya pada dirinya apakah ia siap masuk. Ia merasa tegang, tetapi ingin pergi. Ia masih bisa membatalkan jika berubah pikiran.
Anna tiba tepat waktu. Mereka berangkat bersama, dan Cinta yang menentukan rute. Dalam perjalanan, Anna tidak berusaha menghibur dengan kata-kata besar. Ia bertanya apakah Cinta ingin berbicara atau diam. Cinta memilih diam sampai mereka dekat. Ketika kendaraan berhenti, ia menarik napas dan mengingat bahwa ia akan memeriksa ruang, bukan kembali ke pernikahan lamanya.
Di depan gedung, ia memastikan jadwal dengan pengelola lewat pesan. Tidak ada orang lain menunggu. Cinta memegang kunci baru di telapak tangannya dan melihat pintu yang beberapa minggu lalu menjadi tempat Daniel masuk tanpa izin. Ia belum tahu apakah akan kembali tinggal di sana. Hari itu ia hanya ingin melihat dan memutuskan langkah berikutnya setelah punya informasi.
Cinta membalas bahwa ia bersedia datang, tetapi hanya jika jadwal dan orang yang membuka pintu dikonfirmasi. Ia meminta pengelola memastikan Daniel tidak hadir dan tidak menerima pemberitahuan tentang waktu kunjungan. Pengacara menyampaikan bahwa jadwal bersifat administratif dan Cinta tidak perlu berbicara dengan Daniel untuk memeriksa unit.
Ia bertanya apakah kunci baru sudah dipasang dan apakah kunci lama benar-benar tidak berfungsi. Pengelola menjawab penggantian kunci telah dilakukan dan ia akan menerima kunci baru saat datang. Tidak ada klaim bahwa perubahan itu dapat mencegah Daniel mendatangi alamat tersebut. Cinta mengerti perbedaannya: pintu kini tidak terbuka dengan kunci lama, tetapi Daniel masih tahu lokasi.
Ia memasukkan pertanyaan tentang kerusakan ke daftar. Ia ingin tahu bagian mana sudah dibersihkan, apa yang perlu ia laporkan, dan kapan keputusan tinggal perlu dibuat. Pengelola mengatakan ia dapat mengambil waktu untuk mempertimbangkan. Cinta mengucapkan terima kasih. Ia merasa lebih nyaman ketika tidak ada tuntutan untuk langsung kembali.
Anna mengingatkan Cinta bahwa ia bisa membatalkan jika saat itu tidak sanggup masuk. Cinta menjawab ia tahu. Ia ingin mencoba karena ingin melihat ruang itu sendiri, bukan karena orang lain mengatakan kunci baru menyelesaikan ketakutannya. Anna menerima alasan tersebut dan menawarkan menunggu di kendaraan jika Cinta ingin masuk sendirian.
Cinta memilih Anna tetap menemaninya di dalam. Mereka sepakat Anna tidak akan memutuskan apakah ia kembali. Anna hanya akan mencatat hal-hal praktis dan menemani jika Cinta ingin keluar. Kesepakatan itu membuat Cinta merasa siap untuk pergi ke apartemen lama.
Ketika jadwal inspeksi dikonfirmasi, Cinta memastikan ia dapat membawa kotak dokumen tanpa harus meminta Daniel menyerahkannya. Pengelola menegaskan bahwa barang yang telah dikemas tersedia dan akses ke unit hanya melalui kunci baru. Cinta meminta semua barang yang belum dibawa didaftarkan; ia tidak ingin ada pertemuan spontan di koridor.
Ia menyadari kunjungan itu tidak akan menjawab seluruh rasa takut. Ia hanya akan memberi informasi tentang keadaan unit, perbaikan, dan kunci. Ia tidak mengharapkan pengelola menjamin Daniel tak akan datang. Ia ingin membedakan hal yang dapat dipastikan dari hal yang tidak.
Sebelum tidur, ia menyimpan daftar pertanyaan di tas dan mengirim Anna waktu keberangkatan. Anna membalas bahwa ia siap. Cinta memutuskan tidak membagikan jadwal kepada Patrick karena tidak membutuhkan bantuannya untuk kunjungan tersebut.
Cinta menaruh catatan inspeksi di dalam map dan menandai tanggal untuk meninjau kembali keadaan unit. Ia tidak perlu memutuskan sebelum melihat daftar perbaikan. Ia menyimpan kunci baru sendiri dan menutup tas.
Sebelum tidur, Cinta meletakkan kunci baru di mangkuk dan mencatat bahwa ia akan memutuskan setelah melihat kondisi unit, bukan berdasarkan tekanan siapa pun.
Ia meminta Anna menyimpan waktu tersebut, bukan untuk mengawasi Cinta, melainkan agar ada orang yang tahu jadwalnya. Anna menyetujui dan tidak meneruskan informasi itu kepada siapa pun.
Ia menerima bahwa proses ini mungkin tidak segera dipahami semua orang. Namun, ia tidak lagi membutuhkan persetujuan mereka untuk menghargai keputusan yang sudah dipikirkan matang-matang.