“Zian, lo ada di mana?”
Suara seseorang dari balik ponsel membuat Lizian yang bersembunyi di balik dinding spontan bersembunyi dengan rapat. Lelaki itu datang bersama pasukan untuk menyergap salah satu bandar n*****a yang sedang melakukan transaksi. Tentu saja di sana banyak sekali pengawal berjaga di depan dan di dalam gedung dan berbaur dengan banyak pengunjung klub.
“Gue lagi main,” jawab Lizian singkat sembari menatap ke arah sekelilingnya agar tidak dicurigai oleh siapa pun.
Sedangkan Hafa yang bergelayut manja di tangan Lizian langsung mengernyit bingung. Gadis itu tampak penasaran dengan pembicaraan sang kekasihnya bersama Rafif.
“Oke, nanti gue kabarin lagi,” putus Lizian tepat mematikan panggilan dan memasukkan ponselnya ke dalam saku.
Hal tersebut membuat Hafa langsung berta