Lelaki paruh baya berkumis lebat berwarna abu-abu itu menyunggingkan garis bibirnya sembari mengangguk pelan. Ia menanggapi sapaan Bambang dengan tersenyum.
Bambang membalas senyum lelaki paruh baya di depannya dengan cara mengembangkan bibirnya untuk tersenyum lebar.
Pakde Nasip mengerutkan kedua keningnya, mendapati senyum lebar Bambang, "Loh, kok si Bambang ini malah buka mulut lebar banget sih?" gumamnya dalam hati.
"Kok warung punya Pakde sekarang beda?" tanya Bambang sesaat menoleh ke belakang menatap warung bertenda putih di belakangnya, kemudian kembali menatap Pakde Nasip yang berdiri berhadapan dengannya.
"Warung saya baru selesai di-renovasi," jawab Pakde Nasip sembari mengangkat kedua alisnya dan bibirnya yang berkembang.
Bambang membulatkan mulutnya sembari mengangguk, se