===== BAB 13: Jejak yang Sedang Bergerak =====
Kredensial Alena sedang dipakai dari subnet milik Mitra Core.
Alena menahan keinginan menyuruh Sari memutus sambungan. Mematikan serangan akan melindungi sistem selama beberapa menit; membiarkannya masuk ke ruang yang sudah dikosongkan dapat menunjukkan siapa yang memegang kunci palsu.
'Pisahkan modul umpan dari navigasi nyata,' katanya. 'Buat salinan tampilan, jangan salinan fungsi. Semua paket masuk direkam satu arah.'
Sari membuka konsol baru. Penyelidik regulator memanggil dua ahli siber melalui jalur aman, sementara Maya mencatat persetujuan tindakan agar Guntur kelak tidak menyebut mereka merusak sistem. Raka berdiri di belakang garis kuning yang dibuat petugas. Setelah diskors, ia tidak boleh menyentuh perangkat atau memberi instruksi.
'Ada sertifikat lama pada permintaannya,' kata Sari. 'Diterbitkan unit perencanaan perawatan.'
Unit Dito.
Alena meminta layar umpan menampilkan sebuah folder bernama KUNCI-ROOT-AD. Nama itu cukup menarik bagi seseorang yang memburu akses pasangan dan akun lama. Mereka mengisinya dengan berkas kosong yang masing-masing memiliki penanda berbeda. Jika pelaku membuka satu, jalur keluar akan menempel pada paketnya tanpa mengambil data pribadi.
'Umpan aktif,' ujar Sari.
Penunjuk pada layar bergerak. Pelaku melewati folder keselamatan dan langsung menuju KUNCI-ROOT-AD, seolah sudah mengetahui tata letak yang baru dibentuk. Ia membuka berkas kedua, menyalin token palsu, lalu mencoba menghapus catatan masuk.
Ahli regulator menunjukkan jejaknya: subnet Mitra Core, relay vendor Jakarta Selatan, kemudian terowongan yang dibangun memakai akun servis Vantara. Guntur masuk kembali ke ruangan bersama kepala teknologi yang baru ia tunjuk sementara.
'Putuskan,' katanya.
'Belum,' jawab Alena.
'Kau tidak lagi punya kewenangan operasional.'
Penyelidik mengangkat surat perintahnya. 'Tetapi kami punya. Tim Anda tidak menyentuh konsol sampai akuisisi selesai.'
Guntur menatap Raka, seakan penolakan itu pasti diperintah keponakannya. Raka tidak bergerak dari belakang garis. Alena melihat kemarahan pamannya berpindah kepadanya. Selama ini Guntur dapat menyebut Raka pewaris yang haus kuasa. Lebih sulit baginya melawan sebuah prosedur yang ditandatangani orang di luar keluarga.
Paket penanda kembali dari relay terakhir. Sari menyalin identitas perangkat: pengendali tipis yang pernah terdaftar pada terminal Dito, kemudian dinyatakan rusak delapan bulan lalu. Sertifikatnya seharusnya dimusnahkan bersama perangkat.
Ahli regulator membangun peta paket di layar kedua. Jalur Mitra Core bukan alamat internet biasa, melainkan gerbang pemeliharaan yang hanya dapat dibuka oleh daftar vendor Vantara. Seseorang di dalam perusahaan harus memperbarui izin itu setelah kartu Alena dibekukan. Waktu pembaruan terjadi dua puluh menit seusai Guntur memperoleh kendali sementara.
Kepala teknologi menyangkal memberi perintah. Ia menunjukkan tiket otomatis yang seolah dibuat sistem lama. Alena memeriksa formatnya dan menemukan satu perbedaan: tiket asli menulis zona waktu dengan tiga huruf, sedangkan tiket baru memakai angka. Pemalsu menyalin tampilan, bukan mesin pembuatnya. Sari menyegel kedua contoh dan mencatat bahwa temuan tersebut belum mengidentifikasi pembuat. Guntur mencoba menyebutnya kesalahan kosmetik, tetapi penyelidik menambahkan tiket ke permintaan pelestarian data.
Sebelum membiarkan umpan terus berjalan, Alena memastikan modul navigasi nyata berada dalam mode baca saja dan kru operasi menerima pemberitahuan terpisah. Menangkap pelaku tidak boleh menciptakan risiko baru bagi satu pun server di udara.
'Ada berita acara pemusnahan?' tanya Alena.
Kepala teknologi mengetik cepat. 'Ada. Ditandatangani Dito dan petugas inventaris.'
'Petugasnya masih bekerja?'
'Meninggal dua tahun lalu.'
Identitas orang mati lagi. Pelaku bukan sekadar mencuri kunci; ia memahami bahwa orang yang tak dapat diperiksa adalah saksi paling nyaman.
Sari mengunci citra paket dan menyerahkan hash kepada regulator. Pada detik berikutnya, sambungan runtuh. Pelaku telah menyadari tokennya palsu. Relay Jakarta Selatan menghapus dirinya, tetapi salinan satu arah tetap utuh.
'Kita dapat perangkat asal dan pola sertifikat,' kata Sari. 'Belum dapat orang di depannya.'
'Cukup untuk waran Mitra Core?'
Maya menggeleng. 'Cukup untuk permintaan pelestarian data. Mereka masih bisa beralasan subnetnya disusupi.'
Guntur memanfaatkan celah tersebut. Ia memerintahkan siaran internal yang menyebut serangan berasal dari pihak luar dan menegaskan Alena tetap subjek pemeriksaan. Beberapa menit kemudian, ponsel Maya menerima salinan pernyataan Dito melalui pengacaranya. Dito mengaku Alena pernah menjelaskan kode Reno dan mengetahui kode itu akan dipakai pada VX-408.
'Dia sedang membangun jalan keluar,' kata Alena.
'Di bawah sumpah tertulis,' ujar Maya. 'Jadi kebohongannya punya harga lebih mahal.'
Alena menyerahkan catatan lokasinya malam sebelumnya. Kamera Hangar Tujuh, daftar auditor, dan rekaman ruang dewan membuktikan ia tidak memegang perangkat saat login terjadi. Namun regulator belum mencabut larangan meninggalkan kota. Bukti baru membersihkan satu tindakan, bukan seluruh tuduhan.
Mereka dipindahkan ke ruang kerja sementara milik Maya di gedung berbeda. Raka berjalan dua langkah di belakang Alena. Saat pendingin ruangan membuat Alena menggigil, ia mengangkat jasnya tetapi tidak langsung menaruhnya di bahu.
'Boleh?'
Alena mengangguk. Kain hangat itu turun tanpa tangannya menetap lebih lama. Isyarat kecil tersebut terasa lebih jujur daripada konferensi pers mana pun.
Sari menyusun laporan digital, sedangkan Alena menulis garis waktu di papan: Dito menguasai perangkat; Nadine menerima laporan; Mitra Core menyediakan jalur; seseorang mengetahui folder umpan dalam hitungan detik. Mikrofon penthouse telah diambil, tetapi mungkin ada kebocoran lain di tim pengamanan.
Telepon khusus rumah aman berdering. Maya mengangkatnya dan wajahnya berubah. Tidak ada suara dari pihak lain, hanya sinyal alarm berulang tiga kali—kode yang dipilih Dewi untuk penyusup di dalam bangunan.
Alena menelepon ibunya. Tak ada jawaban. Ia membuka kamera melalui jalur aman dan melihat gambar koridor membeku pada waktu yang sama.
Alarm rumah aman Dewi berbunyi, dan kamera koridornya mati selama sembilan puluh detik.