Adnan akhirnya mengikuti usul Aisyah dan Zayyan untuk pergi ke rumah Laura sepulang kuliah. Ia berboncengan dengan Zayyan, sedangkan motornya dipinjamkan ke Aisyah agar temannya itu tidak perlu naik angkutan umum ke rumah Laura.
Mereka bertiga pun tiba di depan rumah besar bercat putih itu.
Melihat siapa yang datang, petugas sekuriti di rumah Laura langsung membukakan pintu gerbang dan mempersilakan teman-teman dari majikannya masuk.
“Laura di dalam, Pak?” tanya Aisyah setelah memberikan kunci motor Adnan.
“Iya, Mbak. Silakan masuk saja,” ujar sekuriti.
Ketiganya pun berjalan menuju pintu rumah besar itu dan mengucapkan salam. Tak perlu menunggu lama, Bi Asih langsung keluar menghampiri ketiga mahasiswa itu.
“Eh, Mas Adnan, Mbak Aisyah, silakan masuk,” sambut Bi Asih ramah. “Ya