===== BAB 67: Tujuh Ribu Kaki Lagi =====
Satu unit VX yang sedang mengudara menerima paket kalibrasi rusak dari perangkat aman Guntur.
Alena mendengar operator menyebut ketinggian tujuh ribu kaki dan untuk sesaat kembali ke pagi ketika namanya pertama kali muncul pada pelepasan palsu. Kali ini kartu aksesnya tidak berada di sistem, Raka tidak duduk sebagai CEO, dan seluruh ruang tahu paket itu sabotase. Namun seratus delapan puluh enam nyawa tetap tidak peduli siapa yang kelak memenangkan perkara.
Ia meminta nama kapten, kopilot, dan teknisi darat dibacakan agar perintah tidak mengambang di antara suara anonim. Kapten Ayu menjawab dengan tenang. Alena menjelaskan paket apa yang masuk, apa yang sudah diketahui, dan apa yang belum. Ia tidak menyebut VX-217; kru membutuhkan langkah, bukan beban sejarah.
Pusat operasi menampilkan tiga layar: posisi unit, diagram controller, dan salinan paket di lingkungan aman. Semua keputusan dicatat seorang operator yang tidak memberi saran. Jika sambungan terputus, kapten memiliki daftar langkah berhenti yang sudah diulang. Tidak ada satu suara menjadi titik kegagalan.
'Bekukan semua pembaruan,' kata Alena. 'Jangan matikan controller utama sebelum kita tahu posisi modul cadangan.'
Kru melaporkan indikator kendali bergetar dan pembacaan kalibrasi kanan melenceng. Sari membuka paket pada lingkungan terisolasi dan menemukan perintah yang akan menimpa nilai cadangan dalam enam menit. Memutus jaringan tidak cukup; paket sudah berada di perangkat lokal.
Raka memberikan kode dokumentasi darurat untuk tipe controller tersebut. Ia tidak memberi instruksi kepada kru. Alena menemukan prosedur pemulihan yang mengharuskan otorisasi dua pihak: operator unit dan pengawas keselamatan darat. Guntur telah mencabut hak Alena berbulan lalu, tetapi regulator dapat mengambil alih sebagai pengawas.
Perwakilan regulator memasukkan kodenya di depan kamera. Alena memandu kru memisahkan modul kanan, memindahkan pembacaan ke sensor mekanis, lalu menahan peralihan otomatis. Ia meminta setiap langkah diulang sebelum dijalankan.
'Modul kanan terisolasi,' kata kapten. 'Getaran berkurang. Kendali manual stabil.'
Masih ada cuaca buruk di jalur kembali. Alena tidak memerintahkan pendaratan hanya karena ingin mengakhiri ketakutan. Ia meminta kru memilih bandara berdasarkan bahan bakar, angin, dan panjang landasan. Kapten memilih fasilitas pesisir yang memiliki dukungan teknis serta rute pendek.
Paket mencoba mengaktifkan nilai cadangan lagi. Sari membuat checksum pembanding dan menunjukkan satu blok belum terisolasi. Alena meminta teknisi darat membaca diagram keras-keras. Blok itu terhubung ke indikator, bukan aktuator, sehingga dapat dimatikan tanpa kehilangan kendali. Kru melakukan pemutusan dan alarm berhenti.
Satu sensor kemudian menunjukkan suhu tinggi. Alena menahan dorongan menganggapnya bagian sabotase. Kapten memeriksa sensor pembanding dan menemukan suhu normal; paket merusak tampilan, bukan mesin. Mereka menandai indikator tidak dapat dipercaya dan berpindah ke pembacaan analog. Memisahkan alarm palsu dari bahaya nyata sama pentingnya dengan merespons cepat.
Kru kabin melaporkan penumpang mulai panik karena perubahan arah. Alena tidak memberi naskah komunikasi; kapten memilih memberi tahu ada anomali teknis yang sedang ditangani tanpa menyebut sabotase. Kejujuran yang terukur mencegah kabar liar dari ponsel penumpang mengacaukan kanal darurat.
Raka berdiri di belakang garis mikrofon. Ketika Alena menoleh, ia hanya mengangkat telapak tangan, menanyakan tanpa kata apakah ia butuh sesuatu. Alena menggeleng. Dukungan terbaiknya saat itu adalah tidak mengambil ruang.
Unit mulai turun. Kamera ruang operasi merekam semua perintah, termasuk dua kali Alena mengoreksi dirinya setelah data baru masuk. Pada ketinggian seribu kaki, angin silang meningkat. Kapten memutuskan melanjutkan karena masih dalam batas. Alena tidak mengganti penilaian orang yang berada di kokpit dengan rasa takutnya sendiri.
Roda menyentuh landasan dan unit berhenti di zona aman. Tidak ada sorak sampai kru mengonfirmasi seluruh penumpang turun. Setelah itu, napas lega pecah di ruangan. Alena duduk karena lututnya tidak lagi kuat menahan tubuh.
Tim medis memeriksa dua penumpang yang mengalami serangan panik; tidak ada cedera teknis. Kapten Ayu tetap di kokpit sampai petugas bukti tiba. Ia memotret posisi sakelar, mencabut recorder sesuai daftar, dan menyerahkannya dengan saksi regulator. Controller tidak dibuka oleh teknisi Vantara di landasan.
Alena menelepon Dewi setelah daftar penumpang aman diumumkan. Ibunya tidak menanyakan apakah kejadian itu membersihkan nama mereka. Ia hanya berkata, 'Mereka pulang.' Dua kata itu mengembalikan pusat peristiwa kepada orang-orang di dalam unit.
Raka mendekat sampai batas garis. 'Boleh?'
Alena mengulurkan tangan. Raka menariknya berdiri, lalu melepaskan ketika ia sudah seimbang. Momen itu disaksikan banyak kamera, tetapi bukan pertunjukan. Ia baru saja melakukan pekerjaannya; ia tidak membutuhkan ciuman untuk membuatnya sah.
Controller unit disita di bandara oleh tim yang tidak terlibat sidang. Paket diekstrak dengan perangkat tulis-baca sekali pakai. Hash cocok dengan antrean keluar pusat data. Sertifikat kriptografis mengarah pada perangkat aman Guntur, dan cap waktunya dua jam setelah surat dakwaan diterbitkan.
Ahli pertahanan diundang menyaksikan ekstraksi melalui video dan menerima citra salinan. Ia menunjukkan sertifikat dapat dipakai siapa pun yang memiliki token dan biometrik palsu. Penyidik menerima kemungkinan itu, lalu mencari bukti penggunaan, bukan menganggap nama sertifikat cukup.
Log rumah Guntur memperlihatkan brankas perangkat dibuka, jaringan pribadi aktif, dan gelang pemantau berada dalam radius yang sama. Rekaman pintu sengaja dihapus, tetapi hash penghapusan tertinggal. Polisi meminta waran baru berdasarkan gabungan jejak tersebut dan pesan kepada Yanuar.
Penyidik memeriksa apakah kunci bisa dicuri. Log biometrik menunjukkan token dibuka di rumah Guntur dengan sidik jari terdaftar. Kamera rumah sedang mati, tetapi gelang pemantau pengadilan menempatkannya di sana. Bukti belum menjadi putusan, namun cukup untuk waran baru serta pencabutan penahanan rumah.
Paket sabotase ditandatangani perangkat pribadi Guntur setelah surat dakwaan diterbitkan.