Hari itu akhirnya tiba.
Dari tempat dudukku di barisan khusus tamu undangan, aku dapat melihat deretan kursi kayu yang tertata rapi, meja panjang di bagian depan ruangan, serta bendera negara yang berdiri tegak di samping lambang Garuda besar di dinding. Suasananya formal dan tenang, tetapi entah kenapa jantungku berdegup lebih cepat dari biasanya.
Hari ini Kavindra resmi akan dilantik menjadi hakim. Setelah melewati proses seleksi dan tes yang panjang, bersaing dengan begitu banyak pendaftar lain.
Rasanya seperti mimpi yang menjadi nyata.
Perjuangannya akhirnya berbuah hasil yang memuaskan. Sebagai seseorang yang selama ini mendampinginya dan memberi dukungan penuh, aku merasa terharu sekaligus sangat bangga. Dia benar-benar membuktikan bahwa dirinya mampu menaklukkan tantangan Papa.