===== BAB 63: Kesaksian Nadya =====
Kesepakatan Bagas membuka jalan menuju Kapten Pertama, tetapi tidak membeli kebebasan dari akibat kejahatannya sendiri.
Kesepakatan Bagas membuka jalan menuju Kapten Pertama, tetapi tidak membeli kebebasan dari akibat kejahatannya sendiri.
Nadya dipanggil setelah ahli teknis lain selesai agar keterangannya tidak menjadi kerangka tunggal. Ia menyebut hubungan dengan Seno, Reza, Ilham, dan Nusantara sebelum jaksa bertanya.
Ia menjelaskan malam YX-408 dari ruang analisis: alarm yang bertentangan, token dengan namanya, modul Seno, dan keputusan membekukan operasi. Ia membatasi jawaban pada apa yang dilihat serta dilakukan.
Jaksa bertanya siapa menanam kode. Nadya mengatakan analisis lintas tim mendukung Bagas dan Ilham pada bagian berbeda. Ia tidak menyaksikan penanaman dan tidak dapat memberi kesimpulan hukum.
Pembela menampilkan pesan Nadya kepada Ayu yang berbunyi mereka memakai ayahku. Nadya mengakui itu dugaan emosional sebelum hasil forensik. Tim tidak memakai pesan sebagai dasar metode.
Mereka juga menunjukkan pernikahan kontrak dengan Reza. Nadya menjelaskan perlindungan, akses hukum, dan ketimpangan kuasa yang ia terima. Ia memperoleh rumah serta keamanan, bukan saham atau kendali perusahaan.
Mengapa juri harus percaya analis yang menikahi CEO? Nadya menjawab juri tidak perlu percaya karena statusnya. Mereka harus menilai log, laboratorium independen, audit konflik, dan batas akses yang dapat diuji.
Pembela bertanya apakah ia ingin membersihkan Seno. Nadya menunjukkan laporan yang mencatat sembilan menit pelanggaran. Ia ikut menyetujui kalimat bahwa ayahnya bukan penyebab utama tetapi berkontribusi.
Bagas memperhatikannya tanpa ekspresi. Pengacaranya menanyakan klinik A-19, topik di luar keahlian Nadya. Ia mengatakan hanya mengetahui dari laporan dan tak dapat bersaksi tentang efek obat.
Hakim menghentikan jaksa ketika mencoba meminta Nadya menilai trauma Reza. Dokter serta ahli yang tepat telah memberi keterangan. Hubungan pribadi tidak memberi keahlian medis.
Nadya menjelaskan dampak YX-408 berdasarkan audit: seratus delapan puluh enam penumpang dan awak dalam daftar perjalanan, satu awak kontrak terlewat sehingga total terdampak langsung seratus delapan puluh tujuh, serta dampak keluarga yang lebih luas.
Ia menyebut koreksi angka secara terbuka. Pembela mengatakan perubahan membuktikan audit tak andal. Nadya menjawab sistem andal harus mampu memperbaiki daftar ketika orang yang terlewat ditemukan.
Mira bersaksi setelahnya tentang panik dan kehilangan kerja. Nadya tidak duduk di ruang saat kesaksian korban lain agar reaksinya tidak dilihat juri sebagai petunjuk.
Pada pemeriksaan silang kedua, pembela memperlihatkan teguran dokumentasi Nadya. Ia terlambat sehari mencatat percakapan Pak Idris. Nadya mengakui dan menjelaskan prosedur baru yang kemudian ia ikuti.
Ia tidak menyebut teguran kecil. Berat pelanggaran dinilai tribunal, bukan dirinya. Kejujuran mengenai kesalahan mengurangi peluang pembela menggambarkan audit sebagai perlindungan teman.
Jaksa bertanya apa yang dilakukan Bagas terhadap namanya. Nadya mengatakan token dan kode menempatkannya sebagai tersangka, tetapi dampak pribadi bukan bukti identitas pelaku. Ia menolak kalimat dramatis yang melampaui pertanyaan.
Salma melihat beberapa keluarga lega. Mereka telah khawatir persidangan berubah menjadi cerita cinta Nadya dan Reza. Kesaksian tetap pada sistem, korban, dan bukti.
Sebelum turun, Nadya diminta mengidentifikasi bagan kendali baru. Ia menjelaskan dua kustodian, hak pekerja, dan perbaikan token. Perubahan setelah kejahatan tidak membuktikan kejahatan, tetapi menunjukkan kelemahan yang dieksploitasi.
Pengacara Bagas menanyakan apakah sistem baru pernah gagal. Nadya menyebut alarm salah dan notifikasi terlambat. Tidak ada kontrol sempurna. Tanggung jawabnya adalah membuat kegagalan terlihat serta dapat dihentikan.
Di luar ruang, Reza menunggu giliran dan tidak menanyakan isi. Nadya mengatakan ia lelah. Reza menawarkan air setelah bertanya dan mereka duduk terpisah sesuai aturan saksi.
Sebelum bersaksi, Nadya menyerahkan catatan yang pernah ditulis saat marah. Jaksa tidak berniat memakainya, tetapi pembela berhak mengetahui bahan relevan. Hakim menyaring bagian terapi yang tak terkait.
Pengacara Bagas menunjukkan satu prediksi risiko Nadya meleset. Ia mengira kapal akan berbelok lebih cepat. Nadya menjelaskan prediksi awal dibuat dalam detik krisis dan kemudian dikoreksi sensor.
Kesalahan prediksi tidak mengubah log token, tetapi menunjukkan dirinya bukan pengamat sempurna. Juri menerima garis waktu awal serta final dengan warna berbeda.
Seorang awak bertanya melalui jaksa apakah Nadya menyesal membekukan operasi. Ia menjawab pembekuan tepat berdasarkan data dan tetap meninjau dampak evakuasi. Keyakinan keputusan tidak berarti menolak audit.
Pembela menanyakan keuntungan Titik Jaga dari reputasinya. Nadya mengungkap hibah, gaji, dan larangan tender Nusantara. Dewan etik, bukan dirinya, menentukan konflik.
Hakim mengingatkan juri simpati pada keluarga Seno tidak boleh menggantikan bukti. Nadya mendukung instruksi tersebut meski ucapan itu terasa dingin. Proses harus bertahan tanpa kisahnya.
Setelah turun, Nadya menerima ringkasan pemeriksaan untuk koreksi transkrip. Ia memperbaiki satu nomor modul dan tidak mengubah jawaban yang terdengar kurang baik.
Malamnya ia menelepon Lina. Mereka tidak membahas apakah kesaksiannya menang, hanya apakah Nadya sudah makan dan ingin ditemani. Lina mengirim makanan tanpa datang.
Asosiasi analis meminta memakai kesaksiannya sebagai pelatihan. Nadya mengizinkan transkrip publik, menolak rekaman wajah, dan meminta bagian kesalahan dokumentasi tetap disertakan.
Sebelum pulang, petugas mengembalikan buku catatannya setelah membuat citra bagian bukti. Halaman pribadi tetap tersegel dan akan dimusnahkan sesuai jadwal pengadilan.
Batas itu menjadi bagian kekuatan kesaksiannya.
Kesaksian Nadya berakhir pada batas keahliannya, lalu surat Surya dan aset Reza masuk ke ruang sidang tanpa perlindungan nama keluarga.