Long Qingyang menunjuk arah berlawanan dengan sangat, "Dia."
Long Qingyang menoleh ke sampingnya dan melihat Jun Hao telah pingsan.
Lan Yi disamping sangat marah melihatnya, "Jun Hao, bangun."
Dia berkata deng kesal, "Bagaimana bisa, calon Jendral muda tidak bisa minum. Huh!"
Long Zixun juga ikut mendengus.
Long Qingyang menggeleng, "Kalian bersenang-senang, aku hanya akan ikut makan nanti."
Long Zixun dan Lan Yi mengangguk semangat dan mulai minum dan makan.
Mereka bermain dan bersenang-senang. Long Qingyang menikmati alunan Qin.
Suara yang familiar, Long Qingyang merasa pernah mendengarnya di suatu tempat, tapi dimana.
Dia berpikir dengan keras sampai lagu berakhir. Dan mereka memutuskan untuk kembali setelah bersenang-senang sepanjang hari.
Mereka kembali secara terpisah, sedangkan Long Qingyang dan Long Zixun duduk di gerbong kereta kuda yang sama.
Keluar dari hiruk pikuk kehidupan kota, malam begitu sunyi, terkadang suara serangga malam akan terdengar mengiringi kesunyian.
Long Qingyang tenggelam dalam pikirannya sendiri, kejadian hari ini tidak pernah terjadi di kehidupan sebelumnya. Jadi, dia tidak yakin jika ada sesuatu yang akan terjadi malam ini.
Wusssss....
Mata Long Qingyang terbuka bersama dengan embusan angin yang ringan.
Seseorang dalam pakaian hitam berdiri diluar, menghadap kereta kuda.
Kuda meringkik ketakutan.
Mati, siapa yang begitu bodoh menyergap putra mahkota di wilayahnya sendiri.
Disamping, Long Zixun terlihat ragu sebelum keluar dari gerbong kereta.
Long Qingyang tetap diam didalam gerbong kereta, menyingkap sedikit tirai jendela untuk mengintip.
Long Zixun berjalan dengan bangga, membusungkan dadanya dan berkata dengan sombong, "Siapa yang berani menghalangi jalan Putra Mahkota ini?"
Orang itu berkata dengan dingin, "Ada banyak orang yang berani!"
Tanpa menunggu aba-aba dia langsung menyerang Long Zixun.
Yang anehnya, Long Zixun, Putra Mahkota yang terkenal sangat manja dan hanya bisa bersenang-senang, dia hanyalah seorang remaja nakal.
Tapi, saat ini Long Qingyang melihatnya menghindari semua serangan orang berpakaian hitam dengan sangat tepat tetapi jika orang awan melihatnya. Itu terlihat konyol dan penuh main-main.
Jika seperti ini terus, Long Qingyang berpikir, dia mungkin akan memakan waktu lebih lama untuk kembali ke istana kekaisaran.
Dia menyingkap tirai pintu.
Sebelum tirai pintu bisa diangkat setengah, suara teriakan diluar menghentikannya, "Saudari, tunggu di dalam, di luar sangat berbahaya."
Mendengarnya, Long Qingyang bertaruh pada saudara kekaisarannya, "Baik, selesaikan dengan cepat. Aku ingin kembali dengan cepat untuk istirahat."
Long Zixun menjawab dengan lantang, "Baik, Saudari!"
Dia kemudian berlari ke dalam huta, meninggalkan Long Qingyang dan kereta kuda ditengah-tengah jalan.
Tidak lama kemudian Long Zixun kembali dengan terengah-engah. Masuk ke gerbong kereta kuda dan duduk disamping Long Qingyang.
Dia berkata dengan lemas, "Orang itu sangat galak. Aku menghindarinya dengan sangat cemas."
Dia menoleh dan berkata pada Long Qingyang, "Oh ya, Saudari. Aku bertemu dengan pahlawan di hutan. Dia menyelesaikan penjahat itu dengan sekali tebasan pedang lalu pergi."
Dia menghela nafas kecewa, "Aku bahkan belum sempat menanyakan nama pahlawan itu."
Long Qingyang menoleh dan tersenyum dalam, "Pahlawan tidak meninggalkan nama saat membantu seseorang."
Long Zixun menepuk pahanya bersemangat, "Benar. Saudari, dia pasti seorang pahlawan."
Long Qingyang tersenyum menawan dan berkata, "Baiklah, ayo kembali."
Long Zixun mencuri-curi pandang dalam perjalanan. Dia sangat berhati-hati dengan Long Qingyang. Takut kalau-kalau dia menyinggungnya.
Long Qingyang merasakan tatapannya tetapi dia membiarkannya. Dia dulu juga seperti ini.
Tetapi karena Long Qingyang dari awal memiliki kesan yang buruk terhadap keluarga kekaisaran nya, jadi dia juga memperlakukan Long Zixun dengan buruk.
Awalnya Long Zixun tetap mencoba membangun hubungan yang baik dengannya, tetapi lama kelamaan dia menyerah.
Hubungan mereka meregang, Long Qingyang mengasingkan diri dari keluarga kekaisaran.
Sampai di istana dan beristirahat. Namun siapa sangka, ditengah malam yang sunyi, ketika orang-orang tenggelam di dalam mimpi. Beberapa orang sibuk bertarung.
Beberapa orang berlari melewati atap istana nya.
Long Qingyang terbangun dan mendengus. Dia memijat kepalanya perlahan, "Begitu mengganggu."
Dia selalu susah untuk tidur. Sakit kepalanya sudah berada di tahap tinggi. Itu sama saat dia menjadi permaisuri, yang artinya berpuluh tahun kemudian.
Rasa sakit yang seharusnya dia rasakan berpuluh tahun kemudian, dia merasakannya sekarang. Dia berpikir, apakah dimasa depan sakitnya dua kali lipat? apa dia akan bertahan.
Tapi yang pasti dia harus menyelesaikan semua penebusan sebelum menyerah.
Dia bangun dari ranjang dan menyeduh teh.
Mengangkat cangkir dan meminum dengan anggun, "Tamu mana yang begitu lancang."
Bersamaan dengan berakhirnya kalimatnya, jendela dibuka dan dua orang dengan pakaian hitam masuk.
Long Qingyang mengangkat alisnya.
Salah satu orang itu bergegas menghampirinya, menempatkan pedang dilehernya.
Menatap lurus orang disebelah dan berkata dengan penuh ancaman, "Jangan mendekat atau dia akan mati."
Ekspresi main-main dibalik topeng orang itu berubah. Berani mengancamnya, orang yang terakhir mengancamnya telah mati.
Dia menyandra Long Qingyang dan keluar dari kamar. Tetapi setelah lama berkeliling dia tidak pernah keluar dari halaman istana.
Long Qingyang tersenyum menawan dan berkata, "Menurutmu, mengapa di istana ku ada sangat sedikit orang?"
Orang itu terkejut, sebelum dia bisa menjawab, dia diserang dan mati di belakang Long Qingyang.
Orang berpakaian hitam lainnya mendekati Long Qingyang, "Saudari."
Long Qingyang menatapnya, "Apa yang kamu lakukan?"
Long Zixun menggaruk kepalanya, "Ada penyusup jadi aku mengejar."
Long Qingyang tertawa dalam diam, mengejar penyusup apa? bukankah kamu juga berpakaian seperti penyusup.
Itu seharusnya kamu yang menyusup dan ketika kembali malah menemukan seseorang menyusup ke wilayah nya.
Long Qingyang mengabaikan faktanya, "Baiklah, kembali dan istirahat."
Dia bergumam selembut angin malam, "Begitu sulit untuk istirahat dengan tenang, malah di kacau kan."
Dibelakang Long Zixun diam-diam mendengar bisikan nya.
Dia bergumam dalam pikirannya di perjalanan kembali, "Saudari begitu waspada dengan gerakan, seharusnya dengan keahlian qinggong milik orang itu sudah mencapai level tinggi."
"Ah... sudahlah, untung saja penjaga bayangan bertindak membereskan orang itu. Kalau tidak, Saudari melihat ku bertindak, bagaimana aku menjelaskannya?"
Begitu menutup pintu kamarnya, Long Qingyang mengintip orang lain datang menyeret pria berpakaian hitam yang pingsan itu.
"Begitu banyak misteri di dalam istana kekaisaran, dan waktu itu aku hanya fokus pada negara Xi. Banyak hal yang aku lewatkan. Keberhasilan penyerangan negara Xi jelas merupakan campur tangan banyak orang. Tetapi negara Xi cukup beruntung karena menikahi Putri Agung."
Nama keluarga kekaisaran selalu sangat dihormati rakyat. Nama mereka begitu bersih di hati rakyat, mengapa?
Long Qingyang bertanya-tanya tentang banyak hal, rumor buruk keluarga kekaisaran tidak pernah menyebar keluar dari istana.
Keluara Long tetap sangat mulia dan dihormati.
Bahkan, penghianat Putri Agung Weiying yang membawa Negara Xi untuk menghacurkan kekaisaran memiliki nama yang bersih di hati rakyat.
Bagaimana rakyat melihatnya?
Begini...
Putri Agung Weiying menikah dengan negara Xi untuk menjaga kedamaian negara, tetapi negara Xi terlalu sombong dan tamak.
Mereka menyerang kekaisaran dan berkerja sama dengan penjabat licik untuk menghancurkan kekaisaran.
Mereka menjadikan Putri Agung Weiying sebagai Permaisuri, tetapi sebenarnya mereka menjadikannya tahanan untuk bernegosiasi dengan penjabat jujur.
Dari awal sampai akhir kelicikan Long Qingyang tidak pernah diketahui rakyat, rakyat sangat percaya bahwa Long Qingyang hanyalah permaisuri tahanan untuk menjamin keselamatan rakyat.
Bagaimana ini bisa terjadi?