Waktu terus berlalu. Hari berganti hari. Saat-saat yang paling mendebarkan dalam hidup Laura pun tiba. Hari ini sang ayah akan dieksekusi oleh algojo yang ditugaskan untuk melepaskan tembakan.
Laura tak bisa tidur semalaman. Hatinya gelisah dan sedih. Air matanya bahkan tak lagi mengalir karena terasa kering akibat tangis di tiap malamnya. Ia tak kuasa untuk menghadapi kenyataan bahwa beberapa saat lagi, ia akan kehilangan satu lagi sosok orang tua dalam hidupnya.
Di saat Laura diliputi rasa gelisah dan kesedihan akan kematian sang ayah yang sudah di depan mata, Hans di dalam sel tahanan justru merasa sudah siap menjemput maut yang berdiri gagah di hadapannya.
Sisa-sisa kehidupan Hans yang masih Allah berikan di dunia ini benar-benar dimanfaatkan dengan baik oleh terdakwa eksekusi mat