"Iya, tapi mereka nginep di Senayan hari ini."
"Oh ... eh nih ada kakek sama nenek, bang .."
Mama Ana memberikan ponselnya ke Bu Des.
Suasana mobil mendadak lebih hidup karena Bu Des mendekatkan wajahnya ke layar.
" Bang, lagi ngapain di rumah sendiri?"
"Lagi santai aja, Nek, mumpung hari Minggu libur. Nenek mau makan - makan di mana?" tanya Arman.
"Mau makan kepala ikan," jawab Bu Des yang terdengar gembira.
Ekspresi Arman langsung berubah. Alisnya mengernyit halus, bibirnya sedikit menekuk.
"Lihatlah, jelek kali muka Abang dengar kepala ikan," kata Mama Ana yang bisa melihat layar handphonenya dari belakang, jadi wajah Arman jelas sekali.
Bu Des terkekeh. "Bukan cucu nenek ini. Mas Arsya baru cucu nenek."
Arsya yang duduk di depan pun tertawa, dia sudah membayangkan juga bagaim