Rafif termenung memandangi secangkir kopi di hadapannya. Lelaki yang menyempatkan diri untuk duduk di kafe itu terlihat sedikit berbeda ketika baru saja kembali dari pertemuannya bersama Vesenia.
Seorang lelaki yang baru saja masuk tampak mengarah pada Rafif dengan meletakkan barang bawaannya di atas meja. Hal tersebut membuat Rafif tersadar dari lamunannya menatap ke arah Grubby yang baru saja datang.
“Gue dengar … Lizian masuk ke rumah sakit, ya?” tanya Grubby dengan sedikit tidak enak menyadari tatapan Rafif terlihat berbeda.
“Tenang aja. Keadaan jauh lebih baik,” jawab Rafif tersenyum tipis. “Ketua Tim di mana?”
Grubby menggeleng singkat. “Semenjak Guardian bubar, ketua tim langsung mutusin buat jadi awak kapal pengangkut barang. Kemungkinan sekarang lagi ada di pelabuhan.”
“Lo se