Bi Asih tidak tahu kalau Adnan dan Zahra berada di lokasi kejadian malam itu. Ia ragu untuk menceritakan kondisi nona mudanya.
“Laura kenapa, Bi? Boleh kami menemuinya?” tanya Adnan tak sabar.
“Masuk dulu, yuk,” ucap Bi Asih. Kedua kakak beradik itu pun mengangguk dan mengikuti Bi Asih ke dalam rumah.
“Begini. Non Laura sedang ada masalah—“
“Kami sudah tahu, Bi,” potong Adnan.
“Kalian sudah tahu?” Bi Asih tampak terkejut. Adnan dan Laura mengangguk mengiyakan.
“Makanya kami ke sini untuk melihat kondisi Laura. Apa dia baik-baik aja?”
Bi Asih menghela napas berat. “Dia gak mau keluar kamar sejak kemarin. Hanya turun untuk makan malam aja. Gak mau bicara dan bertemu siapa pun. Bahkan dengan Bi Asih pun gak mau bicara,” terang Bi Asih yang terlihat sedih dengan kondisi majikannya