===== BAB 56: Ruang Tanpa Sinyal =====
Pada panel termal, kadar oksigen ruang tempat Sari dikunci jatuh di bawah enam belas persen.
Alena menahan mikrofon terlalu kuat sampai sendi jarinya sakit. Teknisi pabrik menunjukkan relay manual pada kamera petugas: dua tuas abu-abu yang harus ditarik bersamaan agar pembuangan tertutup. Seorang petugas mencapai panel, tetapi tuas kanan telah dilas. Bor pemotong membutuhkan waktu yang tidak dimiliki Sari.
'Gunakan jalur pemadam inert sebagai tekanan balik,' kata Alena, lalu segera menghentikan dirinya. 'Tunggu. Verifikasi gasnya.'
Petugas membaca label silinder melalui kamera. Bukan nitrogen, melainkan udara tekan untuk masker darurat. Produsen mengonfirmasi tekanan aman bila katup dibuka seperempat. Alena meminta keputusan akhir tetap pada komandan penyelamatan. Setelah ia menyetujui, udara dialirkan melalui pipa yang baru dibor. Angka oksigen berhenti turun pada lima belas koma delapan, lalu naik perlahan.
Kode mekanis kedua tiba dari arsip pabrik. Pintu terbuka sebelas menit kemudian. Sari ditemukan duduk di lantai, masker darurat menutupi wajah, satu tangan masih menekan pemanas untuk mengirim pola. Paramedis mengambil alih sebelum siapa pun menanyakan paket. Alena menunggu di luar garis medis sampai Sari mengangkat dua jari.
'Hash asli aman,' bisiknya setelah masker dilepas sebentar.
'Kau juga harus aman,' balas Alena. Kemarahannya baru keluar setelah napas Sari stabil. 'Kau turun dari ruang yang disepakati.'
'Terminal menyuruhku mengambil konektor di bawah. Aku pikir dua penyidik masih di belakang.'
'Itu yang dia hitung.'
Sari mengangguk, tidak meminta kesalahannya dikecilkan. Pernyataan lengkap menunggu dokter menyatakan ia mampu. Paket di pergelangan tangannya dilepas oleh petugas bukti, difoto pada posisi semula, dan dimasukkan ke kantong Faraday. Alena hanya menyebut nomor perangkat; ia tidak menyentuhnya.
Keesokan siangnya, dokter mengizinkan wawancara selama dua puluh menit. Sari menjelaskan setiap keputusan, termasuk mengikuti instruksi terminal di luar batas ruang depan. Maya menuliskan penyimpangan itu dalam laporan operasi. Tidak ada upaya menghapusnya demi citra tim. Rekaman suhu, kamera petugas, dan pernyataan Sari dipelihara sebagai satu rangkaian agar pembela tidak dapat menuduh cerita penyelamatan disusun belakangan.
Alena meminta maaf karena nada marahnya di klinik. Sari menjawab bahwa kemarahan itu layak, tetapi mereka perlu memperbaiki prosedur, bukan sekadar berjanji lebih hati-hati. Mereka menambah aturan bahwa instruksi dari terminal sasaran tidak pernah boleh mengubah zona aman tanpa konfirmasi manusia. Sari menandatangani revisi sebagai penyintas operasi dan kepala forensik, bukan sebagai bawahan Alena.
Di lorong servis, polisi menemukan pintu keluar menuju kanal drainase. Bram meninggalkan jaket panas pada troli untuk menipu kamera termal dan lolos sebelum perimeter diperluas. Jejak darah kecil pada baut menunjukkan ia terluka, tetapi pengejaran dihentikan ketika anjing pelacak mencapai aliran air. Sekali lagi ia hilang, kali ini tanpa mendapatkan kerusakan hash yang diinginkannya.
Paket diperiksa di laboratorium setelah waran digital diperluas. Dua citra identik dibuat dan hash diumumkan di depan saksi. Folder pertama memuat perangkat lunak kloning kredensial Alena, lengkap dengan tanggal Dito menyerahkan kartu. Log menunjukkan Bram sendiri menguji tanda tangan palsu pada terminal Mitra Core. Folder kedua berisi pembayaran bulanan dari perusahaan cangkang Guntur kepada rekening berkode BW-2.
Folder ketiga berisi denah beberapa rumah fallback, tetapi sebagian alamat sengaja dibuat palsu. Sari menandai data itu sebagai petunjuk belum terverifikasi. Tim memeriksa tagihan listrik, kepemilikan tanah, dan kamera jalan sebelum mengirim petugas. Dua alamat merupakan gudang kosong; satu milik keluarga yang sama sekali tidak terkait. Kehati-hatian itu mencegah penggerebekan terhadap orang yang hanya kebetulan tinggal di koordinat ciptaan Bram.
Di antara log, Alena menemukan perintah untuk mematikan oksigen ruang 424 ditandatangani perangkat Bram enam menit setelah ia menyadari hash yang diubah berasal dari repositori umpan. Itu membuktikan jebakan terhadap Sari direncanakan sebagai hukuman, bukan mekanisme otomatis. Ia menyerahkan temuan kepada penyidik tanpa membuka file lain, lalu meminta upaya pembunuhan dimasukkan sebagai perkara terpisah.
Alena meminta garis asal dana ditelusuri sampai rekening utama, bukan berhenti pada nama perusahaan. Bank menyerahkan catatan melalui perintah pengadilan. Setiap transfer dimulai dari dana diskresi komisaris yang dikendalikan Guntur, melewati dua vendor, lalu tiba pada Bram. Tanggal terbesar bertepatan dengan sabotase VX-408 dan serangan Hangar Tujuh.
'Ini menghubungkan Guntur langsung,' kata Kresna.
'Ini menghubungkan uangnya,' koreksi Alena. 'Perintahnya tetap harus dibuktikan.'
Raka memandangnya dengan kelelahan yang sama, tetapi tidak mencoba mengubah kehati-hatian menjadi keraguan. Ia meminta izin mengantar Alena ke klinik tempat Sari dirawat. Di sana, mereka duduk di ruang tunggu terpisah dari pemeriksaan medis. Raka menyerahkan air tanpa menyentuh bahunya.
'Tadi aku hampir memberi instruksi sebelum verifikasi gas,' kata Alena.
'Lalu kau berhenti dan memverifikasinya.'
'Sebelas orang bisa mati dari satu orang yang yakin terlalu cepat.'
Raka tidak mengatakan ia berbeda dari Guntur. Ia hanya duduk bersamanya sampai dokter menyatakan Sari harus menginap semalam tetapi tidak mengalami kerusakan permanen. Ketika Alena akhirnya meraih tangannya, Raka membiarkan genggaman itu menjadi jawaban.
Menjelang tengah malam, Maya menerima permintaan pertemuan dari pengacara Dito. Setelah melihat berita penyelamatan, Dito mengaku Bram pernah membawanya ke sebuah rumah yang tidak tercatat sebagai kantor Mitra Core. Ia menyimpan alamat karena berencana meminta uang tambahan jika Nadine meninggalkannya. Kini ia menawarkan lokasi itu sebagai bagian kerja sama terbatas.
Maya memperingatkan bahwa informasi tidak membeli pengampunan dan akan diverifikasi sebelum tindakan apa pun. Dito tetap meminta bicara langsung kepada penyidik, dengan Alena hadir sebagai korban penggunaan kredensial jika ia bersedia. Alena tidak ingin melihatnya, tetapi penolakan pribadi tidak boleh membuang petunjuk yang sah.
Dito akhirnya berkata bahwa ia tahu rumah fallback Kapten Kedua.