Pagi yang cerah menyambut hari Laura setelah tiga hari mengikuti acara inagurasi kampus di daerah lain. Sinar matahari menerobos masuk dari jendela kamarnya yang ia buka lebar-lebar. Ia berdiri di balkon dan menghirup udara segar setelah mandi, sambil memandangi taman di halaman rumahnya yang tertata indah dan dirawat dengan baik oleh tukang kebun di rumahnya.
Sang ibu telah tiada, sedangkan sang ayah bisa dihitung berapa kali berada di rumah selama belasan tahun hidupnya Laura. Namun, semua keperluan rumah dan dirinya sudah ada orang-orang berpengalaman yang menyiapkan segalanya. Orang-orang yang bekerja dengan baik di rumah besar milik orang tuanya, yang justru terasa lebih dekat dibandingkan dengan ayahnya sendiri.
“Papa di mana sekarang, ya?” gumamnya yang tiba-tiba teringat ayahny