===== BAB 39: Harga Nama Dirgantara =====
Dewan menawarkan kursi CEO kembali jika rekaman itu tidak pernah keluar.
Rapat dewan berlangsung di auditorium regulator karena para anggota tidak sepakat siapa yang berhak menguasai ruang Vantara. Alena hadir sebagai pemimpin audit luar, duduk bersama Sari dan Ratih. Raka berada di meja saksi dengan Kresna. Guntur memilih sambungan video dari kantor pusat dan menyebut lokasi netral itu penghinaan terhadap perusahaan.
Ketua rapat membacakan resolusi pemulihan tanpa lampiran rahasia. Kresna meminta seluruh syarat dimasukkan ke catatan. Pengacara dewan mencoba menyebut lampiran sebagai komunikasi penyelesaian yang dilindungi, tetapi Raka telah memberi izin kepada Kresna untuk menyerahkannya kepada regulator. Salinan diberi nomor dan diterima panitera sebagai bukti upaya memengaruhi penguasaan rekaman.
'Saya menolak kursi itu,' kata Raka. 'Bukan karena saya mengakui kewenangan Guntur, tetapi karena Vantara tidak boleh membeli diam dengan jabatan.'
Guntur tertawa pendek dari layar. 'Kau memilih perempuan yang menikahimu demi akses daripada ribuan pegawai.'
Alena merasakan tatapan ruangan beralih kepadanya. Raka tidak membalas dengan pernyataan cinta atau menjadikan dirinya alasan.
'Saya memilih agar bukti tentang Bima Dirgantara diperiksa tanpa syarat,' katanya. 'Audit dipimpin Alena karena keahliannya dan mandat regulator, bukan karena pernikahan kami.'
Jawaban itu mengembalikan pusat persoalan ke bukti. Alena mencatat tindakan Raka dalam daftar konflik: penolakan tawaran, pelepasan keberatan, dan tidak ada permintaan kendali. Kepercayaan tidak tumbuh karena satu kalimat, tetapi tindakan tersebut dapat diuji oleh semua orang di ruangan.
Perwakilan pekerja meminta jaminan bahwa perang dewan tidak menghentikan gaji atau perawatan armada. Alena mendukung penunjukan pengelola sementara khusus operasi keselamatan, terpisah dari penjualan dan audit. Ia tidak ingin pekerja dijadikan tameng Guntur, tetapi juga tidak akan berpura-pura perusahaan bisa dibekukan tanpa akibat. Regulator menyetujui pengelola sementara dengan kewenangan terbatas dan laporan harian terbuka.
Guntur menuduh struktur itu pengambilalihan terselubung. Maya menunjukkan kewenangannya berakhir saat risiko bukti dan armada dinyatakan terkendali. Setiap pembelian di atas batas tertentu memerlukan dua persetujuan, salah satunya dari komite luar. Bagi Alena, pembatasan waktu dan ruang lingkup sama pentingnya dengan kekuatan menghentikan Guntur.
Raka lalu menyerahkan kuasa proxy keluarga yang selama ini masih dapat ia gunakan untuk memengaruhi pemungutan suara. Selama audit, proxy dialihkan kepada wali independen yang dilarang berkomunikasi dengannya tentang keputusan Vantara. Kresna membacakan klausul penghentian otomatis dan membuka nama wali kepada regulator.
'Tanpa proxy itu, Guntur bisa mempercepat penjualan aset,' kata salah satu anggota dewan.
'Kalau saya mempertahankannya demi melawan Guntur, hasil audit tetap bisa disebut perang dua pewaris,' jawab Raka. 'Gunakan pengawasan pengadilan, bukan hak lahir saya.'
Mawar muncul melalui video dari rumah dengan dokter di sisinya. Suaranya lemah, tetapi ia meminta pernyataannya dibacakan penuh. Ia mengalihkan suara perwaliannya kepada komite auditor luar untuk keputusan yang menyangkut Mitra Core, pemusnahan arsip, dan keselamatan armada. Ia tidak memberi suara itu kepada Raka.
Sebelum menandatangani, Mawar mengakui pernah memakai suara yang sama untuk mempertahankan diamnya keluarga. 'Saya tidak meminta ini dianggap penebusan,' katanya. 'Saya hanya berhenti memakai hak itu untuk menutup pintu.' Pengakuan tersebut masuk notulen. Ratih tidak berterima kasih, dan Mawar tidak menuntutnya.
Alena melihat Raka menunduk ketika cap digital neneknya muncul. Keluarga itu sedang melepaskan kuasa sedikit demi sedikit, bukan menjadi suci. Perbedaan tersebut membuat perubahan terasa mungkin dipercaya.
Ratih meminta syarat agar satu wakil korban duduk sebagai pengamat komite. Mawar menyetujui. Alena melihat struktur kekuasaan bergeser sedikit: dari meja keluarga menuju prosedur yang dapat diperiksa. Pergeseran itu belum menyelamatkan perusahaan, tetapi membuat kebohongan lebih sulit disembunyikan sebagai urusan rumah tangga.
Saat jeda, Raka mendekati Alena hanya sampai batas meja audit. 'Apakah keputusan tadi mengganggu pekerjaanmu?'
'Tidak. Tapi jangan menganggap menolak kursi sebagai pembayaran atas kepercayaan saya.'
'Aku tidak menganggapnya begitu.'
Alena mengangguk. Ia ingin menyentuh tangannya, tetapi ruangan itu penuh saksi dan konflik kepentingan. Keinginan tersebut boleh ada tanpa harus selalu diwujudkan. Raka kembali ke kursinya setelah ia memberi isyarat kecil bahwa percakapan selesai.
Rapat dilanjutkan dengan pembacaan ringkasan spool. Alena menjelaskan mana pengakuan Bima yang sudah didukung dokumen dan mana yang masih memerlukan konfirmasi. Guntur menyebut rekaman buatan Raka. Ahli audio menerangkan proses autentikasi, sedangkan kustodian membacakan nomor segel asli. Serangan Guntur tidak mengubah status bukti.
Menjelang penutupan, Sari menerima notifikasi dari registri korporasi. Mitra Core mengajukan perubahan kendali dan penjualan aset utama kepada perusahaan luar negeri. Pengajuan ditandatangani Guntur menggunakan kewenangan operasional sementara. Waktunya tercatat tiga belas menit sebelum panitera mengunggah perintah pengadilan yang melarang perpindahan data dan aset terkait perkara.
Lampiran transaksi memecah pusat data, kontrak perawatan, dan kewajiban lama menjadi tiga paket. Paket yang memuat tuntutan VX-217 diberi nilai paling rendah dan akan ditempatkan pada perusahaan tanpa pegawai. Bagi Alena, susunan itu memperlihatkan bahwa penjualan bukan sekadar mencari modal; seseorang sedang memisahkan aset berharga dari beban korban.
Maya meminta registri menahan perubahan sukarela sambil menunggu hakim, tetapi petugas hanya dapat memberi tanda sengketa. Alena menyusun daftar sistem yang tidak boleh dipindahkan atau dimatikan selama jeda. Ia memasukkan cadangan vendor dan log kalibrasi, lalu meminta pengelola sementara menjaga operasi armada tanpa menyentuh salinan perkara.
Maya langsung meminta salinan resmi dan menelepon hakim. Jika transaksi selesai, pusat data, kontrak vendor, dan kewajiban ganti rugi dapat tersebar ke beberapa yurisdiksi. Perintah pengadilan sudah ada, tetapi selisih menit memberi Guntur alasan mengklaim ia bertindak sebelum menerima pemberitahuan.
Alena membaca stempel waktu pada layar. Seseorang telah menyiapkan penjualan itu jauh sebelum rapat.
Guntur menandatangani percepatan penjualan Mitra Core beberapa menit sebelum perintah pengadilan tiba.