Setelah melalui lika-liku jalan raya, akhirnya Bambang dan Kuda Hijau-nya hampir tiba di jalan sempit yang akan membawanya menuju rumah. Wajahnya sumringah di sepanjang jalan arah pulang, "Asyik, malam ini aku bisa makan sepuasnya."
Dari jalan raya, Bambang dan Kuda Hijau berbelok ke kanan—masuk melewati gapura jalan yang akan mengarah ke jalan sempit, jalan sempit yang di dalamnya terdapat tempat tinggal Bambang.
Kurang dari satu menit, dari kejauhan, Bambang mendapati lusinan motor yang tersusun rapi tepat di sekitar luar jalan sempit yang ingin ditujunya. Lipatan di dahi dan di antara kedua alisnya mulai tampak seiring kedua matanya yang terpicing, meneliti jauh lusinan motor dengan berbagai model yang berada di depan jalan sempit itu.
"Kok banyak banget sih motornya?" gumam Bambang,