“Adnan ...,” gumam Laura dengan wajahnya yang tampak mulai berbinar. Ia tak menyangka lelaki itu akan datang. Dan siapa dua orang yang bersamanya itu? Apakah itu kedua orang tua Adnan? Batin Laura bertanya-tanya.
“Assalamualaikum,” sapa Bara dan Rania dengan ramah bersamaan, disusul oleh Adnan kemudian.
“Waalaikumussalam,” jawab Laura dan Bi Asih yang mendekat ke arah mereka.
“Laura, ini kedua orang tuaku. Kami ingin menemanimu ke rutan jika kamu mengizinkan,” terang Adnan.
Laura tersenyum senang. Benar saja. Ternyata dua orang paruh baya yang tampak meneduhkan itu adalah kedua orang tua Adnan. Mendadak hati Laura bersemi. Semilir angin meniup hatinya yang terasa gersang dan kering.
“Salam kenal, Om, Tante.” Laura menyalami Rania, lalu berlanjut ke Bara. Namun, dengan sopan Bara