Evelyn duduk di ruang kecil dekat dermaga sambil menunggu pemeriksaan awal. Marcus berada di kursi seberang, Edwin berdiri dekat pintu, dan petugas polisi mencatat keterangannya. Ia mengulang urutan kejadian sejak Daniel meminta ponsel sampai ia didorong.
'Apakah Anda mengalami luka?' tanya petugas.
'Tidak ada luka serius. Bahu saya sakit, tetapi saya bisa bergerak.'
'Apakah Anda ingin diperiksa?'
Evelyn setuju untuk diperiksa di fasilitas kesehatan sebelum pulang. Ia menyerahkan rekaman dengan izin dan menjelaskan bahwa perekamannya diumumkan sejak awal.
Marcus menunggu di luar ruang pemeriksaan. Edwin tetap bersama petugas untuk memastikan salinan dokumen tercatat dengan benar. Evelyn memberi keterangan berurutan: undangan, rancangan kesepakatan, pengakuan Daniel, upaya Emma mengambil ponsel, lalu dorongan di geladak.
'Saya ingin urutannya dicatat, termasuk bahwa saya meminta mereka berhenti sebelum Daniel mendekat,' katanya.
Petugas membaca kembali catatannya dan memberi Evelyn kesempatan mengoreksi. Ia memastikan waktu dan tempatnya benar, lalu menandatangani keterangan. Ia tidak meminta petugas membuat kesimpulan saat itu juga.
'Rekaman kapal dan keterangan awak akan melengkapi pemeriksaan,' kata petugas. 'Kami akan menghubungi Anda bila ada pertanyaan lanjutan.'
Evelyn menyerahkan nomor kontak Edwin sebagai penghubung untuk dokumen perusahaan. Setelah itu ia duduk di luar bersama Marcus, menunggu sampai dewan menyampaikan jadwal rapat.
Marcus memberinya air dan tidak menanyakan hal lain.
Ia memeriksa tanda terima sekali lagi.
'Saya akan mencatat bahwa mereka mengetahui perekaman dan memilih melanjutkan percakapan,' kata petugas. 'Kami juga akan meminta rekaman kamera kapal melalui pengelolanya.'
Petugas meminta Evelyn menjelaskan apakah ia mengedit bagian mana pun. Evelyn menjawab bahwa rekaman masih utuh dan ia hanya mengirim salinan setelah insiden, sesuai arahan agar bukti tidak hilang.
'Saya akan menyerahkan perangkat asli bila diminta secara resmi,' katanya. 'Untuk sekarang, salinan ini saya serahkan dengan catatan waktu dan sumber.'
Petugas menuliskan keterangannya. Edwin menunjukkan laporan legal Nadia dan salinan catatan inventaris, lalu menjelaskan bahwa dokumen asli masih berada di brankas rumah Andrew. Ia tidak mengklaim catatan itu membuktikan pemalsuan.
'Kami akan membandingkan semua bahan,' kata petugas. 'Untuk sementara, jangan berkomunikasi langsung dengan Daniel atau Emma tentang perkara ini.'
Evelyn menyetujui. Ia meminta agar pemberitahuan selanjutnya dikirim melalui jalur resmi. Ia menunggu petugas menyelesaikan pertanyaan dan pencatatan sebelum berangkat untuk pemeriksaan bahunya.
Edwin memberi salinan laporan Nadia melalui jalur resmi. 'Laporan ini menunjukkan saham Nona Evelyn masih terdaftar atas namanya. Dokumen asli tetap di rumah dan bisa diminta melalui prosedur.'
Petugas menerima salinan dan mencatat sumbernya. Ia tidak menyatakan apakah itu cukup untuk membuktikan pemalsuan. Pemeriksaan akan dilanjutkan berdasarkan rekaman, dokumen, dan keterangan pihak terkait.
'Apakah Daniel dan Emma akan ditahan?' tanya Evelyn.
'Mereka diamankan untuk pemeriksaan awal. Keputusan selanjutnya mengikuti bukti dan prosedur.'
Evelyn mengangguk. Ia tidak meminta hukuman tertentu. Ia hanya ingin seluruh bukti disimpan dan tidak ada lagi orang yang memaksanya diam. Setelah keterangan selesai, ia pergi ke fasilitas kesehatan. Dokter memeriksa gerak dan nyeri bahunya, lalu memberikan penilaian serta petunjuk tindak lanjut. Sesudahnya Evelyn beristirahat sebelum mengikuti rapat dewan dari ruangan yang tenang.
***
Kennedi menghubungi Evelyn setelah menerima laporan awal dari Edwin dan salinan legal Nadia. Rapat darurat dewan dijadwalkan pada sore itu. Evelyn hadir dari ruang tunggu, ditemani Edwin. Marcus menunggu di luar.
Kennedi membuka rapat dengan menjelaskan bahwa dewan telah menerima laporan register saham, rekaman pertemuan, dan pemberitahuan tentang insiden di kapal. Nadia hadir melalui sambungan untuk menerangkan pemeriksaannya.
'Register yang saya cocokkan tidak mencatat pengalihan saham Evelyn,' kata Nadia. 'Salinan struktur di brankas sesuai dengan register. Saya tidak dapat menyimpulkan siapa yang membuat dokumen digital.'
Kennedi lalu bertanya kepada Evelyn apakah ia ingin menyampaikan sesuatu.
'Saya tidak pernah menyetujui pengalihan. Daniel mengakui dalam rekaman bahwa ia memproses dokumen tanpa persetujuan saya. Saya menyerahkan rekaman itu kepada polisi. Saya meminta dewan menilai status saham berdasarkan register dan laporan legal.'
Daniel dan Emma tidak hadir karena sedang dimintai keterangan. Seorang anggota dewan bertanya apakah kewenangan Evelyn bisa dipulihkan.
Kennedi menjawab bahwa penangguhan sementara tidak lagi memiliki dasar setelah pemeriksaan menunjukkan tidak ada pengalihan tercatat. Dewan kemudian menutup permohonan pengalihan yang tidak memiliki persetujuan Evelyn dan memulihkan kewenangan administratif dalam jabatannya. Struktur kepemilikan dalam register tidak pernah berubah. Keputusan dicatat dalam risalah.
Evelyn menutup mata sejenak. 'Terima kasih. Saya ingin salinan keputusan tertulis.'
Seorang anggota dewan meminta Kennedi menjelaskan dasar pembatalan. Kennedi menyatakan register menunjukkan tidak pernah ada pengalihan, sementara berkas yang diajukan tidak memiliki persetujuan Evelyn dan kini sedang diperiksa polisi.
'Apakah laporan legal menyatakan tanda tangan digital palsu?' tanya anggota itu.
Nadia menjawab melalui sambungan, 'Laporan saya tidak menilai keaslian tanda tangan digital. Saya hanya mencocokkan register saham dan dokumen struktur yang ditemukan di brankas.'
Kennedi menambahkan bahwa keputusan dewan tidak mendahului pemeriksaan polisi. 'Dewan membatalkan proses pengalihan yang tidak tercatat dan memulihkan kewenangan berdasarkan struktur saham resmi. Jika penyidikan menemukan fakta lain, kita akan meninjaunya sesuai aturan.'
Evelyn menyela, 'Saya setuju keputusan didasarkan pada register. Saya tidak meminta dewan menyatakan siapa yang bersalah.'
Kennedi mengangguk. 'Itu akan dicantumkan dalam risalah.'
Ia meminta Evelyn menyatakan apakah ia menerima pemulihan kewenangan sementara pemeriksaan polisi berjalan.
'Saya menerima kewenangan sesuai struktur resmi dan tetap akan bekerja sama dalam pemeriksaan,' jawab Evelyn. 'Saya juga meminta semua permintaan perubahan saham berikutnya melewati pemeriksaan legal.'
Kennedi menyetujui pencatatan permintaan tersebut. Nadia mengulang batas laporannya satu kali lagi, lalu sambungan ditutup setelah pertanyaan dewan selesai.
Rapat berlanjut sebentar untuk memastikan bagian administrasi menerima instruksi tertulis. Evelyn menunggu sampai sekretariat mengonfirmasi bahwa keputusan berlaku segera. Ia tidak merayakan; ia hanya meminta salinan dan memastikan semua pihak memahami status saham.
'Akan dikirim hari ini,' kata Kennedi.
Setelah rapat, Evelyn meminta Edwin menghubungi Daniel melalui jalur resmi. Ia membatalkan pernikahan mereka dan menyampaikan bahwa semua urusan selanjutnya harus melalui dewan atau pihak berwenang. Ia tidak ingin ada pertemuan pribadi lagi.