Salinan struktur saham dari brankas berada di meja ruang kerja Evelyn, sementara dokumen aslinya tetap terkunci. Edwin sudah memeriksa hasil pindai dan mencocokkan nomor halaman. Evelyn meminta ia menghubungi bagian legal untuk meminta peninjauan resmi, bukan menyebarkan salinan kepada dewan sebelum statusnya jelas.
'Saya bisa mengatur pemeriksaan hari ini,' ujar Edwin. 'Staf legal yang menangani pencatatan perusahaan bersedia datang.'
'Siapa namanya?'
'Nadia. Dia sudah memeriksa beberapa dokumen saham sebelumnya.'
Evelyn mengangguk. Ia belum pernah bekerja langsung dengan Nadia, tetapi memahami bahwa perempuan itu adalah staf legal internal. Untuk pemeriksaan awal ini, dokumen hanya diserahkan melalui pihak yang bertugas meninjaunya.
Ketika Nadia tiba, Evelyn menjelaskan bagaimana dokumen ditemukan. Edwin menunjukkan foto brankas sebelum dibuka, daftar benda, serta urutan pemindaian. Ia tidak menyerahkan dokumen asli sampai Nadia menjelaskan cara pemeriksaan dan mencatat penerimaan.
'Saya akan membandingkan struktur saham ini dengan catatan resmi perusahaan dan memeriksa tanda pengesahan,' kata Nadia. 'Saya juga bisa menilai apakah catatan tulisan tangan Andrew cocok dengan dokumen yang tersimpan.'
'Bagaimana kamu akan menangani dokumen yang asli?' tanya Evelyn.
'Saya tidak akan membawa keluar tanpa tanda terima. Kita bisa memeriksa salinan lebih dulu, lalu jika perlu melihat aslinya, saya akan mencatat waktu penerimaan dan pengembaliannya.'
'Edwin sudah memotret isi brankas sebelum mengambil apa pun.'
'Saya melihat foto dan daftar inventarisnya. Itu membantu menunjukkan urutan penemuan, meskipun pemeriksaan saya tetap hanya mencakup dokumen dan register.'
Evelyn melirik Edwin. 'Pastikan foto sebelum dan sesudah brankas dibuka ikut disimpan bersama catatan waktu.'
'Sudah, Nona.'
Nadia memeriksa nomor halaman yang tampak pada foto. 'Saya juga akan mencatat siapa yang hadir. Kalau ada pertanyaan nanti, saya bisa menjelaskan bahwa saya menerima dokumen melalui Evelyn dan Edwin setelah brankas dibuka.'
'Jangan menyatakan lebih dari itu,' kata Evelyn. 'Kami tidak meminta kamu menebak siapa yang menaruhnya.'
'Saya tidak akan. Tugas saya memastikan apa yang cocok dengan catatan perusahaan.'
Jawaban itu membuat Evelyn sedikit lebih tenang. Ia ingin dokumen tersebut menjadi dasar yang kuat, bukan alat untuk menekan seseorang tanpa prosedur. Ia meminta Nadia memulai dari register saham dan menandai setiap perbedaan, sekecil apa pun.
'Apakah kamu bisa memastikan siapa yang membuat berkas pengalihan yang lain?' tanya Evelyn.
'Tidak dari dokumen ini saja. Saya hanya bisa menilai kesesuaian catatan, bukan menyimpulkan siapa yang melakukan pemalsuan.'
'Baik. Saya ingin batas itu dicatat.'
Nadia memeriksa nomor referensi dan tanggal pada salinan. Ia meminta Edwin menunjukkan catatan inventaris, lalu mencocokkan nomor halaman. Evelyn menunggu tanpa menekan. Ia tahu ingin segera mendengar bahwa sahamnya aman, tetapi keinginan tidak dapat menggantikan pemeriksaan.
'Struktur ini sesuai dengan salinan resmi yang pernah saya lihat,' kata Nadia setelah beberapa waktu. 'Saya perlu memeriksa arsip legal untuk mengonfirmasi riwayat perubahan sampai tanggal terbaru.'
'Catatan Andrew menyebut tidak ada pengalihan,' ujar Edwin.
'Catatan itu penting, tetapi kita tetap perlu membandingkan dengan register. Saya tidak akan menandatangani kesimpulan sebelum pemeriksaan selesai.'
Evelyn menghargai kehati-hatian itu. 'Berapa lama?'
'Saya bisa menyelesaikan pemeriksaan awal hari ini. Untuk pendapat tertulis, saya perlu satu hari kerja.'
***
Setelah pemeriksaan salinan di rumah, mereka menuju kantor. Di ruang rapat kecil, Nadia memeriksa register saham melalui sistem resmi. Ia mencatat tanggal, nomor dokumen, dan entri terakhir. Evelyn dan Edwin menyaksikan dari ruang rapat kecil, tanpa menyentuh komputer. Sesekali Nadia meminta mereka memastikan rujukan pada catatan Andrew.
'Tidak ada perubahan kepemilikan setelah tanggal yang tertulis di sini,' ujar Nadia. 'Salinan dari brankas menunjukkan struktur yang sama dengan register.'
Nadia membuka laporan pada bagian yang memuat rujukan register. Ia memperlihatkan nomor entri yang dicocokkan dan tanggal pembaruan terakhir.
'Saya memeriksa catatan sampai tanggal kemarin,' jelasnya. 'Tidak ada entri pengalihan untuk saham Evelyn. Itu berarti register perusahaan saat ini masih mencatat saham tersebut atas namanya.'
'Apakah ini cukup untuk menyatakan dokumen pengalihan yang pernah diajukan palsu?' tanya Evelyn.
'Belum. Dokumen itu bisa saja berupa rancangan atau salinan yang tidak pernah diproses. Untuk menyatakan tanda tangan digital palsu, perlu pemeriksaan tersendiri terhadap berkas dan jalur pengirimannya.'
Edwin menambahkan, 'Catatan akses yang pernah saya berikan juga hanya menunjukkan akun dan perangkat, bukan siapa yang mengetik.'
'Betul,' kata Nadia. 'Kita jangan mencampur temuan register dengan dugaan tentang pembuat dokumen.'
Evelyn mengangguk. 'Tuliskan batas itu dengan jelas. Aku tidak ingin laporan yang kuat di satu bagian menjadi lemah karena klaim yang tidak bisa kita buktikan.'
Nadia menambahkan satu kalimat pada laporan, lalu membacanya kembali. Evelyn memeriksa bahwa kesimpulannya tetap sederhana dan dapat diverifikasi.
Evelyn menahan napas. 'Jadi sahamku tidak pernah dialihkan?'
'Berdasarkan register yang saya periksa, tidak ada pencatatan pengalihan. Saya akan menuliskan temuan ini dan menjelaskan batasnya: register saat ini tidak menunjukkan perpindahan, tetapi pemeriksaan atas dokumen bertanda tangan digital tetap harus berjalan.'
'Itu yang saya butuhkan. Jangan menulis lebih dari yang dapat dibuktikan.'
Nadia mengangguk. Ia meminta melihat catatan tulisan tangan Andrew sekali lagi. Catatan itu menyatakan bahwa saham Evelyn tidak dialihkan dan setiap perubahan harus memerlukan persetujuannya. Nadia menyarankan agar dokumen asli tetap disimpan dalam brankas dan salinan resmi ditandai sebagai salinan kerja.
'Kalau dewan meminta penjelasan?' tanya Edwin.
'Kita bisa menyampaikan laporan awal melalui jalur legal setelah saya menandatanganinya. Saya bersedia menjelaskan metode pemeriksaan dan register yang saya cocokkan.'
Evelyn memandang Nadia. 'Apakah kamu bersedia menjadi saksi atas proses pemeriksaan ini jika diperlukan?'
Nadia terdiam sejenak, lalu menjawab, 'Saya bersedia menerangkan apa yang saya periksa dan temukan. Saya tidak akan bersaksi tentang hal yang tidak saya lihat.'
'Itu cukup.'
Ketika Nadia pergi untuk menyiapkan laporan, Evelyn menatap catatan ayahnya. Dokumen itu belum menjawab siapa yang menyusun pengalihan palsu, tetapi ia memiliki sesuatu yang sebelumnya tidak ada: catatan asli Andrew dan kecocokan dengan register perusahaan. Ia meminta Edwin menyimpan semua bukti sesuai urutan, lalu menunggu laporan tertulis sebelum menghubungi dewan.