Senin depan UAS dan aku sudah punya rencana untuk liburan nanti: pulang ke Jakarta. Bukan hanya bersama Aluna, tapi juga mengajak Kavindra. Meski hubungan kami belum bisa diberi nama, tekadku sudah bulat. Aku ingin mengenalkannya pada orang tuaku.
Tentu saja sebelum itu terjadi, aku harus menanyakan kepada kedua belah pihak terlebih dahulu. Takutnya kalau tanpa persetujuan, Kavindra menolak dan orang tuaku kaget setengah mati melihatku datang membawa seorang laki-laki.
Tentu sebelum itu terjadi, aku harus bertanya kepada kedua belah pihak terlebih dahulu. Takutnya, tanpa persetujuan, Kavindra justru menolak dan orang tuaku kaget setengah mati melihatku tiba-tiba datang membawa laki-laki.
Niatku ingin menelepon Mama setelah makan malam. Namun begitu selesai makan, Aluna mencuri start leb