Bus-bus yang membawa para mahasiswa dan mahasiswi itu dari tempat kegiatan inagurasi kampus khusus muslim telah sampai di gedung Serbaguna tepat pukul tujuh malam. Wajah-wajah lelah tampak pada semua mahasiswa itu. Tak terkecuali Laura, yang tampak lesu menyeret kopernya.
“Kamu dijemput, Ra?” tanya Aisyah.
“Iya. Duh, gara-gara ketiduran sampai lupa nelepon sopirku,” keluh Laura. Ia terpaksa harus menunggu sopirnya datang di tempat ini. Sementara, mahasiswa dan mahasiswi lainnya sebagian besar sudah ditunggu oleh keluarga mereka yang datang menjemput.
“Kalau begitu aku tungguin kamu sampai sopir kamu datang. Biar gak sendirian nunggjnya.” Aisyah menawarkan bantuan untuk menemani Laura selama menunggu sopir temannya itu datang ke kampus.
“Gak usah, Ai. Masih ramai, kok. Kamu duluan s