Bambang berjalan keluar ruang dapur. Langkahnya terhenti tepat di ambang jalan keluar masuk ruang dapur saat matanya tidak sengaja menyorot ke arah Owel yang sedang duduk di sofa ruang depan dengan memegang sepiring gorengan di tangan kiri dan sepotong gorengan di tangan kanan untuk disantap. "Dasar rakus!" dengus Bambang terhadap tingkah Owel yang dilihatnya. Detik berikutnya, kedua kakinya melanjutkan langkah maju ke luar dapur. Melewati sebuah pintu kamar tertutup dan terus menuju ruang depan.
Setelah lewat di samping lemari di mana televisi berada, Bambang menoleh kepalanya ke kanan dan tidak melihat keberadaan Mawar, Nanda, ataupun Sandi. Yang ada hanyalah Owel yang duduk di sofa dengan sepiring gorengan dan Lala yang duduk sambil menyantap sebiji gorengan. Bambang mengembangkan bibi