Bambang menghentak kesal sembari berjalan kembali ke ruang dapur. Diletakkannya sebuah kantong plastik putih berisi gorengan di dekat piring plastik di atas meja makan sembari tangan kirinya menyumpal gorengan yang di salah satu sisinya terdapat bekas gigitan Owel. "Huh, dasar! Rakus banget sih itu si Owel! Enggak tau apa kalau gorengan ini aku beliin spesial buat Lala!" gerutu Bambang sembari mengembang-kempiskan kedua lubang hidungnya yang mengeluarkan dengkusan kesal. Detik berikutnya, ia berbalik ke arah lemari rak piring membuat sorot kedua matanya kembali bertemu dengan pintu kamar kecil yang masih dalam posisi tertutup. Gagang pintu bergerak, membuat kedua bola matanya membulat, kemudian pintu perlahan membuka.
"Kita tunggu siapa yang keluar dari sana, ..." Bambang terpaku pada pin